Home / Dasar-Dasar Islam / Hadits / Memuliakan Teman

Memuliakan Teman

dakwatuna.com Memuliakan teman berarti menjaga dan menunaikan hak-hak mereka. Abdullah Nasih ‘Ulwan dalam Tarbiyatul ‘Awlaad Fil Islam menyebutkan bahwa hak-hak tersebut adalah:

1. Mengucapkan salam ketika bertemu.

Rasulullah saw. bersabda, “Kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan kepada sesuatu yang apabila kalian kerjakan niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (As-Syaikhani)

2. Menjenguk Teman Ketika Sakit

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Musa Al-Asyari bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jenguklah orang yang sakit; beri makanlah orang yang lapar dan lepaskanlah orang yang dipenjara.

Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, Hak seseorang Muslim terhadap Muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.

3. Mendoakan Ketika Bersin

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu bersin, hendaklah ia mengucapkan al-hamdu lillah (segala puji bagi Allah), dan saudaranya atau temannya hendaknya mengucapkan untuknya yarhamukallah (semoga Allah mengasihimu). Apabila teman atau saudaranya tersebut mengatakan yarhamukallah (semoga Allah mengasihimu), kepadanya hendaklah ia mengucapkan yahdikumullah wa yushlihu balakum.”

Ibnu Majah dan At-Tarmidzi meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa menjenguk orang sakit atau berziarah kepada seorang saudara di jalan Allah, maka ia akan diseru oleh seorang penyeru, Hendaklah engkau berbuat baik, dan baiklah perjalananmu, (karenanya) engkau akan menempati suatu tempat di surga.

5. Menolong ketika kesempitan

Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Ibnu Umar r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak boleh berbuat zalim kepadanya dan tidak boleh menyia-nyiakannya (membiarkan, tidak menolongnya). Barangsiapa menolong kebutuhan saudaranya, maka Allah akan menolong kebutuhannya. Barangsiapa menyingkirkan suatu kesusahan dari seorang muslim, niscaya Allah akan menyingkirkan darinya suatu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat.

6. Memenuhi undangannya apabila ia mengundang

Asy-Syaikhani meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, Hak seseorang Muslim terhadap Muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.

7. Memberikan ucapan selamat

Ad-Dailami meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. “Barangsiapa bertemu saudaranya ketika bubar dari sholat Jum’at, maka hendaklah ia mengucapkan, Semoga (Allah) menerima (amal dan doa) kami dan kamu.

8. Saling memberi hadiah

At-Thabrani meriwayatkan dalam AlAusath dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda, “Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.

Ad-Dailami meriwayatkan dari Anas secara marfu’, “Hendaklah kalian saling memberi hadiah karena hal itu dapat mewariskan kecintaan dan menghilangkan kedengkian.

Imam Malik di dalam Al-Muwaththa’ meriwayatkan, “Saling bermaaf-maafkanlah, niscaya kedengkian akan hilang. Dan saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai dan hilanglah permusuhan.”

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Gilang SP

    mari kita hidupkan sunnah memuliakan teman, karena ini akan menjadikan nilai2 islam tersebar dimasyarakat

  • banyak diantara kita yang melupakan sunnah rasululloh untuk memuliakan teman, yang ada menggunjing, memanggil dengan panggilan yang tidak disukai kawannya, iri melihat kawannya sukses, berkata2 yg melukai hati kawannya dll….

    • P4dly86

      teruskan silaturahim ( ukhuwah ini )….jangan kau kotori karena kedengkian kita kepada saudara kita yang lebih dari kita.,,bahkan sebalik nya jadikan ia sebagai inspirator untuk kita..,.,..,.

  • Kenapa orang Islam semakin hari semakin asing dengan ajarannya, lalu bagaimana mereka akan mengamalkan agamanya seandainya ianya asing dengan ajaran Islam. Semoga kita adalah orang yang senantiasa merindukan Islam tegak dibumi tercinta ini sehingga kita bisa merasakan hukum Alloh tegak dimuka bumi.

  • nana

    memuliakan teman.. ehm.ehm subhanallah apabila ada orang yang sudah bisa memenuhi hakikatmemuliakan teman good boy/girl, itu berarti kita tinggal naik satu peringkat tentang bagaimana mengerti arti ukhuwah. keep ukhuwah 4 ever. surga menanti orang-orang yang bisa mengerti arti berukhuwah ato bersaudara. di tungu ya di pintu surga. he.he.he

  • juanda

    Mari kita hidupkan sunnah dalam keseharian kita (IHYAU-SSUNNAH FIL HAYAH). Sungguh betapa indahnya Islam ini jika ummatnya senantiasa menghiasi hidupnya dgn menghidupkan sunnah2 Rasulullah di tengah masyarakat yang serba materialistis,hedonisme & permisivisme. Jadilah setiap kita menjadi seorang GUROBA (orang asing); yg melakukan sesuatu yg "asing" di tengah2 ke"asingan" dan berbahagialah orang2 "asing"….

  • hidtaz

    lebih baik punya seribu teman dari pada punya satu musuh. semoga Allah mempersaudarakan kita di dunia dan di syurga nanti.

  • Hendra Sugiantoro

    Mari kita saling memuliakan.

  • nanang

    INDAH MEMANG….tapi kapankah itu akan terwujud jikalau itu semua hanya menjadi buah manis bibir setaip muslim dari kita? Dan teman tidak hanya sekedar usia muda, tetapi kapanpun dan dimanapun itu, janganlah sampai kita lupa akan teman. dan memuliakan teman tidak hanya sekedar kata-kata "mulia" tapi lebih dari itu, terutama dikala kita sedih dan gembira, ingatlah akan teman kita . sehingga kita bisa belajar hidup peduli terhadap sesama, hingga tercipta hidup damai, saling menghargai, penuh kasih dan sayang. Amiiiiin

  • widia

    mulailah dari diri kita, jangan terlalu berharap orang lain,jangan harap balasan teman, beramal hanya karena Allah, Insyaallah terwujud.

  • ali sadikin

    SURGA ALLAH ITU INDAH,,, TINGGGAL GIMANA MENUJU SURGA ITUUU,, MOGA KITA MENDAPATKANNYA,,,

  • Tolhah bil janan

    Mak nyos tenan kalauberbicara memuliakan teman.emang teman yang mulia santapan kita yang paling lezat.

Lihat Juga

Ilustrasi. (flickr.com/photos/lumaxart)

Tak Ada Teman Maupun Lawan Abadi Dalam Politik, yang Ada Hanyalah Kepentingan Atau Keluarga