ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Bukan Jomblo, Tapi Single

Perbaharui Hidupmu

17/3/2008 | 10 Rabbi al-Awwal 1429 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Dr. Yusuf Al Qaradlawi, Ketua Persatuan Ulama Muslimin Internasional menegaskan dalam sambutan penutupan kegiatan Pertemuan Tsaqafi yang bertemakan “Pembaharuan” di Riyadl (16/03), bahwa setiap manusia sangat membutuhkan iman yang benar. Iman yang mampu memenuhi kebutuhan rohani dan menyeimbangkan kebutuhan hidup dengan beragam tuntutannya dan perkembangan keilmuan dengan beragam kemajuannya. Agama Islam mampu merangkai semua kebutuhan hidup dan kemajuan keilmuan itu dengan selaras.

Beliau memaparkan realitas kehidupan dewasa ini yang hanya berorientasi pada keilmuan dan materi semata, sehingga menyebabkan banyak praktek pembunuhan, pertumpahan darah, ambisi kekuasaan dan mengejar kebendaan yang menjerumuskan kepada beragam krisis berkepanjangan.

Beliau menambahkan, manusia secara fitri selalu ingin berubah menjadi lebih baik, dalam penampilan fisiknya, kendaraannya atau sarana material lainnya, namun yang lebih penting dari perubahan itu adalah perubahan dan penataan hati dengan iman.

Pembaharuan dalam Islam sudah dicanangkan semenjak empat belas abad silam, di mana Rasulullah saw mengisyaratkan, akan ada juru pembaharu dalam setiap kurun. Rasulullah saw bersabda,

“إن الله يبعث على رأس كل مائة عام لهذه الأمة من يجدد لها دينها”

“Sesungguhnya Allah akan mengutus dalam setiap seratus tahun di tengah-tengah umat ini seseorang yang akan memperbaharui agamanya.”

Beliau menambahkan, makna yang saya pahami dari pembaharuan ini sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Imam Muhammad Al Ghazali (alm) dalam bukunya “Jaddid Hayatak” yang dalam edisi Indonesia diterjemahkan dengan “Perbaharui Hidupmu” adalah “Anda membangun kehidupan di atas pondasi yang sudah ada dan Anda kembalikan setiap sesuatu kepada asholahnya atau aslinya. Artinya dalam konteks umat Islam sekarang ini adalah, hendaknya setiap muslim di dalam praktek beragama kembali kepada kemurnian ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw.”

Tentunya, kita tidak hanya sedang menanti munculnya seorang pembaharu, yang dengan tangannya bumi akan diubah menjadi lebih baik dengan izin Allah, tapi proses itu kita awali dari diri kita sendiri umat Islam, yaitu dengan kembali kepada praktek ajaran Islam secara kaffah. Allahu a’lam

email

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (10 orang menilai, rata-rata: 8,10 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • trio segara

    “Sesungguhnya Allah akan mengutus dalam setiap seratus tahun di tengah-tengah umat ini seseorang yang akan memperbaharui agamanya

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia