00:47 - Selasa, 23 Desember 2014
Ulis Tofa, Lc

Milad I dakwatuna.com dan Deklarasi Da’i-Dai’yah Se-Jabodetabek 2008

Rubrik: Editorial | Oleh: Ulis Tofa, Lc - 11/01/08 | 11:13 | 02 Muharram 1429 H

dakwatuna.com – Tak terasa usia media kita tercinta ini sudah menginjak umur satu tahun. Dakwatuna.com di launching 1 Muharram 1428 H oleh Ketua MPR-RI. Umur yang terbilang masih belia. Dakwatuna.com terus berupaya memberikan kontribusi dakwah di dunia maya yang terbaik biidznillah.

Dalam rangka Milad I dakwatuna.com ini, kami mengisinya dengan beberapa rangkaian kegiatan. Salah satu hajatan besar kegiatan Milad itu adalah Temu Da’i Se-Jabodetabek.

Alhamdulillah dengan ijin Allah swt, kegiatan yang bertemakan ”Sinergi Da’i Menuju Kebangkitan Umat” menyambut Tahun Baru Islam 1429 H ini berjalan dengan baik. Hadir sebagai pembicara adalah Ust. HM. Arifin Ilham (Adzzikra), Dr. Anwar Ibrahim (Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat), Jerry D. Gray. Dan Dr. HM. Hidayat Nurwahid (Ketua MPR-RI) sebagai keynote speaker.

Lebih dari dua ratus lima puluh da’i dan daiyah serta tokoh masyarakat dari berbagai ormas Islam, lembaga dakwah dan perseorangan ikut serta dalam kegiatan ini.

Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara dakwatuna.com. IKADI DKI Jakarta, FORSIMPTA dan Yayasan Baitul Hikmah ELNUSA, pada tanggal 30 Dzulhijjah 1428 H bertepatan tanggal 9 Januari 2008, di Ruang Udaya Graha ELNUSA.

Ust. Arifin Ilham mengawali sessi pertama dengan menekankan pentingnya para duat ilallah terus belajar mengupgrade diri sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman, baik secara keilmuan maupun metodologi dakwah, dan yang lebih penting lagi membekali diri dengan kebersihan hati, tawadlu’, keteladanan, istiqamah, serta menghindarkan diri dari sikap bangga diri, riya’, merasa paling benar.

Dr. Hidayat Nurwahid lebih menekankan pentingnya sinergi da’i, apapun latar belakang organisasi dan lembaga dakwah yang diikutinya di tengah banyaknya problematika keumatan dan kebangsaan. Beliau menekankan agar setiap da’i menjalankan dakwah sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing-masing. Beliau mencontohkan dirinya sendiri sebagai Ketua MPR-RI, bahwa jabatan itu digunakan untuk mimbar dakwah, seperti ketika beliau meyakinkan Kepala Senator Negara Belanda, bahwa hak-hak minoritas Muslim di Belanda juga perlu diakomodir dan dilibatkan dalam pos-pos publik, sebagaimana kaum minoritas di Indonesia mendapatkan banyak pos-pos penting di tengah-tengah mayoritas Muslim.

Contoh lain, adalah ketika beliau meyakinkan Dubes Pemerintah Australia untuk Indonesia, bahwa pesantren tidaklah sarang teroris dan bukan tempat mendidik teroris, sehingga dengan penjelasan itu dengan dibuktikan data-data riil, pejabat itu pun paham dan mengakui bahwa stigma jelek terhadap pesantren dan Islam tidak benar.

Ketua Fatwa MUI Pusat, Dr. Anwar Ibrahim lebih menyoroti perihal perbedaan pendapat dikalangan para da’i merupakan hal yang wajar, hanya saja para dai harus tahu mana yang boleh berbeda dan mana yang tidak, sehingga tidak dicap menyimpang. Beliau juga menyerukan terhadap para da’i untuk menyampaikan kebenaran syariah Islam dan pemberlakuannya di tengah-tengah umat Islam.

Sedangkan Jerry D. Gray berbicara tentang tantangan global umat Islam. Di mana umat Islam harus waspada terhadap konspirasi dan penghancuran musuh-musuh Islam yang demikian gencar di depan mata. Contoh masalah terorisme, narkoba, judi, miras dan upaya memecah belah umat Islam dilakukan oleh mereka dengan segala cara. Dengan mengetahui problematika besar ini, diharapkan para da’i tidak tersibukkan dengan masalah-masalah furu’ atau cabang, dan mengedepankan persatuan umat.

Acara ini di akhiri dengan deklarasi kesepahaman bersama di antara para da’i ilallah sebagaimana di bawah ini:

Deklarasi Da’i-Dai’yah Se-Jabodetabek 2008

Bismillahirahmanirrahim,
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Kami para da’i yang hadir pada hari ini: Rabu 30 Dzulhijjah 1428H / 9 Januari 2008 bertekad untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam berdakwah memurnikan akidah, saling memahami dan toleransi di kalangan para da’i. Karena itu kami mendeklarasikan kesepahaman di antara para da’i-da’iyah dalam poin- poin berikut ini :

  1. Menjaga kemurnian Al Qur’an dan As Sunah.
  2. Membangun toleransi (tasamuh) diantara para da’i dalam keragaman wadah dan wasilah dakwah.
  3. Mengedepankan ukhuwah dan kasih sayang antar umat Islam.
  4. Mewaspadai konspirasi dan penghancuran musuh-musuh Islam terhadap Islam dan umatnya.
  5. Mengutamakan kesamaan daripada perbedaan.
  6. Membela Islam dan Umat Islam.
  7. Menyebarkan ajaran Islam sebagai “Rahmatan Lil Alamin”.
  8. Siap menyampaikan kebenaran syariah Islam dan pentingnya pemberlakuannya dalam kehidupan umat Islam.
  9. Memperkokoh semangat komunikasi antar para da’i dalam bentuk silaturahim berkala yang difasilitasi oleh IKADI dengan tidak dikait-kaitkan dengan kegiatan politik praktis.

Jakarta, 30 Dzulhijjah 1428H / 9 Januari 2008

Ulis Tofa, Lc

Tentang Ulis Tofa, Lc

  Lahir di kota Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 05 April 1975. Menyelesaikan jenjang pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Ma’ahid Krapyak Kudus. Tahun 1994 melanjutkan kuliah di LIPIA Jakarta. Program… [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Awal

    Saya bersyukur dengan deklarasi ini. Terutama point pertama dari deklarasi yang intinya menjaga kemurnian Islam. Kemurnian Islam memang teruji terus, dengan banyaknya aliran aliran dalam Islam. Saya harap agar para da'i tetap pada kemurnian Islam (Islam yang sesungguhnya berdasarkan Alquran&Sunnah rasul SAW), bukan yang lainnya. Di negara Islam lain "Islam aliran" yang mendominasi & ber "image" pemberani melawan pihak "barat", sedang Islam yang murni tidak berdaya. Jangan sampai Indonesia yang masih dominan kemurnian Islam-nya terpecah dan diadu domba.Tolong siarkan makna materi ini dalam setiap dakwah para da'i.

  • http://pakguruku.blogspot.com Shamad

    Aslm…Sbhanallah smoga deklarasi ini senantiasa memberikan manfaat trhadap ummat.
    NB. Coba jaulah ke Samarinda, kita juga pengen silaturrahmi dengan pengurus Dakwatuna..

Iklan negatif? Laporkan!
57 queries in 1,694 seconds.