Home / Suara Redaksi / Editorial / Ramadhan Kariim

Ramadhan Kariim

dakwatuna.com Alhamdulillah, do’a-do’a kita dikabulkan Allah swt. Kita dipertemukan dengan Ramadhan untuk yang kesekian kalinya. Kita tetap berdo’a, semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang terbaik bagi kita di sisi Allah swt.

Ikhwah dan akhawat fillah, pengunjung situs www.dakwatuna.com yang dimuliakan Allah SWT, kami mengucapkan:

“Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan 1429 H. Semoga Allah menganugerahkan kepada kita, kepada Anda dan umat Islam semua kebaikan, kemudahan, keberkahan, ampunan, rahmat dan pembebasan dari api neraka.” Amin

Menyambut Ramadhan adalah dengan menyiapkan jiwa dan mengkondisikan qalbu, dengan melaksanakan taubatan nashuha, taubat yang sebenarnya.

Muslim dan muslimah hendaknya memasuki Ramadhan dalam keadaan bertaubat, beristighfar, dan kembali kepada Tuhannya, dengan niat yang benar dan tekad yang kuat.

Tidak sedikit umat muslim sebelum kedatangan Ramadhan menyiapkan hanya dengan sesuatu yang melezatkan fisik berupa aneka makanan dan minuman, padahal Ramadhan adalah bulan shaum atau puasa.

Allah swt. menghadirkan bulan ini adalah dalam rangka menyiapkan qalbu dan jiwa untuk bertaqwa. Allah swt. berfirman:

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” Al Baqarah:183

Saudaraku, bulan Ramadhan merupakan bulan “semi bagi kehidupan lebih Islami”, karena kehidupan begitu berubah segalanya.

Akal berubah, dengan ilmu dan pengetahuan. Bulan Ramadhan adalah bulan kajian dan ceramah. Qalbu berubah, dengan membaca Al Qur’an, dzikir, dan do’a. Fisik berubah, pencernaan menjadi lebih stabil dan normal, sehingga lebih sehat, karena faktor sakit lebih banyak disebabkan oleh pencernaan atau makanan.

Bulan Ramadhan adalah bulan dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka. Dengan demikian, bulan ini memberi pengaruh besar bagi kehidupan umat muslim, mereka terdorong untuk memperbanyak amal kebaikan, mempersedikit keburukan, bahkan manusia berlomba dalam memberi sedekah.

Kebanyakan umat muslim mengeluarkan zakat, infaq, dan sedekahnya di bulan Ramadhan, sehingga mereka memperoleh kelipatan pahala.

حديث رسول الله (ص) “من أدى فيه فريضة كان كمن أدى سبعين فريضة فيما سواه”

Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa melaksanakan kewajiban, baginya seperti orang yang melaksanakan tujuh puluh kewajiban di luar Ramadhan.”

Oleh karena itu, saudaraku, terbuka peluang yang sangat lebar bagi Anda untuk berkontribusi dengan zakat, infaq dan sedekah Anda dalam rangka menyebarkan Pemikiran Islam lewat situs kita tercinta ini www.dakwatuna.com.

Kontribusi finansial Anda –silahkan klik Donasi Dakwah – akan sangat membantu bagi tersebarnya nilai dakwah ini ke seluruh pelosok dunia. Dan karena itu, pahala yang akan Anda raih, sebanyak orang yang mengambil manfaat dari situs ini, menjadi amal jariah Anda, insya Allah.

وجزاكم الله خيراُ

Lembaga Kajian Dakwatuna

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • sukocomulyo

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Dakwatuna , kalau kita renungkan dalam qalbu tentang puasa/syaum kelihatannya orang menyepelekan/mengentengkan apa sebenarnya yang terkandung dalam bulan yang penuh rahmat, maghfiroh dan penyelamatan dari api neraka. Sehingga waktu yang hanya sangat pendek ini banyak dilupakan dan tidak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat untk kepentingan akherat, tapi justru mengedepankan kepentingan duniawinya saja. Masih banyak orang-orang yang mengaku beragama Islam, dalam bulan romadhon seenaknya pada siang hari nyangkruk di warung-warung pinggir jalan, makan minum seenaknya tanpa menghiraukan saudara kita yang lagi berpuasa. Fenomena ini menunjukkan bahwa bulan romadhon dianggap bulan yang tidak mengandung banyak pahala yang diturunkan oleh Allah SWT.dan rugilah dia ( orang-orang) yang tidak memanfaatkan bulan puasa untuk bertaubat pada Allah SWT. semoga bagi ummat Islam yang sedang menjalan puasa romadhon 1429 H akan diterima dan diridhoi oleh Allah SWT, diampuni dosa-dosanya , dan diselamatkan dunia dan akherat. Amin ya Robal ‘alamin.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Nyalakan Iman Dalam Kehidupan, Refleksi Ibadah Puasa Ramadhan