ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Nembak!

Bagaimana Mengoptimalkan 10 Hari Akhir Ramadhan?

21/9/2008 | 20 Ramadhan 1429 H Please wait

Kirim Print

dakwatuna.com – Tak terasa kita berada di penghujung Ramadhan. Rasulullah saw. sangat mengagungkan 10 hari akhir Ramadhan ini, beliau bersungguh-sungguh luar biasa, tidak seperti biasanya. Beliau melakukan hal demikian, padahal beliau sudah mendapat jaminan pengampunan dari Allah swt., semua kesalahan yang terdahulu maupun yang akan datang.

Bagaimana dengan kita?? Kita yang penuh dengan dosa dan kealpaan. Tentu, kita lebih membutuhkan pengampunan Allah swt., oleh karena itu, kita lebih butuh untuk mencontoh Rasulullah saw, dalam mengagungkan 10 hari akhir Ramadhan ini, kita bersungguh-sungguh mengisinya, semoga Allah swt. memberikan rahmat-Nya kepada kita, mengampuni dosa kita dan menjauhkan kita dari api neraka. Amin

20 hari pertama Ramadhan adalah kesempatan menghimpun keta’atan dan pensucian jiwa dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban dan fadhoilul a’mal. 10 hari akhir Ramadhan adalah kesempatan berlipat bagi yang merasa kehilangan keutamaan 20 hari pertama Ramadhan sebelumnya. Allah menjadikan 10 hari akhir Ramadhan ini bak minyak kesturi perpisahan, lebih khusus lagi dengan hadiah lailatul qadar. Malam yang lebih baik dari 83 tahun beberapa bulan dalam sejarah manusia.

Kita sekarang telah menapaki 10 hari akhir Ramadhan! Kita berjumpa dengannya, mengingatkan kita saat berbahagia menyambut kedatangan Ramadhan, bahagia! Pertanyaannya adalah: Gerangan apa yang perlu kita persiapkan, yang mesti kita lakukan di hari-hari perpisahan ini?

Pembaca sekalian, mari sama-sama menuangkan ide atau pengalaman masing-masing: Bagaimana mengoptimalkan dan mengisi 10 hari akhir Ramadhan ini? Dengan ide dan pengalaman Anda, insya Allah sangat bermanfa’at bagi pembaca yang lain, karena “Barangsiapa menunjukkan kebaikan, baginya pahala seperti pelaku kebaikan itu sampai hari kiamat, tanpa dikurangi sedikitpun pahala pelaku kebaikan itu”

Silahkan isi komentar, yang praktis dan singkat. Jazakumullah khairal jaza’. (ut)

email

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (29 orang menilai, rata-rata: 7,59 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • Teja Anugrahedi

    assalamualaikum, the last 10 Days : Begin, get the spirit, keep Hamaasah… ^^ wassalamualikum

  • http://www.yahoo.com ropii

    Perbanyak kegiatan yg lebih bermmanfaat.
    anggarkan waktu pagi ba’da subuh-ampe 06.30 untuk tadarrus

  • http://dakwatuna.com yanastree anegout

    InsyaAllah, mudah-mudahan selagi Stamina ini okey, kita perbanyak gizi untuk ROHANI. Dengan harapan semoga kian hari bertambah tingkat Iman Islam kita.

  • http://dalang-jemblung.com Dalang Jemblung

    Salam Sukses

  • http://www.yahoo permata

    dihari 10 terakhir, yg jelas qta harus banyak memohon ampunan pada sang pencipta.kapan lagi Allah s.w.t. memberikan magfiroh, bulan yg penuh rahmat dan ampunan selain dibulan yg sangat suci ini. Wassalam

  • budi

    Subhanallah.. sangat banyak amalan yang dapat kita lakukan selama 10 hari terakhir Ramadhan salah satunya dengan memperbanyak i'tikaf. I'tikaf yang paling baik adalah i'tikaf yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Hal tersebut berdasarkan pada hadits Abu Hurairah, “Rasulullah biasa beri'tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari. Adapun pada tahun ketika beliau wafat, beliau beri'tikaf selama dua puluh hari.” (HR. Bukhari)

