Home / Suara Redaksi / Editorial / Bagaimana Mengoptimalkan 10 Hari Akhir Ramadhan?

Bagaimana Mengoptimalkan 10 Hari Akhir Ramadhan?

dakwatuna.comTak terasa kita berada di penghujung Ramadhan. Rasulullah saw. sangat mengagungkan 10 hari akhir Ramadhan ini, beliau bersungguh-sungguh luar biasa, tidak seperti biasanya. Beliau melakukan hal demikian, padahal beliau sudah mendapat jaminan pengampunan dari Allah swt., semua kesalahan yang terdahulu maupun yang akan datang.

Bagaimana dengan kita?? Kita yang penuh dengan dosa dan kealpaan. Tentu, kita lebih membutuhkan pengampunan Allah swt., oleh karena itu, kita lebih butuh untuk mencontoh Rasulullah saw, dalam mengagungkan 10 hari akhir Ramadhan ini, kita bersungguh-sungguh mengisinya, semoga Allah swt. memberikan rahmat-Nya kepada kita, mengampuni dosa kita dan menjauhkan kita dari api neraka. Amin

20 hari pertama Ramadhan adalah kesempatan menghimpun keta’atan dan pensucian jiwa dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban dan fadhoilul a’mal. 10 hari akhir Ramadhan adalah kesempatan berlipat bagi yang merasa kehilangan keutamaan 20 hari pertama Ramadhan sebelumnya. Allah menjadikan 10 hari akhir Ramadhan ini bak minyak kesturi perpisahan, lebih khusus lagi dengan hadiah lailatul qadar. Malam yang lebih baik dari 83 tahun beberapa bulan dalam sejarah manusia.

Kita sekarang telah menapaki 10 hari akhir Ramadhan! Kita berjumpa dengannya, mengingatkan kita saat berbahagia menyambut kedatangan Ramadhan, bahagia! Pertanyaannya adalah: Gerangan apa yang perlu kita persiapkan, yang mesti kita lakukan di hari-hari perpisahan ini?

Pembaca sekalian, mari sama-sama menuangkan ide atau pengalaman masing-masing: Bagaimana mengoptimalkan dan mengisi 10 hari akhir Ramadhan ini? Dengan ide dan pengalaman Anda, insya Allah sangat bermanfa’at bagi pembaca yang lain, karena “Barangsiapa menunjukkan kebaikan, baginya pahala seperti pelaku kebaikan itu sampai hari kiamat, tanpa dikurangi sedikitpun pahala pelaku kebaikan itu”

Silahkan isi komentar, yang praktis dan singkat. Jazakumullah khairal jaza’. (ut)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (32 votes, average: 7,72 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Teja Anugrahedi

    assalamualaikum, the last 10 Days : Begin, get the spirit, keep Hamaasah… ^^ wassalamualikum

  • Perbanyak kegiatan yg lebih bermmanfaat.
    anggarkan waktu pagi ba’da subuh-ampe 06.30 untuk tadarrus

  • InsyaAllah, mudah-mudahan selagi Stamina ini okey, kita perbanyak gizi untuk ROHANI. Dengan harapan semoga kian hari bertambah tingkat Iman Islam kita.

  • Salam Sukses

  • dihari 10 terakhir, yg jelas qta harus banyak memohon ampunan pada sang pencipta.kapan lagi Allah s.w.t. memberikan magfiroh, bulan yg penuh rahmat dan ampunan selain dibulan yg sangat suci ini. Wassalam

  • budi

    Subhanallah.. sangat banyak amalan yang dapat kita lakukan selama 10 hari terakhir Ramadhan salah satunya dengan memperbanyak i'tikaf. I'tikaf yang paling baik adalah i'tikaf yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Hal tersebut berdasarkan pada hadits Abu Hurairah, “Rasulullah biasa beri'tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari. Adapun pada tahun ketika beliau wafat, beliau beri'tikaf selama dua puluh hari.” (HR. Bukhari)

  • Bagi kita yang belum mampu menyisihkan waktu 10 hari terakhir dengan I’tikaf penuh ,selain tetap memperbanyak baca Al Qur’an, masih bisa meningkatkan kualitas waktu kita dengan ibadah2 sbb :

    1.Kapanpun Selalu berdzikir mengagungkan nama Allah SWT setiap saat menyertai kegiatan apapun kecuali sedang di Toilet.

    2. Menghidupkan semua shalat sunnah, terutama :

    – Shalat Syukrul wudlu : sering2 berwudlu walaupun tidak hendak melakukan Shalat Fardhu/Sunnah yg lain & berwudlu jauh sebelum Adzan dikumandangkan sehingga dapat melakukannya di rumah sebelum pergi ke Masjid untuk Shalat Berjamaah.

    – Shalat Tahiyatul Masjid : usahakan datang ke Masjid sebelum Adzan sehingga dapat melakukannya dengan khusyu & tidak terburu2 & minimal dapat melakukannya 6 kali sehari(5sebelum Shalat Fardhu,1 seblm. Shalat Dhuha) juga sudah pasti dapat melakukan Shalat sunnah rowatib(Qobla Fardhu) dengan tenang(khusyu) pula.

    – Shalat Dhuha di Masjid/Mushola : sehingga kita bisa mengawalinya dengan Shalat Tahiyatul Masjid, semakin banyak melakukan Shalat Sunnah yang Syar’i InsyaAllah waktu Ramadhan kita tidak sia-sia

    3. Tidak melewatkan membaca Do’a Iftitah pada setiap Shalat2 Sunnah tersebut dan membaca Surat terpanjang yang kita hapal pada setiap Shalat Sunnah terutama Ba’dal Fardhu,Dhuha & Qiyamulail atau Shalat apapun saat waktu kita leluasa. Intinya memperpanjang waktu kita dalam Shalat dengan tetap Syar’I, bukan melakukan Shalat Sunnah sekedarnya sebagai formalitas saja.

    4. Terus menambah Ilmu Ad’dien melalui berbagai media da’wah/Majelis Ilmu termasuk membeli & membaca lebih banyak buku2 Islam serta CD/VDC Islami.

    5. Tebarkan Infaq/Sodaqoh harta kita(diluar Zakat yang memang bukan milik kita=hak para Mustahik) lebih banyak dari Ramadhan tahun2 yang lalu niscaya hati kita akan merasa lebih “tidak menyasal” pada akhir Ramadan dibanding penyesalan akhir Ramadhan tahun2 yg lalu.

    6. Mencoba ber I’tikaf di Masjid pada Malam2 10 Hari terakhir semampu nya(walaupun pada siang hari tetap bekerja di kantor) mudah2an kita mendapatkan Malam Qadr yang sangat Mulia saat ber I’tikaf tersebut.

    Semoga Ramadhan kita kali ini terasa “lebih Panjang” dari Ramadhan tahun2 lalu & berkurang penyesalan kita pada penghujung Ramadhan ini…. Ammmiin

    Wassalam,

    Ado

  • meidiana

    jangan lupa IKHLAS, dan Hanya Allah yang bisa menolong.

  • Al Ghifari

    allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu'anni.. 1000x

  • malam lailatul qadar adalah malam yang paling dinantikan oleh segenap kaum muslimin tak terkecuali. pada malam itu lah Allah swt. memberikan pintu sebesar-besarnya bagi kita semua agar beribadah kepada-Nya dengan sungguh-sungguh gar bisa mendapatkan malam tersebut. oleh karena itulah giat-giatlah beramal pada malam itu. selamat berjuang………….

  • endro mulyono

    malam lailatul kodar adalah malam kemuliaan
    malam lailatul kodar adalah malam lebih baik atau sama dengn malam seribu bulan

    semoga allah melimpahkan malam ini(malam seribu bulan) kepada orang orang muslim yang patuh,taat dan selalu menjalankan perintah allah dan rasulnya dan orang orang yang menjahui segala larangan allah dan rasulnya
    allah itu esa dan kuasa atas segala sesuatu
    allahuakbar….!
    allah maha besar

  • eko nurhidayat

    mudah2’an catatan ini bisa bermanfaat..!
    dan dapat menyadarkan mereka yang sering melalai-
    kan perintahnya…..
    Amin.

  • rahmat

    Ya..ALLAH SAW. kuatkanlah hambamu dalam menyongsong 10 hari ramadhan ini..Agar kelak bersama – sama di surgamu bersama kaum Nabi Muhammad Saw.. Amiin

  • غزالي

    عن عائشة رضى الله تعالى عنها قالت:
    (كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر شد مئزره,وأحيا ليله, وأيقظ أهله.)رواه البخارى.

  • Husein

    Kalau belum mampu full berada di masjid. Sering-seringlah berangkat ke masjid. Banyak baca / menghafal Qur’an. Ikuti program i’tikaf di masjid tersebut. Hidupkan malam dengan Qiyamur Ramadhan dan tilawah Al-Qur’an. Smoga kita bertemu Lailatul Qadr. Amin.

Lihat Juga

Ilustrasi. (pkpu / izi)

Ramadhan Kekinian