Waspadai Islamofobia

18/3/2008 | 11 Rabiul Awwal 1429 H | Hits: 758
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) yang berlangsung di Dakar pada (13-14/03) lalu mengeluarkan salah satu butir kesepakatan tentang upaya menghapus dan menangkal gerakan islamofobia yang menyudutkan Islam dengan beragam label negatif.

Kesepakatan ini tentunya harus didukung penuh oleh umat Islam dan yang lebih penting adalah oleh para pemimpin dunia Islam, dengan agenda-agenda nyata pembelaan terhadap Islam. Baik lewat jalur diplomasi, kesungguhan dunia Islam menampilkan ajarannya dengan sejuk dan damai, bahkan penolakan secara keras terhadap penodaan Islam tersebut. Sebab, kalau hanya sebuah kesepakatan tanpa ada langkah kongkrit, maka yang terjadi adalah masih banyaknya penodaan terhadap Islam yang terjadi sampai hari ini. Salah satu contohnya adalah akan dibagikan buku yang menghina Islam di Amerika secara gratis.

Majalah pekanan Amerika Human Events yang berhaluan kanan dan dekat dengan kelompok neo konservative atau berafiliasi kepada partai Republik akan membagikan buku gratis kepada pelanggannya. Buku “The Truth About Muhammad “Hakikat Muhammad, penemu agama yang paling tidak toleran di dunia” yang ditulis oleh penulis Amerika berhaluan kanan ekstrim, Robert Spencer yang pernah diterbitkan pertama kali tahun 2006. Isi buku ini menghina Rasulullah saw dan mengaitkan agama Islam dengan terorisme. Padahal buku ini sebelumnya tidak laku di pasaran karena mendapat protes keras dari banyak akademisi dan pakar di bidang studi Islam.

Karen Amstrong dari Inggris, pengarang buku “Muhammad” menilai; buku “The Truth About Muhammad, ditulis dengan penuh kebencian dan banyak kesalahan besar dan tidak peduli dengan bukti-bukti sejarah.”. Sementara para pengamat menilai langkah Human Events ini sebagai aksi permusuhan.

Seorang penulis perempuan ekstrim Amerika Ane Colter mempromosikan buku ini. Ia pernah menulis tentang peristiwa 11 September bahwa Amerika harus menyerang negara-negara Islam dan memaksa penduduknya untuk memeluk kristen.

Pembagian buku ini sebagai salah satu rentetan propaganda pemburukan citra agama Islam dan melecehkan keyakinan-keyakinan umat Islam. Sebelumnya sejumlah harian Denmark memuat gambar kartun nabi Muhammad dengan nada menghina. Disamping itu, seorang anggota parlemen Belanda menyebarkan film pendek yang menghina Al-Quran pada bulan lalu. (dari berbagai sumber)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (4 orang menilai, rata-rata: 7,75 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 1 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • MUJAHID_1584 mengatakan:

    Semoga Allah SWT membukakan nurani mereka dan mengeluarkan keturunan yang cinta Alloh SWT….

    Mari kita selalu berjuang melalui lisan tulisan dan do’a.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »