Pembantaian Israel Paling Mengenaskan

3/3/2008 | 25 Shafar 1429 H | Hits: 8.676
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com - Kalangan Akademisi dan ahli sejarah Palestina menilai, hari Sabtu (1/2) merupakan peristiwa terburuk bagi Palestina sepanjang sejarah penjajahan Israel sejak tahun 1967. Tercatat 61 syuhada dan 160 luka akibat pembantaian Israel tersebut.

Pernyataan ini diungkapkan Dosen bidang sejarah Univeritas Islam Gaza, DR. Sami Abu Zuhri kemarin. Ia mengatakan, “Puluhan syuhada kemarin gugur dalam serangan biadab Israel ke wilayah Gaza. Peristiwa ini terjadi dua hari sejak pembantaian mereka di Gaza yang menelan 37 korban sipil, “ ungkap Abu Zuhri.

Jumlah ini merupakan paling banyak dalam sejarah penjajahan Israel terhadap Palestina atau sejak tahun 1967. Terutama karena dua hari sebelumnya mereka juga membantai 37 rakyat sipil yang meengakibatkan kehancuran di mana-mana. Inilah yang disebut Wakil Menteri Perang Israel, Metan Filani sebagai pembumi hangusan dan pembersihan massal Palestina.

Anak-anak Palestina korban pembantaian IsraelSementara itu, Abu Zuhri sebagai Juru Bicara Hamas juga menyebutkan, pembantaian Israel kali ini lebih sadis, karena 25 % korbanya terdiri dari anak-anak, disamping sejumlah wanita. Bahkan ada satu keluarga yang semuanya meninggal akibat serangan udara Israel ini.

Seperti keluarga Athoillah yang rumahnya hancur luluh diterjang rudal-rudal udara yang mematikan. Bapak Athoillah yang sudah tua renta bersama istrinya juga sejumlah anak-analnya meninggal syahid diterjang bom Israel secara bersama-sama. Mereka juga tak segan-segan untuk menghabisi bayi-bayi yang sedang menyusui bersamaan dengan ibunya sekaligus.

Israil tetap tidak menggubris reaksi dunia Internasional yang menentang kejahatan yang mereka lakukan, bahkan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Ahad malam (2/2), mengatakan: “Waktunya telah tiba untuk bertindak. Operasi militer akan berlanjut dan HAMAS memikul tanggung jawabnya,” kata Barak sebagaimana dikutip oleh laman Internet harian lokal Ha’aretz.

Barak mengeluarkan pernyataan itu selama pertemuan dengan para pejabat pertahanan termasuk Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Gabi Ashkenazi dan pemimpin Dinas Keamanan Shin Bet Yuval Diskin.

Siapa menuduh, siapa dituduh? Israel yang jelas-jelas anti perdamaian dan haus darah, mengklaim usaha-usaha mereka selama ini adalah untuk melindungi warga mereka.

Israel memang hanya paham dengan senjata kekuatan, tidak lebih dari itu.
Wa Islama… di mana kalian para pemimpin negara-negara Islam, di mana kalian wahai umat muslim dunia, dan di mana orang yang mengklaim memperjuangkan bangsa Palestina tapi masih bermesraan dengan Israil?? (berbagai sumber)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (21 orang menilai, rata-rata: 9,38 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 63 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • trio segara mengatakan:

    Wa Islama… di mana kalian para pemimpin negara-negara Islam, di mana kalian wahai umat muslim dunia, dan di mana orang yang mengklaim memperjuangkan bangsa Palestina tapi masih bermesraan dengan Israil??

  • niza mengatakan:

    zionis israel LAKNATULLAH!!!!!!!!!!!!!!!!

  • ana mengatakan:

    wahai umat muslim di seluruh dunia
    bantulah saudara kita di palestina
    bantulah mereka

    dimana kalian
    bantulah palestina dari kekejaman Israel

  • Alam mengatakan:

    Israel Dan amerika adalah kaki Dajjal yang akan muncul pada hari kiamat nanti..hidup ini seperti panggung sandiwara yang sudah diatur dari sananya..yang terpenting skrang kita harus lebih menebal kan iman kita…Dan Pasti ISLAM akan menjadi Agama yang terakhir dibumi ini.ALLAHUA’LAM.

  • oji mengatakan:

    stop war&peace man

  • avid fitas mengatakan:

    mungkin kita sebagai rakyat biasa “belum” bisa membantu secara fisik tapi,semua juga terkait dari pemimpin kita yang sekuler,kita hanya rakyat tapi dalam hal ini hati umat muslim Indonesia adalah prajurit,kita harus membantu bagaimanapun caranya,saya pernah ikut acara yang membantu rakyat Palestina,coba cari deh ada organisasinya.Bantu saudara muslim bagaimanapun caranya.ALLAHHU AKBAR

  • rimba mengatakan:

    satu kata ” BIADAB “

  • Abu Adien mengatakan:

    Selamatkan Palestina! Jika jiwa qt tak dpt qt persembahkan tuk Palestina maka minimal harta qt harus qt persembahkan untuk Palestina! Allahu Akbar!!!

  • ria mengatakan:

    apa yang bisa saya lakukan untuk mereka? kalo ngomong doank si gampang…
    em.. maklum, masih kecil, jadi ga tahu kemana n mesti ngapain… he he he. tapi kayaknya disekitar tempat saya, ayem2 aja tuh…
    Give us some advice, more specific and technical pliz..

  • supriyawijaya mengatakan:

    Allahu Akbar 3X

    Zionis Israel LAKNATULLAH Memang Biadab.
    Kami sudah menggalang dana u/ saudara2 kita di Palestina
    Bagaimana dengan Anda???

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »