Al-Qaradhawi: Dunia Arab Bertanggung Jawab atas Bumi Hangus Gaza

28/12/2008 | 29 Zulhijjah 1429 H | Hits: 2,463
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
Yusuf Qardhawi

Yusuf Qardhawi

dakwatuna.com – Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional menegaskan: “Apa yang terjadi di Gaza sekarang ini menuntut setiap umat manusia tak terkecuali, baik warga negaranya atau pemerintahnya untuk membela hak-hak bangsa Palestina di Gaza yang sedang mengalami pembunuhan secara massif dan massal.”

Beliau menambahkan:

“Zionis Israel tidak merasa cukup dengan memblokade Gaza saja, bahkan mereka melancarkan serangan yang membabi buta terhadap rakyat yang sedang memperjuangkan bumi dan kehormatannya.”

Beliau juga menyindir dengan bungkamnya Dunia Arab dan negara-negara dunia.

Beliau menyatakan bahwa negara-negara Arab bertanggungjawab atas apa yang sekarang terjadi di Gaza, karena mereka bungkam tidak bereaksi, padahal mereka bisa untuk itu. Beliau mempertanyakan:

“Mana suara lantang kita yang bisa menghengkangkan penjajah Israel?!”

Beliau juga tidak bisa menerika diamnya universitas di dunia Arab dan lembaga muktamar Islam. Beliau menuntut kepada mereka agar berdiri tegar bersama melawan penghancuran bangsa Palestina.

Beliau menghimbau negara Mesir, Arab Saudi dan negara-negara Teluk untuk tegas berani melawan kedzaliman dan membela bersama orang-orang yang terzhalimi. (it/ut)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 9.00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Pembaca Naskah Ini, Juga Membaca:

Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print

Ada 29 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • Adnan Rahman mengatakan:

    Berdasarkan kajian historis, ketika Islam menguasai Palestina(diawali dari penyerahan palestian kepada Umar Ra), maka setelah itu Islam mewarnai seluruh dunia. Tetapi ketika yahudi menguasai Palestina, maka setelah itu Yahudi mewarnai seleuruh dunia. Karena itu sebaiknya grand design perjuangan Ummat Islam adalah bgm menguasai palestina, tentu saja secara bertahap dan istimror. Adnan Rahman, Pe=agedangan, Tangerang.

  • Budi mengatakan:

    Allahuakbar.. Allahuakbar.. Allahuakbar… Ya Allah berilah kekuatan bangsa Palestina, para Mujahid, HAMAS dalam menghadapi Zionis Israel la’natullah.

  • Ayat Azka mengatakan:

    Sebaiknya kita pasok saudara-saudara kita di Palestina terutama HAMAS dengan persenjataan, agar terjadi perimbangan kekuatan.

  • farrosih mengatakan:

    bukan mereka (muslim palestna dan para relawan) yang “kasihan”, kita sebenarnya yang kasihan, tdk banyak yg bisa kita perbuat, sedang mereka berkesempatan menjemput syahid. Allahummanshur mujahidiina fi filisthine……..

  • Pengq Asmara mengatakan:

    sudah tiba saatnya bagi seluruh muslim dunia, khususnya kita disini segenap umat muslim di indonesia yang telah siap menjadi mujahiddin, tuk belajar membuat senjata dengan cara apapun yang kita mampu. sebab musuh sepertinya sudah tak mendengarkan sepatah katapun dari kita, kecuali sebuah kata “Jihad” yg membuat bulu kuduk mereka berdiri… insya Allah dukung hamas dengan segala upaya seperti yg telah di lakukan para dokter tim mercy yg di komandani dr. jose rizal jurnalis dkk. yang telah mampu menembus medan-medan peperangan afghan, iraq, dan kini “gaza” kapan kita akan menyusul mereka…?

  • Harlan Askary mengatakan:

    Pemimpin negara-negara Arab harusnya “malu” pada anak-anak Gaza yang tangguh, mereka tidak takut pada israel, walau masih kanak-kanak, mereka benar-benar menunjukkan sebagai pejuang muslim sejati yang tidak pernah takut pada siapapun, selain kpd Allah Swt.

  • Sohib mengatakan:

    Allaahummanzil Muslimin. Allaahummanzil Mu’minin, Fii Bilaadil Iraaq wa Falastiin wa Afghoonistaan wa Rohingyaa wa Chechnyaa wa Kashmiir wa Pattanii
    wa Moroo wa Lubnaana Khooshoh, wa Fii Buldaanil Mu’miniina aammah, wafii kulli makaan.
    Allahummasyhdud Wath’ataka Ala Kuffaari Amiirikiyyah wa Yahuud Isrooiliyyah Wa Syurakaa Ihim.
    Allaahumma syhaththit syamlahum wafarriq Jam’ahum.

  • Elfizon Anwar mengatakan:

    Saya kira, betapun hebatnya para syeh berkomentar dan sebagainya tentang Palestina, dunia Arab dan dunia Umat Islam, tidak akan dapat ‘menggugah’ hati para penguasa Arab di Timur Tengah, sepanjang mereka itu berada di dalam cengkraman kekuatan tertentu ya dunia Barat, Paman Sam, kekuatan sekuler atau non-Muslim bahkan Yahudi atau Nasrani dll.

    Kita berharap, para penguasa negara Arab khususnya Negara Kerajaan Aarb Saudi untu ‘berani’ tampil ke dunia Umat Islam yang sedang terpuruk sekarang ini. Jika beliau tidak ‘berani’ bicara soal politik dan dunia Islam, tidak bersedia mengembalikan kota Makkah sebagai pusat peradaban dunia Umat Islam yang sesungguhnya, maka jangan harap Orang-orang Arab dan Umat Islam akan dapat bersatu guna mencapai Rahmatan Alami dari Allah SWT.
    Kita berharap akan ‘lahir’ mujaddid penguasa yang sebenarnya, bukan sekedar mampu berilmu tinggi dibidang agama saja, tetapi juga mempunyai ‘power’ atau kekuasaan, kharismatik, tulus beramal untuk umat Islam dan yang dapat pula, menyatukan perjuangan Umat Islam.

  • F.A.Asyar mengatakan:

    Para penguasa monarki di jazirah arab sudah terkena penyakit ”cinta dunia”.Dengan berlindung di bawah payung sikap netral ,mereka bahkan secara serampangan menuduh HAMAS sbg penyebab atas segala musibah yg menimpa rakyat palestina di gaza, beberapa waktu yg lalu tanpa melirik sedikitpun Zionis Israel terkutuk yg melakukan agresi ke gaza, palestina.Dan yg membuat saya lebih terkejut lagi ,ketika mendengar bahwa negara yg paing semangat membela palestna adalah indonesia,malaysia,iran,turki,libya
    ,dan suriah !!! masya allah ,baru sekali ini saya bangga menjadi orang indonesia! Sebegitu parahkah mental penguasa arab di sana !! Hai,para penguasa Arab di mana hati nurani kalian ?!!!!!

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »