Al Aqsha dan Palestina Segalanya

15/2/2008 | 05 Shafar 1429 H | Hits: 3,017
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan upaya yang terus dilancarkan Zionis Israel untuk melakukan yahudisasi al Quds melalui berbagai cara, mulai dari penggusuran dan perampasan tanah, pembangunan unit-unit permukiman baru, menerapkan penjagaan ketat terhadap kota juga penggalian terowongan dan masih banyak aksi-aksi kejahatan lainnya, tidak akan banyak merubah realita (al Quds).

Di tengah tekad penjajah Israel untuk membangun ribuan unit permukiman di al Quds, Hamas menegaskan, “Kota al Quds akan tetap (berstatus) Palestina – Arab – Islam, akan tetap dihuni warganya, Hamas sebagai tameng realitas yang akan menjaga kota ini dan membelanya hingga berhasil dikembalikan ke tangan orang-orang Arab dan kaum muslimin.”

Hamas mengecam para petinggi Otoritas Palestina (OP) di Ramallah yang terus melakukan perundingan dan pertemuan dengan penjajah Israel. Meskipun penjajah Israel terus melakukan ancaman pembunuhan, pendudukan dan melakukan penbantaian, melakukan aksi-aksi teror dan meningkatkan aktivitas pembangunan koloni permukiman di al Quds dan wilayah Palestina lainnya.
Hamas menganggap para juru runding OP telah melakukan penipuan terhadap bangsa Palestina, yang merasa yakin bisa mencapai kesepakatan damai dengan Yahudi dan orang-orang Israel. Perunding Palestina ini justru bertentangan dengan para sekutunya (Israel) yang meragukan kemungkinan dicapai kesepakatan hingga akhir tahun ini, kecuali bila perunding Palestina ini melakukan kesepakatan dengan Zionis Israel secara rahasia sebagaimana yang terjadi di Oslo.
Hamas menyerukan kepada juru runding OP untuk kembali ke jalan yang benar dan menghentikan perundingan-perundingan yang tidak memberikan manfaat apapun. Bahkan mendorong Zionis Israel meningkatkan aksi kejahatannya terhadap al Quds, tempat-tempat suci dan rakyat Palestina.

Kepada dunia Arab dan Islam gerakan Hamas menyerukan, “Kami tegaskan kepada Anda semua, tidak ada kehormatan dan kemulian buat anda sekiranya masjid al Aqsha dihinakan kembali oleh tangan-tangan Yahudi. Kehormatan anda ada pada kehormatan al Aqsha, kemuliaan Anda ada pada kemuliaan al Aqsha. Anda semua diseru untuk menunaikan tanggung jawab melindungi dan membelanya dengan segala cara dan potensi, karena dia tetap dalam ancaman yang lebih besar kapan saja dari pihak Zionis Israel, al Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam dan tempat mi’raj Nabinya.”

Di akhir pernyataannya Hamas menegaskan kepada pihak penjajah Israel bahwa bangsa Palestina tengah menunggu kemenangan yang pasti datang. Berbagai ancaman dan pembunuhan tidak akan pernah menggetarkan bangsa Palestina untuk melanjutkan jalan menuju kemenangan. “Para pemimpin, anak-anak dan pendukung kami tidak lebih mahal dari al Quds dan Palestina. Al Quds akan tetap menjadi ibukota abadi Palestin.” tegasnya.

Komitmen tegas Hamas ini menyusul pernyataan Menteri Perumahan Israel Zeiv Beyem tentang pembangunan 360 unit permukiman baru di Jabal Abu Ganim di kota al Quds dan 750 unit permukiman di utara al Quds. Disamping pernyataan walikota Jerusalem Uri Lupolianksi yang berusaha membangun 10 ribu unit permukiman Yahudi di seluruh wilayah al Quds Timur untuk bisa lebih banyak lagi menampung orang-orang Yahudi hidup di kota al Quds. (infopaletina)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (2 orang menilai, rata-rata: 8.00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Pembaca Naskah Ini, Juga Membaca:

Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print

Ada 25 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • Afrino mengatakan:

    Asslmk. Allohu Akbar!!!
    Tak ada sakit paling dalam yang aku rasakan selain menatap saudara sendiri yang dibantai setan israel.
    sementara gak banyak yg bisa aku perbuat selain komentar.
    Darahmu adalah sahid maka tersenyumlah jangan pernah menyerah dgn perjuanganmu sesungguhnya Allah besertamu. Kalaupun harus mati ditangan setan zionis tapi ditangan Allah lebih mulia.
    Ya Allah engkau maha adil maha perkasa dan segala maha kuasa atas segalanya. Berilah rakyat palestina kemenangan, ketabhan, kesehatan. Hancurkan luluh latahkan Musuh mu Ya Allah. hancurkan musuh islam sebagai mana engkau telah menghancurkan pada perang khandak, dan beberapa perang yang pernah dimenangkan islam. Kirimkan tentara Mu sebanyak2nya. Persatukan umat islam dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Amiin AllohuAkbar ….

  • aris mengatakan:

    tidak akan merdeka umat islam di dunia kalau belum tegaknya daulah khilafah islamiah dan syariah. umat islam akan tertindas oleh zionis israel……ALLAHUAKBAR

  • jusman mengatakan:

    “Kalau mau menang bangsa palestina harus bersatu”, terus berjuang!!!! Doa kami menyertaimu….

  • defriel daniel mengatakan:

    Melihat konstelasi dunia ….kita harus merebut pusat kekuasaan untuk membuat kebijakan yang mendukung palestina , karena itu mari menangkan
    partai islam yang bersuh dan peduli …seperti di turki….

  • mohammed iqbal mengatakan:

    AllohuAkbar.maafkan kami wahai saudaraku di palestina, tak bisa berbuat banyak u/membntu melawan KEBIADABAN para kaum YAhudi yang dilaknat olh Allah.kmi hnya bisa berdoa untuk kalian..menangislah karena air mata itu yang akan menyeret kaum yahudi di Neraka Jahannam.
    Allohuakbar.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »