15:45 - Kamis, 23 Oktober 2014

Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Kosong?!

Rubrik: Berita | Kontributor: dakwatuna.com - 29/06/08 | 23:55 | 24 Jumada al-Thanni 1429 H

dakwatuna.com - Paris, setelah kurang dari satu bulan adanya warning dari salah seorang pendeta Vatikan, berupa issu apa yang mereka sebut sebagai “Islamisasi Eropa”, di Perancis diadakan kegiatan Pertemuan Akbar Umat Masehi di bawah koordinasi Gereja Katholik, dengan agenda mengkaji Islam, upaya pengenalan Islam, sejarah dan peradabannya. Di tengah-tengah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh beberapa uskup, tentang sebab kenapa masjid selalu penuh dengan orang shalat, sedangkan gereja kosong dari orang beribadah di Eropa secara umum.

Gereja Katholik merasa perhatian dengan adanya fenomena tersebar dan meluasnya Islam, berkembangnya pemeluk agama Islam secara pesat di Perancis dan Eropa.

Yang membuat mereka tambah heran adalah, tempat diadakannya kegiatan itu, ternyata melewati sebuah masjid kecil yang penuh dengan jama’ah Jum’atan. Di situ dikumandangkan khutbah dan selanjutnya didirikannya shalat Jum’at.

Perhelatan akbar itu diikuti sekitar 40 uskup dari seluruh penjuru Perancis. Salah seorang uskup berkomentar, bahwa pertanyaan seputar berkembangnya Islam secara pesat sudah ada semenjak beberapa tahun lalu, dan pentanyaan itu adalah, apa rahasia masjid penuh di Perancis, berbeda sama sekali dengan kondisi Gereja yang malah dijauhi?!

Sekularisasi… Adalah Sebabnya

Kajian seputar mengapa orang Perancis meninggalkan gereja, telah diungkapkan oleh seorang uskup, Michal. Ia berkata: “Fenomena ini bukanlah hal baru, karena ini berkaitan erat dengan sejarah permusuhan panjang antara negara dan gereja, di mana dalam banyak periode yang panjang, gereja dipinggirkan peranannya dalam kehidupan secara umum.”

Sebagaimana juga masyarakat Perancis lebih cenderung sekular, memisahkan agama dengan kehidupan atau negara.

Para peserta sepakat bahwa masjid-masjid di Perancis mejadi bukti penerimaan luar biasa masyarakat Perancis, dan itu tidak hanya dari kalangan imigran, justeru banyak juga dari orang-orang Perancis asli dari generasi ke dua atau ke tiga, yang mereka sama sekali tidak bisa berbahasa Arab.

Data statistik resmi Pemerintah Perancis menyebutkan bahwa jumlah orang yang kembali dan masuk ke agama Islam di Perancis sampai sekarang ada lima puluh (50) ribu orang, sedangkan total muslim Perancis ada enam (6) juta jiwa.

Pelataran Sebagai Bukti

Bukti jelas bahwa masjid mendapat penerimaan yang luar biasa dari masyarakat Perancis adalah tidak tertampungnya jama’ah shalat Jum’at di masjid, sehingga harus digelas tikar dan sajadah sampai ke luar area masjid, dan ini kadang menyulitkan samping kiri-kanan lingkungan masjid.

Haji Mamdu Ibrahim, salah seorang pengelola masjid “Al Fath” mengatakan bahwa setiap hari Jum’at kami harus menggelar tikar di luar area masjid dikarenakan jumlah jama’ah shalat Jum’at tidak tertampung lagi. Kondisi ini menyebabkan pemilik tempat sekitar masjid komplain.”

Ketua Persatuan Organisasi-organisasi Islam di Perancis, Ibriz menguatkan bahwa, “Tidak diragukan lagi adanya penerimaan luar biasa terhadap Islam di Benua Eropa, ini menandakan bahwa Islam sangat diterima dan mampu meyakinkan masyarakat, meskipun Islam sendiri diterpa issu penodaan dan pelecehan.”

Jumlah masjid di Perancis sekitar seribu lima ratus (1500) masjid. Data dari organisasi muslim di Perancis menunjukka bahwa jumlah umat Islam di Benua Eropa mendekati tiga puluh delapan (38) juta muslim Eropa, sekitar sepuluh persen (10%) total penduduk Eropa. (io/ut)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (316 orang menilai, rata-rata: 9,53 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • 75.570 Hits
  • Email 13 email
  • http://www.facebook.com/agungpriyorizki Agung Priyo Rizki

    liat di Youtube FPI Vs Pndeta misionarios, dsn dijelaskan mengapa FPI melakukan hal2 sprti itu, jgn begitu mudah termakan oleh Media…

  • http://www.facebook.com/arisarsitek Aris Munandar

    masak sih iya…kalau di Indonesia koq kebalik….gereja yang penuh tetapi masjid yang kosong…..

    • Sakban Sagita

      Anda salah besar, di Indonesia bila Jumat datang, maka Mesjid akan penuh dgn jamaah yang akan sholat jum’at, bahkan Mesjid hampir tak dapat menampung jama’ah…

      • karsima Riadi

        anda benar cuma si Aris aja yg tak pernah ke mesjid , jadi dia tidak tahu ,. karena dia pergi ke gereja ,…. :v

        • adi

          yaa maksudnya kang Aris itu mungkin bukan untuk hari jumat aja kalee… yg namanya beribadah (sholat 5 waktu) kan merupakan kewajiban bagi muslim laki-laki di MASJID,,nah kita bisa tengok sendiri waktu asar, isya, subuh,,, rata-rata masjid jamaahnya paling sedikit dibanding waktu lain… kita Muslim perlu mawas diri . dan berbenah. aaannn kita Muslim mesti mengingat peringatan Rosulullah, bahwa yg di TAKUTI oleh yahudi adalah jamaahnya kaum Muslimin pada sholat subuh menyamai jamaah sholat jum’at,,, ingat ituuu wahai saudaraku… mulai sekarang marilah saling kuatkan ikatan hati kita untuk rapatkan barisan ,,,, dan mulai dari diri kita JAGA JAMAAH DI MASJID 5 waktu!!!!!!!!

  • Aditia Putra Kurniawan

    kok kebalikan sama indonesia yahh??? karena apa?? karena pengaruh media… yang baik di besar2kan dengan nada2 jelek, jadinya ya jelek…

Iklan negatif? Laporkan!
75 queries in 1,438 seconds.