dakwatuna.com - Hj Kastiyan Indriyati atau biasa dipanggil Ummi Ina (46 tahun), istri Ketua MPR RI DR Hidayat Nur Wahid, MA, Selasa (22/1) pukul 01.00 WIB meninggal dunia. Hj Kastiyan meninggal setelah dirawat di RS Jogjakarta International Hospital (JIH) Jogjakarta Jawa Tengah.
Saat ini jenazah Hj Kastiyan berada di rumah keluarga di Klaten, Jawa Tengah. Istri mantan Presiden Partai Keadilan itu akan dimakamkan pukul 14.00 siang ini (Selasa) di TPU Kebon Dalem, Prambanan Jawa Tengah.
Sebelumnya ia dirawat di RS JIH selama lima hari, istri ketua MPR RI ditangani langsung oleh Prof Dr dr H. Rusdi Lamsudin, ahli syaraf. Dari diagnosa dokter, dia mengalami kelelahan luar biasa sehingga mengalami hyperteroid dan mengakibatkan gangguan beberapa fungsi organ tubuh seperti jantung dan ginjal.
Salah seorang staff Pak Hidayat mengatakan: “Kondisi Ummi Ina sepulang dari menunaikan ibadah haji tampak kelelahan dan terus menerima tamu, baik di Jakarta maupun di Prambanan. Pada hari Kamis 17 Januari saat berada di rumah mengalami stroke ringan sehingga harus dibawa ke rumah sakit.”
Pengelola dakwatuna.com menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya istri Ketua MPR RI. Semoga Allah swt menerima segala amal kebaikannya, mengampuni segala kesalahannya dan menempatkannya di sisi-Nya yang mulia. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Amin.

Foto Almarhumah semasa hidup bersama suami tercinta Dr. Hidayat Nur Wahid, serta keempat anaknya yang ditinggalkan, yakni dari kiri Innayati Dzil Izzati, Ruzaina, Ala Khairi dan Hubaib Shiddiqi
___
Foto: hnw.or.id
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, Saya atas nama pribadi mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Ummi Ina, semoga segala amal mengiringi perjuangan jihad suaminya diterima di sisi Allah SWT, semoga anak2 yang ditinggalkan dapat menjadi orang2 besar yang dapat menegakkan agama Allah…Amiin
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Selamat jalan Ummi Ina, semoga ummi memperoleh tempat terbaik di sisi Allah, walaupun di dunia blm pernah bersua, Semoga kita dipertemukan di Jannah-Nya kelak. u keluarga Ust.Hidayat Nurwahid semoga senantiasa diberikan kesabaran dan kemuliaan di dunia dan akhirat. amiin
Semoga Allah melapangkan kuburnya, diterima amal baiknya dan untuk keluarga semoga Allah memeberikan ketabahan, dan untuk kita semua cukuplah kematian sebagai peringatan untuk selalu dekat dengan Allah.
Kami atas nama DKM PT. Shafira Laras Persada menyampaikan duka mendalam: “Semoga Ummi Ina memperoleh tempat terbaik disisi Alloh, dan Kepada keluarga besar Ust. Hidayat Nurwahid diberikan kesabaran dan kemuliaan hidup di dunia hingga akherat”, Aamiin
selamat jalan mujahidah,semoga tempat yang terbaik yang disediakan Allah menyambut kedatanganmu. dan Ust HNW mudah-mudahan diberi ketabahan
KAMI ATAS NAMA DEWAN PENGURUS CABANG KEC.KALIDERES, JAKARTA BARAT.
mengucapkan :” Innalillahi wa inna illaihi rojiuun ” dan Kami turut berduka cita yang mendalam atas syahidnya ibunda Hj.Kastitan Indriyawati, istri Sang qiyadah yang di cintai Rakyat DR.H. Hidayat Nur Wahid. MA. Semoga Al-marhumah Diterima di sisi Allah SWT dan dan dijadikan alam kuburnya sebagai Raudhoh min roudhotul jannah. Kepada Ust. DR.Hidayat Nur wahid dan Keluarganya diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menerima musibah ini. Amin….
Kepada seluruh Kader dakwah, semoga keteladanan ibunda Hj. Kastitan Indriyawati menjadi penyubur harumnya dakwah dibumi tercinta ini…. amin.!
Selamat jalan sang Mujahiddah sejati…. Allahuakbar…!!!
Kami segenap pengurus Program Tutorial PAI-MKU UPI Cibiru turut berduka cita atas meninggalnya Umi Ina! semoga Allah senantiasa memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan!! selamat menikmati jamuan Allah di syurga wahai Mujahidah…
Selamat jalan mujahidah semoga allah menempatkan ummi pada surganya yang indah.Amin
dan semoga ustadz hidayat senantiasa tabah dan sabar.
Aslm Bp.Hidayat Nur Wahid,
boleh minta alamat rumah kediaman anda?
terima kasih
Semoga dikuatkan jawaban untuk menghadapi fitnah kubur.
maaf mau klarifikasi, bukan Almarhumah. Karen Almarhum (lelaki) atau Almarhumah (wanita) artinya orang yang telah diberkati Allah Azza Wa Jalla. Kita tidak tahu beliau rahimahullah diberkati atau tidak, karena itu hal ghaib dan sungguh yang tahu hal ghaib hanyalah Allah Azza Wa Jalla. Jadi katakan Rohimahulloh yang artinya semoga Allah Azza Wa Jalla memberkatinya.