Home / Narasi Islam / Hidayah / Sekuntum “Cinta” Pengantin Syurga

Sekuntum “Cinta” Pengantin Syurga

dakwatuna.com Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlak mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah,” Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar mengenai pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang.

Bila seorang kekasih telah singgah di hati, pikiran akan terpaut pada cahaya wajahnya, jiwa akan menjadi besi dan kekasihnya adalah magnit. Rasanya selalu ingin bertemu meski sekejab. Memandang sekilas bayangan sang kekasih membuat jiwa ini seakan terbang menuju langit ke tujuh dan bertemu dengan jiwanya.

Indahnya cinta terjadi saat seorang kekasih secara samar menatap bayangan orang yang dikasihi. Bayangan indah itu laksana air yang menyirami, menyegarkan, menyuburkan pepohonan taman di jiwa.

Dahulu di kota Kufah tinggallah seorang pemuda tampan rupawan yang tekun dan rajin beribadat, dia termasuk salah seorang yang dikenal sebagai ahli zuhud. Suatu hari dalam pengembaraannya, pemuda itu melewati sebuah perkampungan yang banyak dihuni oleh kaum An-Nakha’. Demi melepaskan penat dan lelah setelah berhari-hari berjalan maka singgahlah dia di kampung tersebut. Di persinggahan si pemuda banyak bersilaturahim dengan kaum muslimin. Di tengah kekhusyu’annya bersilaturahim itulah dia bertemu dengan seorang gadis yang cantik jelita.

Sepasang mata bertemu, seakan saling menyapa, saling bicara. Walau tak ada gerak lidah! Tak ada kata-kata! Mereka berbicara dengan bahasa jiwa. Karena bahasa jiwa jauh lebih jujur, tulus dan apa adanya. Cinta yang tak terucap jauh lebih berharga dari pada cinta yang hanya ada di ujung lidah. Maka jalinan cintapun tersambung erat dan membuhul kuat. Begitulah sejak melihatnya pertama kali, dia pun jatuh hati dan tergila-gila. Sebagai anak muda, tentu dia berharap cintanya itu tak bertepuk sebelah tangan, namun begitulah ternyata gayung bersambut. Cintanya tidak berada di alam khayal, tapi mejelma menjadi kenyataan.

Benih-benih cinta itu bagai anak panah melesat dari busurnya, pada pertemuan yang tersamar, pertemuan yang berlangsung sangat sekejab, pertemuan yang selalu terhalang oleh hijab. Demikian pula si gadis merasakan hal serupa sejak melihat pemuda itu pada kali yang pertama.

Begitulah cinta, ketika ia bersemi dalam hati… terkembang dalam kata… terurai dalam perbuatan…Ketika hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Ketika hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata…

Ketika cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhujam dalam hati, batangnya tertegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

Semakin dalam makna cinta direnungi, semakin besar fakta ini ditemukan. Cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.

Begitupun dengan si pemuda, dia berpikir cintanya harus terselamatkan! Agar tidak jadi liar, agar selalu ada dalam keabadian. Ada dalam bingkai syari’atnya. Akhirnya diapun mengutus seseorang untuk meminang gadis pujaannya itu. Akan tetapi keinginan tidak selalu seiring sejalan dengan takdir Allah. Ternyata gadis tersebut telah dipertunangkan dengan putera bapak saudaranya.

Mendengar keterangan ayah si gadis itu, pupus sudah harapan si pemuda untuk menyemai cintanya dalam keutuhan syari’at. Gadis yang telah dipinang tidak boleh dipinang lagi. Tidak ada jalan lain. Tidak ada jalan belakang, samping kiri, atau samping kanan. Mereka sadar betul bahwa jalinan asmaranya harus diakhiri, karena kalau tidak, justeru akan merusak ’anugerah’ Allah yang terindah ini.

Bayangkan, bila dua kekasih bertemu dan masing-masing silau serta mabuk oleh cahaya yang terpancar dari orang yang dikasihi, ia akan melupakan harga dirinya, ia akan melepas baju kemanusiaannya dengan menabrak tabu. Dan, sekali bunga dipetik, ia akan layu dan akhirnya mati, dipijak orang karena sudah tak berguna. Jalan belakang ’back street’ tak ubahnya seperti anak kecil yang merusak mainannya sendiri. Penyesalan pasti akan datang belakangan, menangispun tak berguna, menyesal tak mengubah keadaan, badan hancur jiwa binasa.

Cinta si gadis cantik dengan pemuda tampan masih menggelora. Mereka seakan menahan beban cinta yang sangat berat. Si gadis berpikir barangkali masih ada celah untuk bisa ’diikhtiarkan’ maka rencanapun disusun dengan segala kemungkinan terpahit. Maka si gadis mengutus seorang hambanya untuk menyampaikan sepucuk surat kepada pemuda tambatan hatinya:

”Aku tahu betapa engkau sangat mencintaiku dan karenanya betapa besar penderitaanku terhadap dirimu sekalipun cintaku tetap untukmu. Seandainya engkau berkenan, aku akan datang berkunjung ke rumahmu atau aku akan memberikan kemudahan kepadamu bila engkau mau datang ke rumahku.”

Setelah membaca isi surat itu dengan seksama, si pemuda tampan itu pun berpesan kepada kurir pembawa surat wanita pujaan hatinya itu.

“Kedua tawaran itu tidak ada satu pun yang kupilih! Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar bila aku sampai durhaka kepada Tuhanku. Aku juga takut akan neraka yang api dan jilatannya tidak pernah surut dan padam.”

Pulanglah kurir kekasihnya itu dan dia pun menyampaikan segala yang disampaikan oleh pemuda tadi.

Tawaran ketemuan? Dua orang kekasih? Sungguh sebuah tawaran yang memancarkan harapan, membersitkan kenangan, menerbitkan keberanian. Namun bila cinta dirampas oleh gelora nafsu rendah, keindahannya akan lenyap seketika. Dan berubah menjadi naga yang memuntahkan api dan menghancurkan harga diri kita. Sungguh heran bila saat ini orang suka menjadi korban dari amukan api yang meluluhlantakkan harga dirinya, dari pada merasakan keindahan cintanya.

“Sungguh selama ini aku belum pernah menemukan seorang yang zuhud dan selalu takut kepada Allah swt seperti dia. Demi Allah, tidak seorang pun yang layak menyandang gelar yang mulia kecuali dia, sementara hampir kebanyakan orang berada dalam kemunafikan.” Si gadis berbangga dengan kesalehan kekasihnya.

Setelah berkata demikian, gadis itu merasa tidak perlu lagi kehadiran orang lain dalam hidupnya. Pada diri pemuda itu telah ditemukan seluruh keutuhan cintanya. Maka jalan terbaik setelah ini adalah mengekalkan diri kepada ’Sang Pemilik Cinta’. Lalu diapun meninggalkan segala urusan duniawinya serta membuang jauh-jauh segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia. Memakai pakaian dari tenunan kasar dan sejak itu dia tekun beribadat, sementara hatinya merana, badannya juga kurus oleh beban cintanya yang besar kepada pemuda yang dicintainya.

Bila kerinduan kepada kekasih telah membuncah, dan dada tak sanggup lagi menahahan kehausan untuk bersua, maka saat malam tiba, saat manusia terlelap, saat bumi menjadi lengang, diapun berwudlu. Shalatlah dia dikegelapan gulita, lalu menengadahkan tangan, memohon bantuan Sang Maha Pencipta agar melalui kekuasaa-Nya yang tak terbatas dan dapat menjangkau ke semua wilayah yang tak dapat tersentuh manusia., menyampaikan segala perasaan hatinya pada kekasih hatinya. Dia berdoa karena rindu yang sudah tak tertanggungkan, dia menangis seolah-olah saat itu dia sedang berbicara dengan kekasihnya. Dan saat tertidur kekasihnya hadir dalam mimpinya, berbicara dan menjawab segala keluh-kesah hatinya.

Dan kerinduannya yang mendalam itu menyelimuti sepanjang hidupnya hingga akhirnya Allah memanggil ke haribaanNya. Gadis itu wafat dengan membawa serta cintanya yang suci. Yang selalu dijaganya dari belitan nafsu syaithoni. Jasad si gadis boleh terbujur dalam kubur, tapi cinta si pemuda masih tetap hidup subur. Namanya masih disebut dalam doa-doanya yang panjang. Bahkan makamnya tak pernah sepi diziarahi.

Cinta memang indah, bagai pelangi yang menyihir kesadaran manusia. Demikian pula, cinta juga sangat perkasa. Ia akan menjadi benteng, yang menghalau segala dorongan yang hendak merusak keindahan cinta yang bersemayam dalam jiwa. Ia akan menjadi penghubung antara dua anak manusia yang terpisah oleh jarak bahkan oleh dua dimensi yang berbeda.

Pada suatu malam, saat kaki tak lagi dapat menyanggah tubuhnya, saat kedua mata tak kuasa lagi menahan kantuknya, saat salam mengakhiri qiyamullailnya, saat itulah dia tertidur. Sang pemuda bermimpi seakan-akan melihat kekasihnya dalam keadaan yang sangat menyenangkan.

“Bagaimana keadaanmu dan apa yang kau dapatkan setelah berpisah denganku?” Tanya Pemuda itu di alam mimpinya.

Gadis kekasihnya itu menjawab dengan menyenandungkan untaian syair:

Kasih…

cinta yang terindah adalah mencintaimu,

sebuah cinta yang membawa kepada kebajikan.

Cinta yang indah hingga angin syurga berasa malu

burung syurga menjauh dan malaikat menutup pintu.

Mendengar penuturan kekasihnya itu, pemuda tersebut lalu bertanya kepadanya, “Di mana engkau berada?”

Kekasihnya menjawab dengan melantunkan syair:

Aku berada dalam kenikmatan

dalam kehidupan yang tiada mungkin berakhir

berada dalam syurga abadi yang dijaga

oleh para malaikat yang tidak mungkin binasa

yang akan menunggu kedatanganmu,

wahai kekasih…

“Di sana aku bermohon agar engkau selalu mengingatku dan sebaliknya aku pun tidak dapat melupakanmu!” Pemuda itu mencoba merespon syair kekasihnya

“Dan demi Allah, aku juga tidak akan melupakan dirimu. Sungguh, aku telah memohon untukmu kepada Tuhanku juga Tuhanmu dengan kesungguhan hati, hingga Allah berkenan memberikan pertolongan kepadaku!” jawab si gadis kekasihnya itu.

“Bilakah aku dapat melihatmu kembali?” Tanya si pemuda menegaskan

“Tak lama lagi engkau akan datang menyusulku kemari,” Jawab kekasihnya.

Tujuh hari sejak pemuda itu bermimpi bertemu dengan kekasihnya, akhirnya Allah mewafatkan dirinya. Allah mempertemukan cinta keduanya di alam baqa, walau tak sempat menghadirkan romantismenya di dunia. Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepada mereka berdua menjadi pengantin syurga.

Subhanallaah! Cinta memiliki kekuatan yang luar biasa. Pantaslah kalau cinta membutuhkan aturan. Tidak lain dan tidak bukan, agar cinta itu tidak berubah menjadi cinta yang membabi buta yang dapat menjerumuskan manusia pada kehidupan hewani dan penuh kenistaan. Bila cinta dijaga kesuciannya, manusia akan selamat. Para pasangan yang saling mencintai tidak hanya akan dapat bertemu dengan kekasih yang dapat memupus kerinduan, tapi juga mendapatkan ketenangan, kasih sayang, cinta, dan keridhaan dari dzat yang menciptakan cinta yaitu Allah SWT. Di negeri yang fana ini atau di negeri yang abadi nanti.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21).

dari Raja’ bin Umar An-Nakha’i dll.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (159 votes, average: 9,30 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Aidil Heryana, S.Sosi
"Aidil" adalah panggilan kesehariannya. Lahir di Jakarta pada tahun 1964 dan sekarang telah dikaruniai Allah 4 orang anak. Manajer SDM di Ummigroup Media ini adalah lulusan dari SMA Negeri 8 Jakarta, LIPIA (I'dadul Lughoh Masa'iyah), dan Institut Agama Islam Al-Aqidah. Pernah aktif di Kerohanian Islam (Rohis) SMAN 8 Jakarta, dan di Bi'tsatud Du'at PKPU. Saat ini mengemban amanah sebagai Pembina Yayasan Sahabat Insani. Moto hidupnya adalah "Hidup Mulia atau Mati Mulia".
  • ahmad jalil

    Aduuuuuuhhhhhhhh…….romantis banget sehhhhh!!! Saluuuuut pak!!

  • “Ya Allah, aku memohon curahan cintaMu dan kecintaan orang-orang yang mencintaiMu, serta memohon curahan amal yang dapat menghantarkan diriku mencintaiMu. Ya Allah, jadikanlah kecintaan kepadaMu lebih tertanam dalam jiwaku melebihi kecintaanku kepada diri sendiri dan keluargaku.”

    • aliabdillah sas

      amiin ya Rabbal alamiiin

  • wahied

    ALLAHUAKBAR…

  • siti fatimah

    SUBHANALLAH…
    ana terkesan mendengarnya..

  • sunarji

    Alangkah bahagianya Cinta yang dilandasi dengan mengharap RIDHO ILLAHI.ALLAHU AKBAR

  • M. Solehudin

    Subhanalloh,
    indahnya jika cinta kita terjaga. kita akan mendapatkan cinta yang abadi..
    memang benar cinta yang hakiki itu hanya milik Alloh SWT, jadi sebesar apapun cinta yang kita inginkan. minta dan memohonlah kepada Alloh SWT.
    ya Alloh jadikan cintaku hanya milik Engkau. sehingga aku dipertemukan dengan yang mencintai-Mu. amin .

  • uchi

    Maha suci Alloh yang telah menciptakan cinta ini begitu indah.
    Cinta sejati seorang mukmin adalah hanya kepada Alloh. Dialah yg akan menjaga cinta ketika kita juga menjaga cinta ini hanya untuk Alloh. Artikel yang sangat indah….. menguatkan dan menjaga cinta ini agar selalu tetap dlm bingkainya.
    Jazakumullohu khoir ustadz….

  • ass. wahh..romantis banget nihhh…jadi serasa pengaten baru…ditengah godaan harta tahta, dan wanita…
    semoga cintaku dan istriku abadi hingga ke syurga ….amin

  • intan

    Subhanallah … Allahu akbar
    YA Allah … semoga cintaku padanya tidak melebihi cintaku pada-Mu. aamiin

  • Joko

    STOP MAKSIAT!!! STOP PACARAN!!! HIDUPKAN SYARI'AH!!!!

  • aQRasH

    Assalammu"alaikum…
    Subhanallah…!
    IKhwah Fillah! ini adalah slh 1 hal yang dapat mengingatkan Qta sbg aktivis dakwah,, agar lebih cerdas dlm interaksi & lbh Pandai menjaga hati…
    jazakallah Ustadz!
    Keep Fight Akhi, Ukhti!!

  • shifa

    subhanallah,kedamaian cinta yg allah berikan tak dapt dilukiskan dngn kata2,smoga qta pun dpt meraih kebahagiaan yg abadi keridhoanmu ya Allah.amin.

  • hesty

    Ya ALLAH….

    Subhannallah,,,Semoga Cintaku pada suamiku jg di RidhoiNya…

    ALLAHUAKBAR…..

  • firman

    subhanalla maha suci Allah atas segala rahmat yang telah di berikan kepada kita sebagai hamba-Nya yang di utus untuk kesempurnaan alam sebaagi wakil/ khalifah di bumi Allah ni tapi kadang kal kita selalu lupa akan kodrat kita ,dengan ini semailah cinta-Nya Ilahi Rabbi, Amin.

  • sugeng

    Saya setuju dgn pernyataan bahwa cinta membutuhkan aturan, mmg benar dgn aturannlah kemanusiaan kita jadi selamat. Jgn smp 'cinta' dijadikan alat utk pembolehan atas perilaku yg sesungguhnya menghilangkan substansi cinta itu sendiri!!!

  • Subhanallah, Allahuakbar

    Semoga saya bisa lebih bersyukur atas rahmat cinta yang Allah SWT berikan. Dengan tidak mempersekutukan cintaNYA dengan cinta yang lain. Aamiin

  • Yadi

    Ya Allah Tetapkanlah aku dalam cinta dan taat kepadaMu

  • fendi

    semoga dapat menjadi contoh buat umat…

  • septo

    Assalamua'alaikum Wr.Wb.

    Subhanallah, semoga dapat menjadi

    pelajaran kita sebagai pencari cinta

    sejati. cinta sejati hanya cinta

    kepada ALLAh SWT.

    Wa'alaikumsalam. Wr. Wb.

  • Assalamu'alaikum ww..

    subhanallah.. jazakumullah khoiron katsiro dakwatuna.com

    semoga semua yang membaca artikel ini dimudahkan dan dijadikan Allah memiliki cinta hanya karena Allah, dari dan untuk Allah.

    aamiin3..

    Wassalamu'alaikum ww..

  • REP

    Apakah saya bisa seperti mereka,,,??

    Hanya kepada Allah SWT kita memohon supaya diberikan kekuatan iman untuk menjaga diri dari godaan Syetan Laknatullah..

  • Faris

    Allohu Akbar…wa lillaahilhamd…perbanyak terus karya yg spt ini agar umat sadar…bhw Allah lah sesungguhnya yg patut ditinggikan.!!!!

  • syafni

    subhanallah.semoga cinta yang ada pada diri ini terhadap manusia tidak melebihi cintaku pada Mu ya Rabb…. dan lindungilah hamba agar tidak tersesat pada cinta nafsu.Amin… TOP BGT….!!!

  • fuji

    kisah ini jangn hanya dilihat keromatsannya, keinddahannya, dan keadaan seseorang yang sedang dimabuk cinta. tapi…..cinta yang seperti apa yang ditekankan disini?ana jg sdh prnh bc serial ini di serial cinta di tarbawi,,,ktk kt cinta pada seorang hamba yang sama lemahnya dengan diri kita, kt rela lakukan apa saja, klw dilarang bek-strit, apalah namanya.apa kita pernah kita mencintai allah dg sedimikian rupa???????. kt tny dr kt..,,,krn allah jg bs cemburu dengn hambanya,…so…jg liat romantisnya doang, okey…

  • Ukhty Lala

    Assalamu’alaykm. Kita tak akan rugi hingga menanti saat aku benar-behar halal bagimu….saat kita dijadikan pengantin olehNya…

  • farid riza

    subhanallah….semoga bisa menjaga rasa cinta seperti ini ya allah…aminnn

  • subhanallah…ketika cinta tlah terukir, segala keindahan seakan tak akan pernah berakhir. Ridhai cinta yang tlah kau tanam ya Rabb, penuhi dunia ini dengan cinta, ya Rabb. Boleh ga ana nampilin artikel2 ini di blog ana?

  • dede marjuki

    Semoga Allah SWT memberikan kita semua mejadi pengantin2 surgaNya. amin

  • ikrimah

    Ya Allah ampuni dosa-dosa hamba-Mu yang telah menyia-nyiakan anugerah yang terindah dari-Mu yaitu cinta…..

  • fadil

    Sdikit opini,

    Cinta seperti itu masih segolongan dengan cinta buta.
    Bagi saya kisah itu tidak indah dan tidak menyentuh.
    Kisah itu justru merepresentasikan kelemahan hati yang berkedok kedekatan kepada Tuhan.
    Akan lebih mulia kalau mereka saling melupakan saja, dan menyerahkan urusan kepada Tuhan, siapa tahu cinta sejati mereka memang bukan di situ…..

    Cinta adalah karunia Tuhan, begitupun kemampuan melupakan cinta.
    Jadi saran saya untuk yang putus cinta: cari saja cinta yang baru.

  • duta

    Luar biasa….
    Kisahnya beneran akhi???
    Subhanallah…
    Dari mata,,turun ke hati,,dari hati,,,menggapai ridhoNya…

    Pertanyaannya,,seandainya wanita itu ga cantik seperti yang diceritakan,,atau ga ada wanita cantik di dunia ini,,apakah akan terjadi kejadian seperti itu????akankah si soleh akan dapatkan pasangannya? :)

    Just kidd akhi…

  • dimas

    satu kata u/ ustadz aidil : MANTAB

  • RUHAMA rumah bekam &

    saya jatuh cinta pada suami pada pandangan pertama,ketika beliau akan mengantar saya mengaji.senin,setelah satu hari bada akad nikah,akhirnya saya berani menatap wajahnya.

  • Yuni Windayati

    Subhanallah, Betapa Maha besar Engkau ya Alloh, yang memberikan cinta yang indah kepada setiap insan yang harus dijaga, karena sesungguhnya cinta yang hakiki apabila qta mencintai sesuatu karena Engkau & membenci sesuatu juga karena Engkau.

  • muhammad aulia rahma

    ustadz aidil OCE BANGET…..!!!
    Ya Allah jadikanlah hamba seperti pemuda tadi,yang menjaga cintanya dari kobaran api yang dimuntahkan dari mulut naga yang menghancurkan harga dirinya.serta menjaga cintanya hanya karena Allah SWT.

  • ilham

    Ya ALLAH hambamu malu padamu, Ya ALLAH jadikan hambamu ini seperti pemuda itu. Bisa menjaga apa arti "Cinta" sebenarnya. Cinta yang tidak diliputi nafsu dan menuruti bujukan rayuan syaitan………

  • Saefudin

    Semoga kita mendapatkan cinta kepada Allah yang hakiki dan akhirnya mendapatkan cinta dari cinta seorang manusia yang mengagungkan cinta kepada Rabb

  • iru

    Subhanalloh, Alhamdulillah..
    Alloh masih menolongku dgn tidak membiarkanku memetik bunga.
    semoga Alloh menjadikanku laiknya pemuda tadi. yg menjaga Rabb dalam hari, urusan, juga cintanya..

  • Abu Nabil

    Ana jadi terharu nih….!

  • maza

    ingat! jika cinta kita kpd Allah 100% maka Allah akan memberikan cinta-Nya kpd kita dg bukti kenikmatan Iman & islam…….termasuk jodoh yg baik DIENNYA……

  • iiin

    so sweet…. Cinta yang bener2 suci dengan ridho dari ilahi…

    Ya Allah kirim aku seorang pasangan seperti pemuda di cerita itu yang lebih menjunjung tinggi kecintaannya kepadaMu dibandingkan dengan yang lainnyaa… Amiin 1000X

  • Rizal

    Syukron… setelah membaca artikel ini ana seperti orang yang baru mengerti hakikat cinta sesungguhnya… syukronnnn….MAJU TERUS DAKWATUNA… HARAPAN ITU MASIH ADA…

  • meidiana

    CINTA,ORANG YANG BERUNTUNG AKAN MERASAKANNYA,CINTA YANG MEMBUAT HIDUP ITU INDAH,MILIKI CINTA ANDA AKAN BAHAGIA DUNIA AKHERAT.DASARNYA ADALAH MENCINTAI ALLAH.

  • ilman

    setelah banyak yang ku alami tentang cinta, ternyata begitu banyak perbedaan dengan arti cinta itu yang sebenarnya……..yang jelas kadang cinta bisa membuat bahagia, tetapi biisa pula manjadi derita…….makasih…..

  • mariadi

    bila ada cinta yang satu tentu ada cinta yang lain .
    tangan yang satu tidak akan bertepuk tampa tangan yang lain.
    bersabarlah jika kita belum menemukan cinta di dunia, mungkin allah akan menemukan cinta kita di surga nya yang indah

  • nriz

    sbhanallah. . .
    cinta . . .
    duch. . .
    cinta. . .
    kpan q mndptkannya…
    kapan aku mendapatkan cinta yang engkau ridhoi ya Allah?
    drmikian besar rahmat yang engkau brkan pada hamba2mu

  • ukhty heeda

    y Allah…tolong berikanlah kpdku seseorang yg dg mencintainya aku bisa lebih mencintai MU…
    yg dg mengenalnya aku lebih mengenalMU…
    sabarkanku dlm menunggu keputusan terbaikMU…

  • ifaret

    ya allah kenapa kisah ini sama seperti dengan kisahku yang aku alami,ya alla ya robbi aku mohon berikan aku ketabahan.dan aku mohon berikanlah dia kebahagiaan.’amin’

  • abu rosyid

    Ya Allah…Ampunkanlah hambamu ini, hamba merasa sangat berdosa telah menyia nyiakan ketulusan dan kesucian cinta yang telah istri berikan kepada hamba….ampuni hamba ya Allah….

    Ya Rabb….tiada Ilah selain Engkau, Engkau Maha Pengasih, Maha Penyayang lagi Maha Pengampun…Ampunilah hamba ya Rabbi….hamba telah melanggar larangan Mu…Yaa Rabbi lindungilah hamba dari tipu daya syaithon…peliharalah keimanan hamba dari segala perbuatan yang keji…Rabb kabulkanlah permohonan hamba…Amin

  • muhammad tri

    Ya Allah …… mencintai karena mu adalah yang terindah!

  • malamku

    huaa…
    co cwitz amat siy..
    subhanallah..
    Robb.. ijnkan aku berharap.
    jika dia nanti kau kirimkan padaku,,
    semoga cintaku padanya tak menjadikanku terlena dan berkurang dalam mengingatMu..
    jika nanti Dia membersamaiku..
    semoga apa yang Dia punya bisa menjadi penyempurna bagi diriku..
    pun sebaliknya dengannya.
    dan harapku..
    Semoga Engkau mencukupkan dirinya atas diriku, sebagai pendamping hidupku,,
    di dunia dan di akherat,,
    menjadi yang pertama dan juga untuk selamanya..
    amin..

  • Miftah Fariz

    Subhanallah…….
    Cinta memang anugerah Allah yang paling indah,
    Ya Rabb…..
    Jangan jadikan Cinta ini bagian dari murka-Mu,
    Jadikan Cinta ini sebagai tautan untuk selalu Mengingat-MU….

  • erwin

    jujur saja saya banyak pengetauan dari cerita di sini.. smoga akan banyak orang yg buka,, dan bertambah banyak org yang berfikiran pintar bagus dan barsifat sopan,,

  • fira

    Subhanallah…
    cerita yang membuat saya kembali menitikkan air mata,dan terucap doa..
    ya ALLAH,jika cinta yang kau hadirkan dalam hidupku adalah sebuah anugerah bagi diriku,dan ini merupakan bagian dari takdirmu untukku,maka jadikan hamba seseorang yang peka,dan bersabar untuk berdoa,dan memohon agar kau jadikan ia sebagai pendampingku,dimana dia akan meneruskan amanah yang dulu kau berikan kepada orang tuaku,untuk diteruskan padanya..
    amin…

  • obybudiman

    subhanallah ya Rabb..sungguh bgitu agung dan indahx cinta itu. kau sematkan dlm stiap hati kami. utk mnuntut dan menjaga kami kpd keindahan kebahagiaan dan kesetiaan utk dekat pada-MU ya Rabb…

  • zahra

    subhanallah..
    smoga bisa menjaga perasaan cinta yang sudah diberikan,. dan smoga Allah ridho dengan kita
    Amin ya Robb

  • aliabdillah sas

    ah ……………………………….. Allaaaah

  • Tanty Septianty

    Bismillah…..
    Saya merasa komentar dari teman2 yang sudah membaca artikel ini justru lebiiih so sweet…dan berasaaaa sekali atmosfer cintanya. Semoga cinta pada-Mu, tidak melebihi cintaku pada makhluk-MU…Amiiin.

  • Miftahul

    subhanallah masih adakah pemuda yang berlaku spt itu? juga masih adakah perempuan yg suci seperti itu? di jaman yang mengedepankan kesenangan dunia ini karena tipu daya syetan yang terkutuk

  • yana

    Subhanallah, luar biasa….

  • Mahar

    Syukurillah, ternyata Allah masih menjaga kita

  • sri tresny

    subhanallah……ijin share…

  • aya

    Ass_kum,,
    Kuq artikel ttg Sekuntum Cinta Pengantin Syurga g bs dbgikn??????????????
    Kan sayangggggggggg,,,,,g bs share bwt tmen”.syukron

  • ana

    Subhanallaah.. indahnya cinta yang suci..
    Bendungan mata ini pun pecah selesai membacanya T.T

  • Babas

    Ya Rabb…..izinkan aku mencintaimu melebihi cintaku kepada yg lain….

  • norly

    alhamdulillah….moga kita dpertemukan dgn jodoh yg sebenarnya……=)tetepi yang pasti hanya ALLAH cinta yang abadi………..=)

  • agus siswanto

    cinta menguatkan perasan di antara kedua belah jiwa yang di rundung asmara. mencintai karna mengharap ridho ilahi sangat lah suci. yang tidak bisa di bayar dengan harta.

  • Liya_comeleuy

    Ya Rab……..
    berikhanlah hamba rezeki cinta-Mu…
    dan cinta orang yang bermanfaat buat hamba cintanya di sisi-Mu

  • subhanallah.. semoga cinta itu dimiliki oleh jiwa2 yang mensakralkannya karena hanya dengan itu nilai cinta itu menjadi lebh agung..

  • naura janna zahira

    subhanalah… ada 1 hadits..tp sy lp siapa yg meriwayatkan, krg lbh bgni “barang siapa yg jatuh cinta, lalu ia memendam perasaan cintanya, kemudian ia mati karena kerinduan & kecintaanya itu, mk ia mati dlm keadaan syahid”

  • Zuhdi

    Ya Rabb jadikan aku golongan mereka
    golongan yang mempunyai cinta yang bermuara pada Mu…

  • Zuhdi

    Ya Rabb jadikan aku golongan mereka
    golongan yang mempunyai cinta yang bermuara pada Mu…

  • Reza_thezabrix

    mohon ijin share yah akhi.. :D

  • Ay_zzz

    Subhanallah….
    tak bisa dipertemukan dan dipersatukan di dunia ini…
    tapi dialam yg lebih indah….lebih di ridhoi…
    akan kah kisah ku seperti itu…??

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Nikah, Antara Buta Cinta dan Gagal Paham Syariat