  • http://www.dakta.com Ado

    Bagi kita yang belum mampu menyisihkan waktu 10 hari terakhir dengan I’tikaf penuh ,selain tetap memperbanyak baca Al Qur’an, masih bisa meningkatkan kualitas waktu kita dengan ibadah2 sbb :

    1.Kapanpun Selalu berdzikir mengagungkan nama Allah SWT setiap saat menyertai kegiatan apapun kecuali sedang di Toilet.

    2. Menghidupkan semua shalat sunnah, terutama :

    - Shalat Syukrul wudlu : sering2 berwudlu walaupun tidak hendak melakukan Shalat Fardhu/Sunnah yg lain & berwudlu jauh sebelum Adzan dikumandangkan sehingga dapat melakukannya di rumah sebelum pergi ke Masjid untuk Shalat Berjamaah.

    - Shalat Tahiyatul Masjid : usahakan datang ke Masjid sebelum Adzan sehingga dapat melakukannya dengan khusyu & tidak terburu2 & minimal dapat melakukannya 6 kali sehari(5sebelum Shalat Fardhu,1 seblm. Shalat Dhuha) juga sudah pasti dapat melakukan Shalat sunnah rowatib(Qobla Fardhu) dengan tenang(khusyu) pula.

    - Shalat Dhuha di Masjid/Mushola : sehingga kita bisa mengawalinya dengan Shalat Tahiyatul Masjid, semakin banyak melakukan Shalat Sunnah yang Syar’i InsyaAllah waktu Ramadhan kita tidak sia-sia

    3. Tidak melewatkan membaca Do’a Iftitah pada setiap Shalat2 Sunnah tersebut dan membaca Surat terpanjang yang kita hapal pada setiap Shalat Sunnah terutama Ba’dal Fardhu,Dhuha & Qiyamulail atau Shalat apapun saat waktu kita leluasa. Intinya memperpanjang waktu kita dalam Shalat dengan tetap Syar’I, bukan melakukan Shalat Sunnah sekedarnya sebagai formalitas saja.

    4. Terus menambah Ilmu Ad’dien melalui berbagai media da’wah/Majelis Ilmu termasuk membeli & membaca lebih banyak buku2 Islam serta CD/VDC Islami.

    5. Tebarkan Infaq/Sodaqoh harta kita(diluar Zakat yang memang bukan milik kita=hak para Mustahik) lebih banyak dari Ramadhan tahun2 yang lalu niscaya hati kita akan merasa lebih “tidak menyasal” pada akhir Ramadan dibanding penyesalan akhir Ramadhan tahun2 yg lalu.

    6. Mencoba ber I’tikaf di Masjid pada Malam2 10 Hari terakhir semampu nya(walaupun pada siang hari tetap bekerja di kantor) mudah2an kita mendapatkan Malam Qadr yang sangat Mulia saat ber I’tikaf tersebut.

    Semoga Ramadhan kita kali ini terasa “lebih Panjang” dari Ramadhan tahun2 lalu & berkurang penyesalan kita pada penghujung Ramadhan ini…. Ammmiin

    Wassalam,

    Ado

  • meidiana

    jangan lupa IKHLAS, dan Hanya Allah yang bisa menolong.

  • Al Ghifari

    allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu'anni.. 1000x

  • http://yahoo.com zaini

    malam lailatul qadar adalah malam yang paling dinantikan oleh segenap kaum muslimin tak terkecuali. pada malam itu lah Allah swt. memberikan pintu sebesar-besarnya bagi kita semua agar beribadah kepada-Nya dengan sungguh-sungguh gar bisa mendapatkan malam tersebut. oleh karena itulah giat-giatlah beramal pada malam itu. selamat berjuang………….

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia