Home / Suara Redaksi / Editorial / Permohonan Ma’af Atas Keterlambatan Buku Pintar

Permohonan Ma’af Atas Keterlambatan Buku Pintar

dakwatuna.comAl hamdulillah, ternyata penawaran Buku Pintar Ramadhan dari Lembaga Kajian Dakwatuna (LKD) mendapat sambutan yang tidak kami duga sebelumnya. Luar biasa, yang memesan sangat banyak, dari berbagai penjuru Indonesia bahkan manca negara, Malaysia. Mayoritas pemesanan dari lembaga perkantoran dan instansi masjid, selebihnya pemesanan personal.

Jumlah pemesan variatif, mulai dari yang di bawah seratus (tanpa logo) sampai yang seribu, seribu lima ratus, bahkan dua ribu buku (dengan mencantumkan logo lembaga atau perusahaan).

Proses Produksi atau cetak pun bergelombang, sesuai dengan waktu pemesanan. Pemesanan pertama (cetakan pertama) sejumlah lima ribu dua ratus (5200), dan al hamdulillah sudah kami distribusikan semua. Jazakumullah khaira.

Nah, setelah cetakan pertama ini beredar, subhanallah, pemesanan membanjiri kami, dua kali lipat, sejumlah sepuluh ribu (10 000) buku, baik yang mencantumkan logo lembaga (dan jumlahnya masih dominan, sekitar enam ribu lima ratus) maupun tanpa logo.

Di sinilah kami mengalami beberapa kendala:

Pertama, cetakan kedua ini, kami berusaha merevisi (yang salah cetak) dan menyempurnakan (penambahan penjelasan) dari cetekan sebelumnya. Proses revisi ini membutuhkan waktu. Waktu penyempurnaan layout, proses pembuatan film baru, proses pembuatan plat.

Kedua, proses cetak isi atau konten. Buku dengan ketebalan seratus tiga puluh dua (132), dengan dicetak sepuluh ribu kali (10 000). Dua mesin sekaligus dijalankan –mesin besar dan kecil-, namun yang menjadi kendala lain adalah, operator mesin besar ternyata baru menikah. Praktis beberapa hari mesin besar ini tidak operasi.

Ketiga, proses susun buku. Subhanallah, para pekerja menyusun buku dengan tanpa kenal lelah, dilembur, sampai pukul empat pagi, dan paginya mereka harus melanjutkan kerjanya itu sampai kelar. Semoga kerja keras mereka semua menjadi amal jariah, biidznillah. Amin.

Keempat, proses bending buku. Kalau proses cetak cover dengan beragam logo dan agenda yang berbeda-beda praktis tidak mengalami kesulitan, insya Allah. Namun yang pelik adalah proses bending buku. Antri. Harus terlebih dahulu dikomunikasikan, apakah buku bisa dimasukkan atau belum bisa. Kalau buku bisa dimasukkan, harus lobi ke beberapa pekerja yang menanganinya, agar bisa dikerjakan lebih cepat atau di dahulukan. Tentunya, dengan mempertimbangan kualitas bendingan yang bagus dan kuat. Al hamdulillah hasil cetakan pertama bagus.

Sisi lain adalah adanya pemesanan buku secara bergelombang, dan boleh jadi last minute (bagi yang menyertakan logo). Yang boleh jadi waktu pemesanannya sangat singkat, kurang dari seminggu dari Ramadhan. Menjadikan kami, harus menyusun dan mengatur produksinya dengan cepat.

Inilah kali pertama LKD berhubungan dengan dunia cetak mencetak buku. Tidak sederhana, rumit dan tentunya harus penuh kesabaran dan do’a.

Ya, kalau sudah berhubungan dengan pihak lain atau pihak ketiga, terkadang hitungan-hitungan yang sudah antisipatif dan detail bisa meleset. Inilah yang dialami oleh LKD.

Pelajaran penting dari proses pembuatan buku ini adalah, do’a dan sabar.

LKD sudah berusaha keras untuk memenuhi target pemesan, dan begitu juga dengan proses cetak kontennya, namun hasil jadinya belum bisa seperti yang kita harapkan.

Oleh karenanya, LKD menghaturkan beribu ma’af atas proses yang memakan waktu ini, dan do’a agar penerbitan berjalan dengan lancar dan hasil yang optimal.

Semoga kehadiran Buku Pintar Ramadhan ini mampu memberi kontribusi pemikiran dan reverensi pengetahuan dalam rangka pencerdasan dan kemajuan umat muslim, biidznillah.

Dan semoga setiap kita, baik sebagai pemesan -secara lembaga atau personal-, penerbit, percetakan, LKD, penulis dan semua yang membantu kelancaran pembuatan Buku Pintar Ramadhan ini, diikhlaskan niatnya, diterima amal shalehnya, menjadi amal jariah dan dibalas oleh Allah swt. dengan ahsanul jaza’, sebaik-baik balasan, fiddunya wal akhirah. Amin Yaa Rabbanaa. (ut)

Redaktur:

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Tasyakuran dan Launching buku 'Suatu Subuh di Sukamiskin'. (LNA/dakwatuna)

Bedah Buku ‘Suatu Subuh di Sukamiskin’, Majlis Ilmu yang Lahir dari Rahim Penjara