19:27 - Kamis, 23 Oktober 2014

Film Mengubah Persepsi Masyarakat Amerika Terhadap Islam

Rubrik: Internasional | Kontributor: dakwatuna.com - 11/05/08 | 09:22 | 06 Jumada al-Ula 1429 H

dakwatuna.com – Banyak muslim Amerika Serikat merasa terasing di negerinya sendiri. Terutama sejak peristiwa 11 Septermber 2001. Mereka menghadapi pencitraan buruk.

Dalam kondisi demikian, sekitar 100 pemuda Amerika pegiat film mencurahkan kesungguhannya untuk membuat film-film pendek tentang Islam dan kaum muslimin, dalam rangka partisipasi perlombaan pembuatan film lewat internet.

Surat Kabar Amerika “USA Today” dalam informasi yang disampaikan di websitenya, bahwa perlombaan pembuatan film pendek telah rampung, di handle website “Link Tv” bekerjasama dengan Lembaga Sosial Islam “Ummatan Wahidah”, dengan target mengkikis penggambaran buruk terhadap Islam dan kaum muslimin pasca 11 september yang menggegerkan Amerika Serikat pada tahun 2001.

Ketua Pengelola website “Link Tv” mengatakan, “Hendaknya dalam hal ini ada saling memahami antara beragam wawasan dan pemikiran yang berbeda di tengah-tengah masyarakat… ada elemen masyarakat yang dipersepsi keliru, mereka tidak didengar aspirasinya… sehingga ini menjadi permasalahan penting untuk diluruskan dan diangkat ke publik.”

Pada kesempatan pengumumam hasil perlombaan yang diikuti lebih dari delapan belas ribu (18 000) pengguna internet yang ikut serta dalam pemilihan lomba ini. Mereka memilih enam (6) film terbaik, dengan katagori yang berbeda-beda.

Masing-masing film membutuhkan biaya lima ribu ($5000) dollar.

Pemenang utama mendapatkan hadiah total dua puluh ribu ($20 000) dollar.

Selain pilihan pengguna internet, ada juga Tim Panitia Penilai Film Terbaik. Anggota tim terdiri dari tokoh-tokoh dan publik figure, seperti Bintang Bola Basket Karim Abdul Jabbar, aktor Dani Glofer, dan aktris Mariana Pirel.

Dalam sayembara perlombaan ini diikuti lebih seratus (100) peserta, seratus (100) film. Durasi masing-masing film itu antara kurang dari satu menit sampai lima menit.

Sebagai pemenang dalam perlombaan itu, katagori kelompok film satu menit atau kurang dari satu menit, film “Bumi itu Bernama Surga”, karya Lina Khan.

Lina khan (23 tahun) berkata, “Film ini bertujuan untuk menjelaskan pada publik, kiprah yang dimainkan umat Islam di Amerika Serikat, dalam percaturam semua lini kehidupan.”

Ia menambahkan, latar belakang pembuatan film ini, adanya pencitraan yang dilakukan media massa terhadap umat Islam, karena itu saya ingin “Menampilkan realitas masyarakat muslim Amerika Serikat di mana mereka bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat tempat mereka berada. Mereka menjadi warga negara yang baik, memiliki sifat sosial tinggi dan taat hukum.”

Lima film yang lain adalah, film “Murattab” karya Madihah Sandihu (25 tahun) dari wilayah New Jersey, katagori film aktion.

Film “Lamhah” karya Qasim Bashir (27 tahun) dari kota New York, katagori film drama. Film “Mudawah al Mujtama'” karya Syarif Rouzen (28 tahun) dari Los Angles, katagori film dokumenter.

Film “Muslim Baina Thairan” karya Ali Ardikani (23 tahun) dari California, katagori film komedi.

Dan terakhir film “Al ‘uddu At Tanazuli” karya Riniyah Dungo dari Busthon, katagori film ramaja (umur kurang dari 18) tahun.

Yang lebih heroik dari fiml-film ini adalah film “Mudawah Al Mujtama” yang mengkisahkan seorang istri bernama Fathimah Husain, di mana suaminya dituduh teroris pada tahun 2004. ia diputuskan bersalah pada tahun 2006 dengan hukuman 15 tahun penjara. Film ini menceritakan perjuangan keluarga yang gigih dalam membela kepala rumah tangganya yang dipenjara secara dzalim.

Nasionalis Amerika

Surat kabar “USA Today’ mengatakan, “Sebagain besar film-film yang dibuat (100 film) menunjukkan bahwa masyarakat muslim Amerika, bangga menjadi warga negara Amerika sebelum segala sesuatu.”

Aktor Amerika terkenal, Dani Glofer berkomentar kepada suarat kabar ini, “Film adalah sarana yang sangat efektif dalam mempengaruhi pemikiran dan bisa merubah persepsi dengan drastis. Saya sangat terinspirasi dari pembuatan fim ini. Saya sangat terpengaruh dengannya…”

Belum ada sensus resmi berkenaan dengan jumlah pasti umat Islam Amerika, namun diperkirakan jumlah mereka antara enam sampai tujuh (6-7) juta jiwa. (io/ut)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (25 orang menilai, rata-rata: 9,68 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://tokorasyid.com/ceceys Cece

    Team Dakwatuna

    Link asli berita ini ada ngga yah? Ynag dalam bahasa Inggris, mau cari dan download felem nya nih..

    Nuhun

  • imam mustofa,S.Pd

    mohon vcd pembelajaran akhlak

  • http://ustman-marudani-menulis.blogspot.com/ Muhammad Utsman Marudani

    Alhamdulillah…..

    Meskipun sebagian ada yang menilai film bukanlah sarana yang efektif untuk dakwah, alasannnya karena berkesan mudah terlupakan, tetapi setidaknya sudah bisa menggugah hati penontonnya, minimal pada saat menonton film tersebut.

    Saat ini, jika ada pengajian agama yang disampaikan oleh ustadz pasti bisa dihitung jari kaum mudah yang hadir dimajlis tersebut.
    Kaum muda saat ini lebih senang menonton film dan sinentron.
    Tetapi sangat-sangat sayang sekali banyak sekali…

  • http://ustman-marudani-menulis.blogspot.com/ Muhammad Utsman Marudani

    tontotan yang tidak mendidik, terkadang juga mengatasnaman film religi tatapi banyak sekali penyimpangan dari ajaran Islam itu sendiri.

    Kesimpulan saya, buat para akitivis film Islam teruskan karya anda, sebagai mana waliullah….menyampaikan dakwah lewat wayang, kita tahu tontonan kegemaran masyakat kala itu adalah wayang jauh sebelum ada media elektronik.

    Allahu Akbar

Iklan negatif? Laporkan!
83 queries in 1,536 seconds.