08:25 - Selasa, 21 April 2015
DR. Amir Faishol Fath

Kendalikan Nafsu, Itu Jalan Ke Surga

Rubrik: Editorial | Oleh: DR. Amir Faishol Fath - 17/09/08 | 10:13 | 16 Ramadhan 1429 H

dakwatuna.com – Setiap kali kita berbiacara tentang puasa selalu kita teringat tentang pengendalian nafsu. Sebab puasa adalah ibadah mengendalikan nafsu. Dalam Al Qur’an masalah pengendalian nafsu adalah masalah penting. Dan bahkan Allah swt. menegaskan bahwa mengendalikan nafsu adalah jalan ke surga. Dalam surah An Nazi’at:40-41 Allah berfirman: Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya). Ayat ini menunjukkan beberapa makna:

Pertama, bahwa setiap manusia dihadapkan kepada dua kekuatan yang saling tarik-menarik: kekuatan takut kepada Allah dan kekuatan hawa nafsu. Bila takutnya kepada Allah lebih kuat, maka ia akan mengendalikan nafsunya. Begitu nafsu dikendalikan, syetan tidak berdaya menggodanya. Ketika syetan tidak berdaya, maka amalnya akan selalu baik. Karena itu dalam bulan Ramadhan kita menyaksikan masjid-masjid penuh, siang maupun malam. Dan suasana seperti itu sulit kita temukan di luar Ramadhan. Sebab begitu nafsu makan dibuka, syetan kembali berkuasa. Karena itu sebagian ulama mengatakan bahwa dari dibukanya nafsu makan terbuka otomatis pintu-pintu syetan untuk menguasai manusia. Jelasnya bahwa dengan kuatnya rasa takut kepada Allah yang pertama kali akan dikendalikan nafsu. Lalu dari sini pintu-pintu kebaikan akan terbuka lebar. Bila amal baik terus-menerus dilakukan secara istiqamah, maka ia akan masuk surga.

Kedua, menguatkan rasa takut kepada Allah (khaafa maqaama rabbihi) adalah modal utama untuk senantiasa istiqamah bermal saleh. Karena itu dalam Al Qur’an Allah swt. Selalu menekankan pentingnya membangun al kahuf atau al khasyyah ini.  Pada ayat sebelumnya di surat An Nazi’at juga, Allah swt. memerintahkan Nabi Musa agar mengajak Fir’un supaya takut kepada Allah. Sebab dengan takut kepada Allah Fir’un tidak akan bertindak sombong lagi. Jadi sikap sombongnya Fira’un mucul karena tidak adanya khasyyah. Dan khasyyah tidak akan muncul tanpa ilmu, Allah berfirman innama yakhsyallahu min ibaadihil ulamaa’u (sesungguhnya hanya orang yang punya ilmu yang takut kepada Allah) (QS. Fathir:28). Karena itu Nabi Musa diutus untuk mengajarkan kepada Fir’aun hakikat kekuasaan Allah swt. Sampai-sampai Nabi Musa menunjukkan mukjizatnya yang agung (al aayatal kubraa) hanya untuk meyakinkan Fir’aun, tetapi ternyata Fir’aun tetap bertahan dalam kekafiran. Bahkan Fir’aun malah mendeklarasikan dirinya sebagai tuhan dengan berkata: ana rabbukumul a’laa (aku tuhanmu yang paling tinggi). Suatu kenyataan bahwa tanpa rasa takut yang kuat nafsu akan berkuasa. Puncak gejolak nafsu adalah kesombongan. Allah lalu menjelaskan bahwa dalam peruistiwa Fir’aun terdapat pelajaran bagi orang yang takut kepada Allah. Lagi-lagi masalah takut khasyyah dipertagas oleh Allah swt. Menunjukkan betapa pentingnya membangun rasa takut untuk mecapai ketaatan yang maksimal.

Ketiga, mengendalikan nafsu adalah kata kunci untuk mencapai surga. Karena itu dalam ayat di atas Allah swt. langsung menegaskan: fainnal jannata hiyal ma’wa. Bahwa hanya dengan mengendalikan nafsu seseorang akan menjadi baik dan penuh amal saleh. Berbagai kemaksiatan yang menghancurkan hidup manusia, itu pasti ujung-ujungnya adalah karena ikut nafsu. Dengan demikian tidak ada kebaikan sama sekali bila ternyata nafsu dibebaskan tanpa kendali. Ibadah puasa membuktikan bahwa mengendalikan nafsu bukan suatu yang mustahil. Lebih-lebih bahwa pengendalian nafsu ketika puasa adalah pengendalian dari halal. Maka dengan ibadah puasa kelak tidak ada alasan untuk berbuat yang haram. Artinya bisa dikatakan kepada mereka: engkau telah menahan nafsu dari yang halal, maka tidak ada alasan bagimu untuk melaukan yang haram. Ini suatu bukti, bahwa nafsu sebenarnya sangat lemah. Nafsu tidak akan mampu memaksa seseorang melakukan dosa. Bisa ada seseorang yang terjerumus dosa itu bukan karena dahsyatnya nafsu, melainkan kerena lemahnya iman. Dengan demikian jalan satu-satunya untuk mengendalikan nafsu adalah kuatkan iman, Karena itu Allah panggil yaa ayyuhalladziina aamanuu (wahai orang yang beriman) dalam perintah puasa pada ayat 183 surah Al Baqarah. Suatu indikasi bahwa hanya orang-orang yang kuat imannya yang akan bersungguh-sungguh mengendakikan nafsunya. Wallahu’alm bishshawab.

Tentang DR. Amir Faishol Fath

Lahir di Madura,15 Februari 1967. Setelah tamat Pondok Pesantren Al Amien, belajar di International Islamic University Islamabad IIUI dari S1 sampai S3 jurusan Tafsir Al Qur’an. Pernah beberapa tahun menjadi… [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Ardne

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (47 orang menilai, rata-rata: 9,23 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.dakwatu.com Anita

    As.wr.wb,,,mudah2an kita termasuk orang yg selalu merindukan Jannahti firdaus,dengan begitu kita selalu menjaga atau mampu mengendalikan nafsu

  • sandi permana

    assalamualaikum

    18 September 2008 ba’da sholat Isya menjelang tarawih di Masjid Al-Azhar saya dapat stiker tentang situs Dakwatuna. kemudian saya buka situs tersebut.

    Saya sangat apresiatif dengan adanya situs ini. sudah saatnya dakwah lebih banyak menembus dunia maya sehingga pesan-pesa Al-Qur’an dan sunah Nabi dapat diakses kapan saja dan dimana saja selama masih mudah mengakses internet.

    saya bisa kapan saja membuka situs ini karena memang di kantor saya ada pasilitas internet, jadi kapanpun dengan mudah saya dapat tausiyah.

    mungkin untuk lebih menarik, bisa dimasukkan cerita menarik tentang perjalanan hidup seseorang yang mendapat hidayah Allah, karena kebanyakan orang-orang suka dengan cerita.

    orang-orang tersebut bisa artis, pemulung, tukang sopir dsb.

    maju terus untuk Dakwatuna.
    wassalam

  • http://www.stiami.ac.id Gunardi

    Assalammu’alaikum Wr.Wb

    Mungkin sama dengan yang lain mengenai dakwatuna.com yakni kami dapat membuka dan akses ini yang kebetulan ada akses ke internet ditempat kami bekerja yang mana tugas kami penyampai informasi pula. Maka dengan mencatat alamat dakwatuna.com ini ketika Dr Amir Faishol Fath menyampaikan bedah buku The Seven Islamic Habits di SDIT Permatahati Cibitung. Kemudian dari bedah buku dan membelinya langsung kami tunjukkan pada atasan kami ternyata dapat tanggapan positif bahkan kami diperintahkan untuk menambah buku tersebut guna untuk menambah wawasan karyawan yang lain serta dosen dilikungan kami. Pun mendapat sambutan yang bagus.Dengan dakwatuna ini Insya Allah banyak manfaatnya kami dapat belajar dan menyampaikan kepada yang belum mendengar dan membacanya
    Amiin

    Wassalam

  • http://www.friendster.com/fajarwatidewi Dewi Fajar

    Assalamualaikum,
    Thanks atas artikelnya, tepat banget dg diriq yg lgi belajar manahan nafsu…

    Sukses trus buat Dakwatuna

  • Iwan Budiarso

    Assalamualaikum.. Wr.Wb.

    Puji syukur ke hadirat Allah Subkhanahu Wataala,yang telah memberikan nikmat Iman n Sehat karenaNya kita dapat menikmati kemudahan menimba ilmu di dunia maya dengan menjelajahi Dunia Dakwatuna.com..disini banyak sekali yang saya dapatkan tentang agama Islam, dan ini sangat pas, cocok, tepat, right, good, beautiful buat saya, yang sedang haus untuk selalu membutuhkan taujih dan taujih… Alhamdulillah….Ya rabbana….
    trimakasih saya sampaikan kepada sahabatku yang baik, Umi Irma Faety FE EP UNNES 2004 yang telah memberikan info situs dakwatuna.com…Sukron Ukhti….semoga bermanfaat.

    Saudaraku…….I was suggested by my teacher:
    NO BODY IS PERFECT IN THIS WORLD BUT WE ALWAYS TRAY AND TRAY THE BEST THINGS AND EFFORT HARD TO GED ” THE BIG RIWARDS/ PAHALA” FROM ALLAH…MAY ALLAH BLESS US FOREVER IN THIS WORLD AND HEREAFTER(illa yaumil akhir). Amin….
    Let’s read….

  • sukocomulyo

    assalamu’alaikum warokhmatullahi wabarokatuh.
    Alhamdulillahir robil ‘alamin.
    Makasih banget buat dakwatuna yang selalu mengirimkan artikel tentang meningkatkan keimanan & ketaqwaan kita pada Allah SWT melalui dunia maya yang sangat bermanfaat bagi saya dan para jamaah sholat tarawih Masjid Al-Furqoon di Jalan Anggrek Kelurahan Patokan Kec.Situbondo.
    Tolong dikirimi kumpulan khotbah idul fitri 1429 H saya tunggu.
    Wassalam.

  • http://lestariforever999.blogspot.com Tri

    Bagus artikelnya terutama untuk ngingetin diri saya.

  • Lita Budiarti Pamungkas

    Assalamualaikum
    Subhanallah…ruhiyah ini seakan di charge oleh untaian kata yang penuh makna…

  • urip_uyik_supriadi

    Ass Wr Wb

    Apapun yang terjadi dan kalau perlu iman harus sering diasah untuk meningkatkan ketakwaan kita amin

  • Nata

    Assalamualikum…
    Subhannallah…, smoga Qt di golongkam ke dalam golongan orang-orang yang mampu mengendalikan nafsu selama dan seusai Ramadhan, amin…
    Semangat saudaraku…
    Love you coz Allah
    Allahuakbar!!!!
    Hamasa!!!!
    Wassalam….

  • Dani

    I LOVE ALLAH

    • Al’kausar

      Ass. wr. wb.

      SLAM IS MY CHOISE…………………. AKU BANGGA TERLAHIRKAN DALAM ISLAM………………. GIVE GREETING FOR ISLAM RELIGIOUS……………………..

      Wsslam

  • syufia aryani

    Ya Allah Ya rahman…
    semoga bulan ramadhan kali ini hati hamba dn masyarakat indonesia tunduk dan taat akan petunjukmu….
    dan nafsu negatif lengser…nafsu positif akan ibadah muncul mnggebu.
    amiiiiiin

Iklan negatif? Laporkan!
79 queries in 1,541 seconds.