Home / Berita / Indonesia di Mata Orang Asing yang Pertama Kali Berkunjung

Indonesia di Mata Orang Asing yang Pertama Kali Berkunjung

dakwatuna.com“Ahlu Indonesia thayyibun.” Itulah komentar dari seseorang yang pertama kali berkunjung ke Indonesia. “Indonesia penduduknya ramah, baik hati dan peduli.” Adalah sayyid Ahmad Muhammad, salah seorang peserta Konferensi Internasional untuk Kemanusiaan Palestina yang lahir di Palestina dan sekarang berdomisili di Arab Saudi. Ia mengakui dari berbagai negara yang ia kunjungi, Indonesia negara yang menjadikan dirinya jatuh hati.

“Saya pernah bersahabat dengan orang Indonesia di Arab Saudi, sahabat baik, dan ketika saya berkunjung langsung ke Indonenisa ini, saya tambah yakin bahwa orang Indonesia baik-baik.” urainya.

Menurut dia, tidak hanya orang yang taat beragama –maksudnya muslimah yang berhijab- baik hati, hampir semua orang yang ia temui –secara umum- baik hati.

Perilaku ini tidak dimiliki di banyak negara, termasuk negara Timur Tengah. Masih kata dia, di Timur Tengah, mungkin karena tradisi dan adat di sana, menjadikan mereka keras kepala, muka masam, kasar dan lainnya.

Pengalaman pribadi beliau ketika naik taksi di Jakarta, ternyata sopir taksi minta tambah uang lagi dari kesepakatan semula karena merasa tempat tujuan lebih jauh dari yang diketahuinya. Sang sopir mengadu ke polisi dengan kejadian ini. “Saya layani kemauannya dengan melapor ke polisi. Meskipun saya bisa membayar dua kali lipat. Namun yang menjadi kesan saya adalah, sopir itu tidak marah, mengumpat dan berkeinginan jahat. Justeru mencari penyeleseian dengan cara baik, lewat petugas keamanan.”

Ia lebih terkagum dengan jiwa dan semangat bangsa Indonesia ketika, pada suatu acara jamuan malam, ia melihat langsung sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga dengan semangat, berani dan penuh optimis. Kenapa demikian, ia melihat masa depan suatu bangsa ditentukan oleh generasi mudanya, dan peran Kementrian Kepemudaan lah yang semestinya memberikan andil besar dalam menyiapkan generasi muda itu. “Kalau menterinya demikian semangat, insya Allah masa depan pemuda akan menjadi lebih baik.” Sambungnya.

Karakter ini menjadi syarat memimpin peradaban dunia. Ya, karekter yang melekat pada suatu masyarakat sebagai jati diri yang tak terpisahkan menjadi syarat inhern kepemimpinan dunia.

Selain Indonesia adalah negara yang secara sumber daya alam dan sumber daya manusianya memiliki syarat untuk memimpin dunia.

Sumber daya alam begitu sangat kaya raya dan tak terhingga wal hamdulillah. Bayangkan jika kepulauan Indonesia ini dipindahkan ke kawasan Eropa, maka ada tiga belas negara yang tertutupi. Dan jika seluruh penduduk Timur Tengah digabung jadi satu, maka jumlahnya masih lebih banyak penduduk Indonenisa. Subhanallah!

Kalau di Timur Tengah mereka punya kekayaan minyak, kita mempunyai minyak dan hasil bumi lainnya, namun mereka tidak mempunyai lautan dan hutan, yang kekayaannya sangat melimpah. Begitu juga dengan Eropa atau Amerika, kita punya segalanya, yang mereka tidak miliki.

Indonesia patut percaya diri untuk maju dan memimpin dunia, dengan izin Allah swt. Percaya diri dan sikap berani mengambil peran penting dalam percaturan dunia, terutama Dunia Islam inilah yang dinantikan. Dinantikan banyak negara-negara Islam.

Terlepas dari problematika internal bangsa Indonensia yang pelik dalam banyak hal, namun dengan kesungguhan umat muslim di Indonesia untuk mengambil peran penting dalam percaturan kehidupan berbangsa dan bernegara, maka biidznillah mimpi bangsa ini bisa terlaksana dan harapan Dunia Islam akan menjelma menjadi nyata.

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” Ar Ra’du:11

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” Al A’raf:96. Allahu A’lam (ut)

Redaktur:

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 9,73 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • arpen

    Alhamdulillah atas penilaian yang tulus dan jujur karena dilandasi pikiran yang jernih dan bersahabat. Pertanyaannya adalah Apakah Indonesia yang kaya dan orangnya mempunyai sifat2 yang baik ini mau hidup dalam kejahiliyahan karena tidak beriman dan berilmu, serta tidak mensyukuri nikmat Allah SWT sehingga hidup dalam tekanan dan cengkraman asing. Semoga Allah SWT melindungi negeri ini dari maksiat dan kehancuran akhlak.

  • Assalamu'alaikum wr wb,

    Di Indonesia memang banyak orang yang baik, tetapi perangai yang baik bukan berarti sholeh/ sholehah… disinilah masalahnya negeri yang kaya tapi miskin.

    Wassalam,

  • salah satu jati diri muslim/muslimah yang baik adalah selalu memperlihatkan keramahan, tidak eksklusif, senang menjalin silaturahmi dengan siapapun….dakwah tidak harus dengan kata-kata, tapi dakwah Islam pun dapat dilakukan dengan cara menampilkan pribadi yang berakhlak mulia

  • iyo_war

    bangsa indonesia belum mempunyai pemimpin yang dengan tulus dan ikhlas demi rakyat, bangsa, dan negara hampir semua pemimpin kita lebih mementingkan diri, dan golongannya sendiri."para pemimpin partai aja pada rebutan posisi gimana mau memimpin rakyat yang jumlahnya lebih dari 200juta" dan pemimpin bangsa indonesia kebanyakan bicara(keinginan)tapi tidak pernah dilaksanakan.

  • Semoga apa yang dinilai oleh sayyid Ahmad Muhammad tentang keramahan bangsa kita benar adanya dan akan tetap terjaga di tengah faham egoisme yang berhembus.

    Jazakallah khair ustadz atas artikelnya

  • Ismi

    Dengan adanya artikel ini, membuat rasa bangga saya menjadi orang Indonesia bertambah. Mudah2 an semangat kita untuk memajukan bangsa ini kearah yg lebih baik terus terpatri di hati kita. Karena kalau bukan kita yang memulai dari diri sendiri, siapa lagi yang akan memulai????

  • purwadi

    kita mampu memimpin lebih dibanding Obama, karna kita punya keunikan.. yaitu aqidah kita yang masih orisinil

  • linda_chan

    SEMANGAT!!buat bangsa INDONESIA

    BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH,,Belajarlah dari sejarah

    Segalanya Diciptakan ada karena ada hikmahnya

  • huda

    kadang-kadang berbuat baik karena ada maunya. mulai dari sekarang kita niatkan untuk ikhlas dalam setiap amal ibadah kita.

  • Muhammad ali musthof

    Justru itu masyarakat indonesia menjadi malas
    Entah dengan cara apa ya agar mereka segera ingat ….Gempa udah pernah , di jajah udah sering, kebakaran, lumpur panas, gunung meletus, stunami ……ih dasar orang endonesia itu memang aneh hemmmm…

Lihat Juga

Tontowi/Liliyana maju kepartai Final Bulutangkis Olimpiade 2016 Brasil setelah mengalahkan pasangan Cina Zhang Nan/Zhao Yunlei. (sindonews.com)

Maju ke Final Bulutangkis Olimpiade, Tontowi/Liliyana jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Figure