Home / Berita / Dua “Bunga” Masuk Islam

Dua “Bunga” Masuk Islam

dakwatuna.com Dua “Bunga” warga Negara Barat mengenal Islam, menekuni nilai-nilai dan adab-adab Islam. Keduanya berdiskusi dengan rekan-rekannya yang beragama Islam, hingga keduanya mendapatkan hidayah Islam, lewat sarana “Jazirah Ta’limil Hajj” sebuah rubrik yang diasuh oleh situs islamonline.net tentang rahasia ibadah haji.

Bunga pertama menamakan dirinya “Aminah Zahrah” sebelumnya ia bergama Katolik, hingga akhirnya mengikrarkan diri masuk Islam. Bunga kedua namanya “Ana”.

Aminah, 36 tahun yang berdomisili di Amerika Serikat berkata: “Bahwa rubrik ”Jazirah Tempat Belajar Haji” yang dikelola oleh islamonline.net memberi gambaran kepadanya tentang masyarakat muslim yang berinteraksi dan berhubungan dengan jenis manusia muslim di seluruh penjuru dunia. Inilah yang menjadikan sebab utama ia pindah ke Islam, sebagaimana hasil langsung yang ia rasakan dalam berinteraksi dengan umat Islam, ia pun membiasakan diri melaksanakan sebagian rukun-rukkun Islam yang dianjurkan dalam rubrik “Jazirah” ini.

“Saya mengalami banyak kesulitan dalam meyakinkan keluarga saya, bahwa saya telah memilih jalan hidup yang benar. Karena mereka menyangka bahwa pilihan saya terhadap Islam itu hanya canda semata. Saya juga merasa kesulitan meyakinkan orang-orang disekitar saya, bahwa saya telah memilih cara hidup yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.” Tambah Aminah.

Aminah melanjutkan: “Saya menemukan dorongan yang kuat dari saudara-saudaraku di “Jazirah islamonline.net”. Dukungan itu membuat saya seperti berada di tengah-tengah keluarga saya sendiri. Kondisi demikian membuat saya hidup dengan cara Islami dalam ragam sisinya yang purna. Saya menemui dan berinteraksi dengan umat Islam, saya memakai hijab, sebagaimana sebagian rukun-rukun Islam dilaksanakan dengan nyata, seperti shalat dan manasik haji.”

Sebelum masuk Islam, ia menghabiskan banyak waktunya untuk menelusuri “Jazirah Haji” di kediamannya, seakan-akan rubrik itu menjadi bagian hidupnya sehari-hari.”

Masjid “As Salam”

Aminah mengikrarkan syahadat di masjid “As Salam”. Ia bersyahadat dengan niat yang tulus. Ia bersyahadat disaksikan oleh umat Islam maupun non Islam. Sejak hari itu ia merubah namanya yang sebelumnya bernama “Sindi” menjadi nama baru “Aminah Zahrah”. Dan ia berfikir segera merubah namanya secara resmi dalam catatan sipil.”

Banyak di antara hadirin yang sangat tersentuh dan haru dengan peristiwa itu.

Salah seorang kenalan dekat Sindi, menyatakan bahwa Sindi sebelum masuk Islam selalu begadang, berpesta hingga dirinya kecanduan alkohol… ketika ia mencoba berkenalan dengan Islam, untuk mencari kebahagiaan hidup. Sungguh nyata, bahwa Islam membuktikan kepadanya apa yang ia cari selama ini.”

Bunga yang kedua, “Ana” namnya. Ia tertarik pada Islam ketika ia melihat langsung contoh kehidupan Islami di lingkungan tepat tinggalnya, di mana banyak umat Islam yang berdiam diri di dekatnya. Ia sedikit demi sedikit mengenal rukun-rukun Islam, dan akhirnya ia memilih pilihan hidupnya, ber-Islam. Ia merubah namanya menjadi bernuansa Arab. Ia memakai hijab. Subhanallah!

Ia sebelumnya juga berinteraksi dengan situs Islam.

Ia mengaku tertarik Islam karena Islam mengajarkan sikap ”tasamuh” atau toleransi beragama. Dalam berbagai dialog dengan umat Islam ia menemukan kepuasan dan ketenangan. Tidak ada pemaksaan dalam dialog dan terlihat menghormati pendapat dan keyakinan orang lain.

Dakwah Dengan Contoh

Salah satu metoda penyampaian Islam yang efektif adalah ajakan dengan contoh nyata. Setiap muslim, tanpa terkecuali bisa melakukan hal demikian, tanpa harus pandai berdiplomasi atau berpidato berapi-api. Contoh, masalah memakai hijab bagi muslimah. Di Barat hijab menjadi sorotan banyak kalangan, memunculkan pertanyaan, dan rasa ingin tahu. Dengan demikian menjadi sarana untuk menjelaskan nilai-nilai ajaran Islam.

Disamping itu, peran situs Islam sangat mendukung tersebarnya Islam dan penerimaan non muslim terhadap nilai-nilai Islam. Situs Islam yang menyemai ”Islam Rahmatan Lil Alamin”.

Sebagai bukti adalah Aminah dan Ana. Keduanya menjadi muslim karena berinteraksi dengan situs Islam dan komunitas muslim. (io/ut)

Redaktur:

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (78 votes, average: 9,35 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Mardiyanto

    Terus berjuang para mujahid Islam dalam bentuk apapun melalui sarana internet ini salah satunya http://www.dakwatuna,com Allahu Akbar

  • Prihatin

    Alhamdulillah, semoga kita sebagai umat islam (tuan rumah) dapat memperlihatkan sikap islam yang sejatinya sehingga tamu yang telah bergabung menjadi saudara kita benar2 yakin telah masuk kerumah yang tepat. Amin.

  • Jeng Maria

    Artikel2 & berita2 di dakwatuna seputar mualaf sangat menarik.

    Tapi sekedar masukan, sebaiknya biasakan menggunakan istilah "kembali kepada Islam" daripada istilah "masuk Islam". Krn pada dasarnya setiap bayi dilahirkan dalam keadaan Islam, orang tuanyalah yang menjadikan mereka nasrani, yahudi, dan majusi. Sehingga setiap mualaf itu sebenarnya kembali kepada Islam, sebagaimana dulu waktu mereka masih bayi…

    Terima kasih utk dakwatuna atas semua artikelnya.

  • Mahasuci Alloh, yang dapat membuka hati yang gelap dan menutup mata dan hati manusia yang dikehendakinya..Mudah mudahan dua bunga tersebut diatas masuk islam benar benar dari hati yang tulus iklas dan bukannya masuk islam malah untuk merusak islam dari dalam, karena banyak sekali manusia masuk islam hanya untuk merusaknya. wassalam

  • Onazis

    Di tengah banyak penistaan dan penghinaan terhadap Islam, justru Islam semakin banyak dipelajari. Hasilnya Orang-orang yang sungguh-sungguh berniat memperlajari Agama Fitrah ini menemukan kedamaian dan benar-benar merasa seperti terlahir kembali. Tidak Usah heran karena Dia Allah yang telah campur tangan di dalam segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini. Dan mari kita Tunggu Islam justru akan terang benderang dari Benua Eropah dan Amerika. Karena Islam itu bak mutiara di dasar laut, dan orang-orang yang serius mendalami ilmunya akan menemukan mutiara itu.

  • Ismi

    Mungkin kata “Ada hikmah dibalik semua kejadian” tepat untuk diungkapkan. Ditengah maraknya dunia barat mencitrakan islam sebagai agama yang suka dgn kekerasan maka semakin banyak orang2 yang tertarik untuk mengenal islam lebih dekat. Dan inilah kesempatan kita untuk membuktikan bahwa islam adalah agama rahmatan lil alamiin.

  • Alhamdulillah setiap hari ramai orang yang bukan Islam memilih Islam sebagai Agama mereka…..Allah maha Agong….Bertambah ramai yang memahami betapa Indah nya ISLAM….

  • Muhammad Rifqi

    ALLAHUAKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Lihat Juga

Amal Chammout, polwan AS berhijab (moroccoworldnews.com)

Amal Chammout, Polwan Pertama AS yang Memakai Hijab