Home / Berita / Gaza Jadi Nama Masjid dan Anak Yang Baru Lahir

Gaza Jadi Nama Masjid dan Anak Yang Baru Lahir

dakwatuna.com- Aljazair, Dalam rangka menentang agresi Israel ke Gaza selama 22 hari yang menghancurkan sedikitnya 20 masjid, para aktivis kemanusiaan Aljazair membangun masjid baru di ibu kota Aljazair dengan diberi nama “Ghozzah”. Nama asli kota tempat di mana Israel membombardir adalah “Ghozzah”, kalau sebutan orang non Arab adalah “Gaza”. Inilah masjid pertama yang dibangun dan diberi nama “Ghozzah”.

Dr. Biwa’idillah Ghulamullah, Menteri Agama dan Urusan Wakaf Aljazair meletakkan batu pertama pembangunan masjid “Ghozzah” ini, ia berkomentar:

“Upaya ini sebagai bentuk dukungan moril dan bukti kebersamaan bangsa Aljazair terhadap penderitaan Gaza, sekaligus sebagai penolakan keras terhadap agresi Israel yang membunuh warga sipil tak berdosa.”

Duta Besar Palestina untuk Aljazair, Muhammad Al Haurani sangat terharu dengan bentuk dukungan yang diberikan warga Aljazair terhadap perjuangan bangsanya.

Masjid yang terdiri dari 2 lantai dan 2 bagian, untuk laki-laki dan perempuan ini dibangun di atas tanah seluas 835 meter persegi, yang nantinya diperuntukkan ibadah, kegiatan pendidikan dan pelayanan umat.

Diperkirakan pembangunan masjid ini menelan biaya 82 juta dinar Aljazair atau 1,25 Juta Dolar, memakan waktu selama 18 bulan.

Tidak hanya sampai di situ sikap solidaritas dan kebersamaan masyarakat dunia terhadap perjuangan bangsa Palestina, bahkan sebagian keluarga yang baru melahirkan, menamakan anak-anak perempuannya dengan nama “Ghozzah”.

Masih di Aljazair, sebagian keluarga yang baru melahirkan anak perempuan memberi nama anaknya “Ghozzah”.

Tak terkecuali di Indonesia, sepengetahuan penulis ada anak laki-laki yang baru lahir diberi nama dan dipanggil “Gaza”.

Bentuk apresiasi warga dunia terhadap penderitaan dan perjuangan bangsa Palestina memang beragam cara. Dua hal di atas di antaranya.

Ayo siapa mengikuti jejak mereka. (io/ut)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 8,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • ENCUB

    Nama anak kami yang lahir pada 22 September 2003, sengaja kami beri nama Gaza. Hal ini untuk selalu mengingat kota yang sekarang masih dijajah oleh Israel. Memang ada orang yang masih memandang negatif terhadap nama ini, tapi mungkin karena ketidak tahuan mereka. Semoga Gaza segera di merdekakan oleh Allah SWT, do’a kita sesama muslim mudah-mudahan mempercepat kemerdekaan Palestina, Allahhuakbar 3x

Lihat Juga

Supporter Indonesia membuat Aksi Atraktif dengan membentuk Koreo Bendera Palestina saat Laga Timnas dengan Malaysia, Selasa (

Kreasi Apik Bendera Palestina Iringi Laga Indonesia vs Malaysia