Majulah Muslim Cina, Tegas Perdana Menteri Bao

18/8/2008 | 15 Sya'ban 1429 H | Hits: 2.108
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com - Dalam rangka kunjungan kerja rutin, Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao, mengunjungi wilayah mayoritas muslim di bagian negara Cina.

Bao mengunjungi perusahaan, pabrik, sawah dan perkebunan di Wilayah Xinjiang di wilayah Barat Daya Cina.

Dalam kunjungan itu Bao mengajak para pekerja dan petani lokal untuk bekerja giat dalam rangka memajukan pabrik dan perkebunan di daerah mereka masing-masing.

Sebagaimana ia juga berkunjung ke perkampungan, rumah dan persawahan mereka.

Ia juga berkunjung ke masjid tertua di wilayah tersebut.

Di tengah perlakuan yang tidak fair terhadap umat muslim di Cina sekarang ini, terutama dalam rangka mengamankan perhelatan Olimpiade, di mana umat muslim diawasi sangat ketat dan berlebihan. Yang semestinya tidak perlu dilakukan, karena muslim di manapun akan menjunjung nilai kemanusiaan dan perdamaian.

Semoga kunjungan itu tidak sekedar, lips service semata, karena China sekarang menjadi tuan rumah olimpiade. Namun kunjungan itu hendaknya dijadikan tonggak penegakan demokrasi dan kebebasan berpendapat, berserikat bahkan kebebasan beragama. Terutama bagi umat muslim yang menjadi minoritas.

Semoga minoritas di Cina dan bahkan dunia lainnya, mendapatkan hak-haknya yang adil dan proporsional, sebagaimana kaum minoritas di Indonesia yang mendapatkan hak-haknya secara istimewa. (io/ut)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (5 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 7 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »