Mochamad Bugi

Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan

20/8/2007 | 07 Sya'ban 1428 H | Hits: 14.699
Oleh: Mochamad Bugi
Kirim Print

dakwatuna.com – “Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.

Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)

Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”

(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (53 orang menilai, rata-rata: 9,32 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 33 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • sufy301 mengatakan:

    Yaa Allah, berikan kekuatan kepada kami utk memasuki dan mengisi ramadhan tahun ini dgn amal-amal terbaik,. smg kesalahan di ramadhan yg lalu tdk terulang lagi. Aamiin.

  • Acheh mengatakan:

    Mudah²an kita semua dapat melaksanakan semua apa yang telah beliau khutbahkan.. Amin ya Rabbal ‘alamin

  • muhammad husaini mengatakan:

    selamat menyambut bulan suci ramadhan .
    Amin ya rabbal alamin

  • Kardjito Hardi mengatakan:

    Ya Allah berikanlah hambamu kekuatan iman dan islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang sangat mulia ini dan ampunilah segala dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, dosa sahabat-sahabat mulsim kami dan berikanlah petunjuk-Mu agar kami selalu dapat mendapatkan amal-amal yang terbaik. Amin ya robbal alamin.

  • Ir. GATOT SUDJONO mengatakan:

    Alhamdulillah, kita berada pada umat Rasulullah yang demikian besar Allah,memberikan bulan mulia yaitu Ramadhan yang detik-detiknya berpahala dan dalam satu malamnya ada lailatul qadar yang nilainya lebih dari seru bulan.
    shubhanallah dengan menjadi umatNya kita sangat dirindukan ketemu Rasulullah Muhammad SAW karena kita tidak pernah melihatnya tetapi menjalankan perintahnya, maka Rasul rindu pada saudaranya.

  • Nirwan mengatakan:

    Ya 4JJI, nikmatku adalah bertemu dengan bulan yang penuh berkah, mudah-mudahan di bulan suci ini
    hamba dapat lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada-Mu, Ya 4JJI ampunilah dosaku dan
    dosa kedua orangtuaku, berilah kami kemuliaan ahlak agar senantiasa selalu berada di jalan-Mu.
    Amiin ya robbal ‘alamiin.

  • Taufik mengatakan:

    Subhanallah…membaca khutbah Rasul tercinta, bagiku bagai mendengar merdu suaranya…Ya Allah, restuilah hamba-MU menemui kekasihmu sehingga dapat ku dengar suaranya, meskipun aku manusia yang tak pantas, karena tiada yang lebih membahagiakan seorang muslim selain menyembah-Mu bersama-sama kekasihmu, nikmatku adalah bertemu dengan bulan yang penuh berkah, mudah-mudahan di bulan suci ini hamba dapat lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada-Mu, Ya 4JJI ampunilah dosaku dan
    dosa kedua orangtuaku, berilah kami kemuliaan ahlak agar senantiasa selalu berada di jalan-Mu.
    Amiin ya robbal ‘alamiin.

  • abu hijaz mengatakan:

    Ya Rabbii izinkan kami bertemu dengannya tahun ini,dan berikanlah kami hidayah untuk menjadi hambamu yang terbaik didalamnya.Amin.. Allahumma amin ya Rabbal alamin.

  • mohan ghazaly mengatakan:

    alhamdulillah… Engkau Yang Maha segala-galanya. Engkau telah memberikan cahaya penerang batinku ini. Ya..Allah berikanlah kesehatan bagiku dalam menjalankan ibadah puasa. Dan berilah perlindungan Mu bagi keluargaku,anak istriku, saudara-saudaraku. Semoga kami menjadi hambamu yang soleh dan penuh kesabaran dalam menjalankan semua perintahmu dan menjauhi semua laranganMU. amiin..ya robbal alamin.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »