Home / Berita / Aktivis Muslimah Denmark: Saya Masuk Parlemen Berhijab

Aktivis Muslimah Denmark: Saya Masuk Parlemen Berhijab

dakwatuna.com Muslim Denmark mengharapkan bahwa perdebatan seputar hijab -pakaian muslimah sesuai syar’i- tidak mengarah pada sikap politik berupa pelarangan hijab.

Harapan itu setelah Partai Penegak Persatuan Denmark menyatakan niatnya untuk membuka pintu bagi Politisi Denmark yang memakai hijab, Asma’ Abdul Hamid, untuk masuk parlemen Denmark sebagai anggota pengganti parlemen (Pergantian Antar Waktu).

Asma’ Abdul Majid mengomentari pernytaan Partai Kebangsaan Denmark, Partai minoritas yang mengusung issu pelarangan hijab: “Saya tidak takut, bahwa perdebatan seputar hijab akan masuk wilayah politik resmi, dengan mengarah pelarangan hijab di Denmark. Karena persoalan ini menyangkut menghormati kebebasan personal. Dan inilah yang dinyatakan oleh Perdana Menteri Denmark sendiri. Ia menyatakan tidak mempersoalkan dengan pakaian. Ia pun membela kemerdekaan personal bagi setiap orang untuk berpakaian. Intervensi berarti mengarah pada diktator. Inilah yang ditentang di Denmark.”

Asma’ Abdul Hamid -Calon Legislatif memperoleh suara lebih dari 3800 suara pada Nopember tahun lalu, namun tidak berhasil- menyangkal bahwa perdebatan seputar penodaan kartun Nabi di Denmark merupakan awal dari gerakan pelarangan hijab.

Ia menambahkan: “Saya tidak yakin bahwa perdebatan soal hijab berkembang dan mempengaruhi opini umum masyarakat Denmark. Karena hanya Partai Kebangsaan Denmark saja yang mengusung issu ini secara terang-terangan. Padahal partai ini adalah partai kecil. Pondasi demokrasi di Denmark sangatlah kuat. Saya tidak yakin, bahwa seseorang dari warga negara Denmark menerima intervensi dalam kebebasan individu dalam hal berpakaian. Karena ini adalah bagian dari unsur utama kebebasan personal.”

Saya akan berangkat ke Parlemen dengan memakai hijab ini bi idznillah, dan saya akan katakan dengan lantang dan akan bela hak-hak individu langsung di dalam parlemen. (in/ut)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • khairu

    assalamualaikum
    salam perjuangan, af1 ana pengen memasukkan sebagian artikel2 disini ke blog ana, sebelumnya ana minta izin dulu, syukran

    lalu ana pengen nanya bagaimana cara peraktis untuk mempostingnya?

    kalau bisa pesan ini ga usah dipublish
    jazakumullah

  • Assalamu'alaykum…

    Saya minta izin untuk pakai artikel2 dari dakwatuna.com di web saya. Jazakumullah..

    Wassalam

Lihat Juga

Seorang anak pengungsi Suriah di Yunani mencium kaki Paus Vatikan. (memoadmin)

Syaikh Qara Daghi: Menyedihkan, Seorang Putri Muslimah Mencium Kaki Paus Fransiskus