Home / Berita / Urdun Produksi Nuklir Damai

Urdun Produksi Nuklir Damai

dakwatuna.com Sumber-sumber dari Parlemen dan Bidang Ekonomi di Urdun mengungkapkan, bahwa Pemerintah Urdun dalam waktu dekat akan menandatangani perjanjian kerjasama dengan sebuah Perusahaan Prancis guna memproduksi nuklir untuk tujuan damai.

Meskipun ada keraguan dari sebagian pakar akan efektifitas produksi nuklir ini untuk target memenuhi kebutuhan energi alternatif, selain energi yang sekarang sudah ada, namun mulai menipis persediaannya, bahkan secara tingkatan global.

Pada waktu yang bersamaan negara-negara Eropa berusaha memproduksi nuklir, meskipun juga membutuhkan waktu yang panjang.

Sumber ini mengatakan, “Bahwa Amman telah menyepakati dengan perusahaan Inggeris, Kanada dan Prancis, guna kerjasama membangun instalasi nuklir untuk tujuan damai, yaitu memproduksi energi.

Sebagaimana juga sumber ini menguatkan adanya tandatangan kesepakatan kerja sama dengan Perusahaan Prancis dalam memproduksi energi nuklir.

Sebelumnya utusan dari Prancis mengunjungi kerajaan Urdun, untuk mengkaji tempat yang sesuai dengan kegiatan ini, sekaligus kajian dan perencanaan yang detail hasil data yang telah disiapkan oleh Badan Energi Nuklir Urdun, yang di ketuai oleh Dr. Khalid Thauqan.

Kajian resmi Pemerintah memperkirakan, bahwa Pemerintah Urdun membutuhkan Seratus Delapan Puluh Ton Uranium, harga Satu (1 Kg) Kilogram dari materi uranium ini sebesar Tiga Ratus (300) Dolar.

Sebagian ilmuwan tidak yakin bisa memproduksi nuklir di Urdun sebagai pengganti energi alternatif. Menurut sebagian mereka tenaga alternatif sekarang ini adalah tenaga surya atau matahari dan tenaga angin.

Namun pihak yang terkait dengan program Energi Nuklir di Pemerintah Urdun, yakin bahwa tujuan dari membangun instalasi nuklir untuk tujuan damai dan jangka panjang, yaitu pembangkit listrik.

Kajian dari Pemerintah yang telah dipublikasikan belakangan ini menunjukkan bahwa tenaga nuklir mampu memproduksi seribu (1000) Megawatt listrik setiap tahunnya.

Maju terus Urdun, Maju terus dunia Arab dan Islam, maju terus dunia ketiga! Sebab acap kali dunia Barat yang sudah terlebih dahulu memproduksi nuklir menakut-nakuti negara yang ingin mengikuti jejaknya, karena takut tersaingi dan tidak bisa dikendalikan, dengan issu-issu negatif, seperti instalasi nuklir akan membahayakan jiwa manusia dan sebagainya.

Bagaimana dengan Indonesia? Allahu a’lam (it/ut)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Farhan Gustama

    SooS

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Pasar Merespons Positif Aksi Damai Bela Al-Quran 4 November

Organization