Euro 2008, Turki Memastikan Diri Masuk Uni Eropa

17/6/2008 | 12 Jumadil Akhir 1429 H | Hits: 1.106
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

Nihat Kahveci (Turki) mencetak Gol ketika melawan Czech Republicdakwatuna.com - Jika Turki masih mengalami kendala untuk masuk anggota Uni Eropa, karena ada negara Eropa yang menentangnya. Namun kemenangan dramatis Club sepak bola Turki atas Republik Ceko pada hari Ahad, 15 Juni lalu dalam piala Euro 2008, memastikannya sebagai Anggota Eropa sebenarnya. Turki berhak untuk masuk Uni Eropa.

Dengan kemenangan ini Turki memastikan masuk perempatfinal menghadapi Kroasia pada Tanggal 20 Juni mendatang.

Semangat Perlawanan

Media massa Eropa dan Barat berkomentar bahwa sepak bola Turki mengalami peningkatan sangat pesat pada akhir-akhir tahun ini. Club Turki menempati posisi terhormat di club-club Eropa.

Dan Turki pernah menempatkan dirinya pada posisi Tiga Dunia pada Tahun 2002, terbesar prestasi persepak bolaan. Bersanding dengan Jepang dan Korea Selatan.

Turki Layak Masuk Uni Eropa

Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan pernah menuturkan dukungan Paus Fatikan Benediktus Keenam Belas pada waktu kunjungan pertamanya ke Turki, ditemuinya di Bandara Ankara, bahwa Turki layak masuk Uni Eropa.

Dalam kunjungan itu, Paus juga menyerukan dialog antara umat Islam dan umat Masehi.

Paus menyatakan: “Kami bukanlah politikus, namun kami mengingikan agar Turki masuk Uni Eropa.”

Mendengar pernyataan ini, Erdogan berkomentar: “Apa yang dikatakan Paus adalah nasehat mulya, bagi siapa saja, terutama negara-negara Eropa.”

Menteri Luar Negeri Turki Ali Babacan mengatakan proses masuknya negerinya ke dalam Uni Eropa (UE) lebih penting daripada kepentingan politik setiap hari, dan mendesak blok tersebut agar memulai pembahasan mengenai babak baru atau bidang kebijakan dalam pembicaraan keanggotaan tanpa penundaan, demikian laporan kantor berita setengah resmi Anatolia.

“Pemerintah kami telah melakukan berbagai langkah yang diperlukan dengan mematuhi persyaratan UE dan kami memiliki tekad kuat untuk melaksanakan pembaruan yang diperlukan,” kata Ali Babacan pada suatu taklimat sebagaimana dikutip oleh Anatolia setelah pertemuan dengan Troika UE di Ankara (16/5/08). (in/io/ant/ut)

Foto: nytimes.com


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (Belum ada nilai)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 1 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »