Home / Narasi Islam / Sejarah / Sejarah Islam Di Indonesia

Sejarah Islam Di Indonesia

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang berakal…” (QS. Yusuf ayat 111).

Sangat penting mempelajari sejarah dakwah Islam di Indonesia. Sesuai dengan firman Allah dalam Al Qur’an ayat 111 bahwa mempelajari sejarah terdapat ibrah (pelajaran). Dengan memepelajari sejarah di masa lampau, kita dapat mengambil pelajaran untuk di masa yang akan datang dibuat perencanaan atau konsep yang lebih baik khususnya untuk dakwah di tanah air kita, Indonesia. Sesuai dengan hadist Rasulullah “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini “.

Bahasa merupakan nilai tertinggi dari suatu peradaban. Suatu bangsa dipengaruhi nilai tertentu jika bahasanya dipengaruhi oleh nilai tersebut. Bahasa Indonesia banyak dipengaruhi oleh bahasa Arab (bahasa Al-Qur’an) contohnya kata ibarat yang kata dasarnya dari ibrah ini yang bermakna pelajaran dan masih banyak lagi bahasa indonesia yang berasal dari bahasa Arab. Ini membuktikan bahwa budaya Indonesia sudahdipengaruhi oleh budaya islami.

Sejarah masuknya Islam di Indonesia melalui babak – babak yang penting:

1. Babak pertama, abad 7 masehi (abad 1 hijriah).

Pada abad 7 masehi, Islam sudah sampai ke Nusantara. Para Dai yang datang ke Indonesia berasal dari jazirah Arab yang sudah beradaptasi dengan bangsa India yakni bangsa Gujarat dan ada juga yang telah beradaptasi dengan bangsa Cina, dari berbagai arah yakni dari jalur sutera (jalur perdagangan) dakwah mulai merambah di pesisir-pesisir Nusantara.
Sejak awal Islam tidak pernah membeda-bedakan fungsi seseorang untuk berperan sebagai dai (juru dakwah). Kewajiban berdakwah dalam Islam bukan hanya kasta (golongan) tertentu saja tetapi bagi setiap masyarakat dalam Islam. Sedangkan di agama lain hanya golongan tertentu yang mempunyai otoritas menyebarkan agama, yaitu pendeta. Sesuai ungkapan Imam Syahid Hasan Al-Bana “ Nahnu du’at qabla kulla syai“ artinya kami adalah dai sebelum profesi-profesi lainnya.

Sampainya dakwah di Indonesia melalui para pelaut-pelaut atau pedagang-pedagang sambil membawa dagangannya juga membawa akhlak Islami sekaligus memperkenalkan nilai-nilai yang Islami. Masyarakat ketika berbenalan dengan Islam terbuka pikirannya, dimuliakan sebagai manusia dan ini yang membedakan masuknya agama lain sesudah maupun sebelum datangnya Islam. Sebagai contoh masuknya agama Kristen ke Indonesia ini berbarengan dengan Gold (emas atau kekayaan) dan glory (kejayaan atau kekuasaan) selain Gospel yang merupakan motif penyebaran agama berbarengan dengan penjajahan dan kekuasaan. Sedangkan Islam dengan cara yang damai.

Begitulah Islam pertama-tama disebarkan di Nusantara, dari komunitas-komunitas muslim yang berada di daerah-daerah pesisir berkembang menjadi kota-kota pelabuhan dan perdagangan dan terus berkembang sampai akhirnya menjadi kerajaan-kerajaan Islam dari mulai Aceh sampai Ternata dan Tidore yang merupakan pusat kerajaan Indonesia bagian Timur yang wilayahnya sampai ke Irian jaya.

2. Babak kedua, abad 13 masehi.

Di abad 13 Masehi berdirilah kerajaan-kerajaan Islam diberbagai penjuru di Nusantara. Yang merupakan moment kebangkitan kekuatan politik umat khususnya didaerah Jawa ketika kerajaan Majapahit berangsur-angsur turun kewibawaannya karena konflik internal. Hal ini dimanfaatkan oleh Sunan Kalijaga yang membina di wilayah tersebut bersama Raden Fatah yang merupaka keturunan raja-raja Majapahit untuk mendirikan kerajaan Islam pertama di pulau Jawa yaitu kerajaan Demak. Bersamaan dengan itu mulai bermunculan pula kerajaan-kerajaan Islam yang lainnya, walaupun masih bersifat lokal.

Pada abad 13 Masehi ada fenoma yang disebut dengan Wali Songo yaitu ulama-ulama yang menyebarkan dakwah di Indonesia. Wali Songo mengembangkan dakwah atau melakukan proses Islamisasinya melalui saluran-saluran:

  • a) Perdagangan
  • b) Pernikahan
  • c) Pendidikan (pesantren)

Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang asli dari akar budaya indonesia, dan juga adopsi dan adaptasi hasanah kebudayaan pra Islam yang tidak keluar dari nilai-nilai Islam yang dapat dimanfaatkan dalam penyebaran Islam. Ini membuktikan Islam sangat menghargai budaya setempat selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

  • d) Seni dan budaya

Saat itu media tontonan yang sangat terkenal pada masyarakat jawa kkhususnya yaitu wayang. Wali Songo menggunakan wayang sebagai media dakwah dengan sebelumnya mewarnai wayang tersebut dengan nilai-nilai Islam. Yang menjadi ciri pengaruh Islam dalam pewayangan diajarkannya egaliterialisme yaitu kesamaan derajat manusia di hadapan Allah dengan dimasukannya tokoh-tokoh punakawam seperti Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.
Para Wali juga menggubah lagu-lagu tradisional (daerah) dalam langgam Islami, ini berarti nasyid sudah ada di Indonesia ini sejak jaman para wali. Dalam upacara-upacara adat juga diberikan nilai-nilai Islam.

  • e) Tasawwuf

Kenyatan sejarah bahwa ada tarikat-tarikat di Indonesia yang menjadi jaringan penyebaran agama Islam.

3. Babak ketiga, masa penjajahan Belanda.

Pada abad 17 masehi tepatnya tahun 1601 datanglah kerajaan Hindia Belanda kedaerah Nusantara yang awalnya hanya berdagang tetapi akhirnya menjajah. Belanda datang ke Indonesia dengan kamar dagangnya yakni VOC, semejak itu hampir seluruh wilayah nusantara dijajah oleh Hindia Belanda kecuali Aceh. Saat itu antar kerajaan-kerajaan Islam di nusantara belum sempat membentuk aliansi atau kerja sama. Hal ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpotong.

Dengan sumuliayatul (kesempurnaan) Islam yang tidak ada pemisahan antara aspek-aspek kehidupan tertentu dengan yang lainnya, ini telah diterapkan oleh para Ulama saat itu. Ketika penjajahan datang, mengubah pesantren-pesantren menjadi markas-markas perjuangan, santri-santri (peserta didik pesantren) menjadi jundullah (pasukan Allah) yang siap melawan penjajah sedangkan ulamanya menjadi panglima perangnya. Hampir seluruh wilayah di Indonesia yang melakukan perlawanan terhadap penjajah adalah kaum muslimin beserta ulamanya.

Potensi-potensi tumbuh dan berkembang di abad 13 menjadi kekuatan perlawanan terhadap penjajah. Ini dapat dibuktikan dengan adanya hikayat-hikayat pada masa kerajaan-kerajaan Islam yang syair-syairnya berisikan perjuangan. Ulama-ulama menggelorakan Jihad melawan kaum kafir yaitu penjajah Belanda. Belanda mengalami kewalahan yang akhirnya menggunakan strategi-strategi:

  • Politik devide et impera, yang pada kenyataannya memecah-belah atau mengadu domba antara kekuatan Ulama dengan adat contohnya perang Padri di Sumatera Barat dan perang Diponegoro di Jawa.
  • Mendatangkan Prof. Dr. Snouk Cristian Hourgonye alias Abdul Gafar seorang Guru Besar keIndonesiaan di Universitas Hindia Belanda juga seorang orientalis yang pernah mempelajari Islam di Mekkah, dia berpendapat agar pemerintahan Belanda membiarkan umat Islam hanya melakukan ibadah mahdhoh (khusus) dan dilarang berbicara atau sampai melakukan politik praktis. Gagasan tersebut dijalani oleh pemerintahan Belanda dan salah satunya adalah pembatasan terhadap kaum muslimin yang akan melakukan ibadah Haji karena pada saat itulah terjadi pematangan pejuangan terhadap penjajahan.

4. Babak keempat, abad 20 masehi

Awal abad 20 masehi, penjajah Belanda mulai melakukan politik etik atau politik balas budi yang sebenarnya adalah hanya membuat lapisan masyarakat yang dapat membantu mereka dalam pemerintahannya di Indonesia. Politik balas budi memberikan pendidikan dan pekerjaan kepada bangsa Indonesia khususnya umat Islam tetapi sebenarnya tujuannya untuk mensosialkan ilmu-ilmu barat yang jauh dari Al-Qur’an dan hadist dan akan dijadikannya boneka-boneka penjajah. Selain itu juga mempersiapkan untuk lapisan birokrasi yang tidak mungkin pegang oleh lagi oleh orang-orang Belanda. Yang mendapat pendidikanpun tidak seluruh masyarakat melainkan hanya golongan Priyayi (bangsawan), karena itu yang pemimpin-¬pemimpin pergerakan adalah berasalkan dari golongan bangsawan.

Strategi perlawanan terhadap penjajah pada masa ini lebih kepada bersifat organisasi formal daripada dengan senjata. Berdirilah organisasi Serikat Islam merupakan organisasi pergerakan nasional yang pertama di Indonesia pada tahun 1905 yang mempunyai anggota dari kaum rakyat jelata sampai priyayi dan meliputi wilayah yang luas. Tahun 1908 berdirilah Budi Utomo yang bersifat masih bersifat kedaerahan yaitu Jawa, karena itu Serikat Islam dapat disebut organisasi pergerakan Nasional pertama daripada Budi Utomo.

Tokoh Serikat Islam yang terkenal yaitu HOS Tjokroaminoto yang memimpin organisasi tersebut pada usia 25 tahun, seorang kaum priyayi yang karena memegang teguh Islam maka diusir sehingga hanya menjadi rakyat biasa. Ia bekerja sebagai buruh pabrik gula. Ia adalah seorang inspirator utama bagi pergerakan Nasional di Indonesia. Serikat Islam di bawah pimpinannya menjadi suatu kekuatan yang diperhitungkan Belanda. Tokoh-tokoh Serikat Islam lainnya ialah H. Agus Salim dan Abdul Muis, yang membina para pemuda yang tergabung dalam Young Islamitend Bound yang bersifat nasional, yang berkembang sampai pada sumpah pemuda tahun 1928.

Dakwah Islam di Indonesia terus berkembang dalam institusi-institusi seperti lahirnya Nadhatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, dan lain-lain. Lembaga-lembaga ke-Islaman tersebut tergabung dalam MIAI (Majelis Islam ‘Ala Indonesia) yang kemudian berubah namanya menjadi MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia) yang anggotanya adalah para pimpinan institusi-institusi ke-Islaman tersebut.

Di masa pendudukan Jepang, dilakukan strategi untuk memecah-belah kesatuan kekuatan umat oleh pemerintahan Jepang dengan membentuk kementrian Sumubu (Departemen Agama). Jepang meneruskan strategi yang dilakukan Belanda terhadap umat Islam. Ada seorang Jepang yang faham dengan Islam yaitu Kolonel Huri, ia memotong koordinasi ulama-ulama di pusat dengan di daerah, sehingga ulama-ulama di desa yang kurang informasi dan akibatnya membuat umat dapat terbodohi.

Pemerintahan pendudukan Jepang memberikan fasilitas untuk kemerdekaan Indonesia dengan membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan dilanjuti dengan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan lebih mengerucut lagi menjadi Panitia Sembilan, Panitia ini yang merumuskan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945. Piagram Jakarta merupakan konsensus tertinggi untuk menggambarkan adanya keragaman Bangsa Indonesia yang mencari suatu rumusan untuk hidup bersama. Tetapi ada kalimat yang kontroversi dalam piagam ini yaitu penghapusan “7 kata “ lengkapnya kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluk-pemeluknya yang terletak pada alinea keempat setelah kalimat Negara berdasarkan kepada Ketuhan Yang Maha Esa.

Babak kelima, abad 20 & 21.

Pada babak ini proses dakwah (Islamisasi) di Indonesia mempunyai ciri terjadinya globalisasi informasi dengan pengaruh-pengaruh gerakan Islam internasional secara efektif yang akan membangun kekuatan Islam lebih utuh yang meliputi segala dimensinya. Sebenarnya kalau saja Indonesia tidak terjajah maka proses Islamisasi di Indonesia akan berlangsung dengan damai karena bersifat kultural dan membangun kekuatan secara struktural. Hal ini karena awalnya masuknya Islam yang secara manusiawi, dapat membangun martabat masyarakat yang sebagian besar kaum sudra (kelompok struktur masyarakat terendah pada masa kerajaan) dan membangun ekonomi masyarakat. Sejarah membuktikan bahwa kota-kota pelabuhan (pusat perdagangan) yang merupakan kota-kota yang perekonomiannya berkembang baik adalah kota-kota muslim. Dengan kata lain Islam di Indonesia bila tidak terjadi penjajahan akan merupakan wilayah Islam yang terbesar dan terkuat. Walaupun demikian Allah mentakdirkan di Indonesia merupakan jumlah peduduk muslim terbesar di dunia, tetapi masih menjadi tanda tanya besar apakah kualitasnya sebanding dengan kuantitasnya.

Redaktur:

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (277 votes, average: 8,62 out of 10)
Loading...Loading...
Mustafa Kamal, SS

Lihat Juga

Terdapat 70 wanita dan 70 anak-anak dalam rombongan pengungsi ketiga (bbc.co.uk)

Indonesia dan Malaysia Siap Tampung Pengungsi Rohingya dengan Syarat

  • samsul

    terima kasih atasan tulisan khasah islamnya,sekedar saran,kalau bisa publikasikan juga mengenai sejarah pergerakan islam yg bukan versi pemerintah,trims

  • widya

    Terimakasih, tulisan ini sangat membantu saya untuk memperoleh masukan tambahan dalam materi mengajar.

  • Alfa Saputra

    Tulisan yang luar biasa dalam memaparkan perjalanan Islam di Indonesia sampai bisa mengakar dan bberpengaruh besar dalam budaya bangsa.

  • ms hidayat

    Akan sangat bagus kalau content pelajaran sejarah seperti ini menjadi kurikulum utama dalam pelajaran sejarah khususnya di sekolah dasar & menengah, mudah-2an para mujahid da'wah bisa memperjuangkannya, Allahu Akbar

  • http://bulanbintang.wordpress.com Badrut Tamam Gaffas

    Alhamdulillah, situs ini termasuk yang menyerukan bahwa Sarekat Islam adalah Pergerakan Kebangsaan Pertama, fakta sejarah yang sampai saat ini jarang disadari justru oleh ummat islam sendiri.

    Informasi aktual dan faktual yang sangat mengena ditengah gegar sejarah yang menghinggapi generasi Islam saat ini.

    Sekedar masukan fakta – fakta tentang SI perlu lebih banyak dipaparkan sehingga makin memperkuat bahwa SI benar adalah yang pertama bangkit melawan penjajahan…wassalam

  • http://www.taxofficer.wordpress.com ical

    wah, situs dakwah dakwatuna ini lumayan lengkap isinya ya. Lebih baik lagi kalo disediakan rubrik konsultasi sehingga pengunjung tidak hanya terbatas membaca artikel tapi bisa juga bertanya masalah agama kepada ahlinya.. Wassalam

  • sheva

    cerita di web ini menggugah hati saya dan teman2 saya.. saya berpikir dua kali untuk menganut agama ini.. mohon dukungannya.. terima kasih..

    wassallam…

  • Indah

    saya menunggu pembahasan mengenai, metode atau cara masuknya islam ke indosia. menurut mansur suryanegara (kalau tidak salah) ada beberapa teori menenai masuknya islam ke indonesia yg disebutkan oleh buya hamka dan snouck. menurut anda teori mana yang shohih?

  • labib

    1. kutipan terjemah (QS. Yusuf ayat 111). bukankan mangacu pada kisah-kisah yang ada dalam al-qur'an ?
    2. bagaimana membuktikan masuknya islam pada tahap pertama

  • wahyoe

    kalo bisa dibuat bukunya,

  • pembaca_setia

    untuk lebih efektifnya kita membaca makalah2 dan taujih2 dari para asatidz2 kita, ada lebih baiknya jg di ganggu dengan tampilan2 yg justru mengurangi minat baca..(contoh: disebelah kiri: Bacaan, mau pasang iklan disini, n kanan wesite murah)ataupun klo dianggap perlu, mohon diletakkan ditempatkan ditempat yang tepat…sayangkan!! website yg selalu kita kunjungi berubah menjadi tempat pemasang2 iklan, tempatnya nggk strategi lagi.afwan.cuma permintaan, dari pembaca setia…

  • Pingback: Sejarah Islam Di Indonesia | Fachrudin Weblog()

  • http://Google.co.id natsit

    dalam perkembangan islam jaman dulu terkait dengan perjuangan secara fisik dalam menegakkan kalimat Allah .

  • Andi Ananto

    Cukup menarik menyimak isi dari Sejarah Islam di Indonesia. Menjadi semacam refreshing atau penyegaran ingatan kita atas apa yang telah kita nikmati di tingkat sekolah dasar. Bahkan melengkapi wawasan kita. Namun demikian pernah kami dapatkan suatu wacana yang menyatakan, bahwasanya Islam justru datang pertama dari Cina, baru lalu diikuti oleh India. Mohon penjelasannya. Terima kasih. Alumni DIII FSUI angkatan 90

  • http://fcfarabi.com Faruk

    Menurut sejarawan Indonesia, Ridwan Saidi. Proses masuknya Islam di Indonesia terlebih karena Hukum Islam bukan karena perdagangan dan pernikahan. Beliau mengatakan bahwa saat itu hukum yang berlaku di beberapa kerajaan nusantara, majapahit, dsb cukup kejam. Namun jika mereka muslim, hukum majapahit tidak berlaku, mereka jika bersalah akan dihukum menurut hukum Islam, yang cenderung lebih toleran.
    Beliau menambahkan, kecil kemungkinan para pedagang Gujarat merupakan penggerak dakwah Islam saat itu karena permasalahan bahasa mereka.
    Wallahu'alam

  • syukri

    tulisan yang bagus untuk menambaha khazanah pengetahuan Sejarah Islam di Indonesia, yang selama ini sudah mengalami pengaburan sejrah

  • http://www.dhavan.com zaenal

    menurut saya ini sangat bagus

  • http://google dadank

    Ass….saya sangat suka dengan sius ini..

    saya minta tolong bisa kirimi saya artikel yang lain soal sejarah islam? saya anak SMA kelas 2 yang masih harus banyak belajar.

  • http://GOOGLE EDHO

    menurut saya dakwah yang di tlskan melalui internet ini sangat membantu sekolah2 terutama sekolah 235 yang disuruh oleh gurunya yaitu bu husna untuk mencari resume tentang sejarah islam.

    terima kasih

  • http://www.syamsul.com SYAMSUL NGANU KALTIM

    asslamu alikum semua ni komentarnya bagus bagus ya buat dibaca. oh ya doain saya ya supaya jadi kaligrafer khatat yang sukse n bagus tulisanya. oh ya saya juga bisa menulis kaligrafi arab al qura an buat di masjid. sapa yang mau bisa pesab kok. hubungi 081389289150. ok

  • angga

    bagus banged bacaan nya..

    harus lebih di tingkatkan

  • SaVa

    Tulisannya baguz..

    Menambah wawasan dan menambah materi tugaz kuliah saya..

  • adi

    agar lebih diperbanyak masalah keberadaan islam di Indonesia pada masa kolonial..trims.

  • sarah alhaddd

    bgus bgd menambah wawasan

  • http://yahoo.com zunysa

    good…..

  • Johnny Priyo Harmono

    Hai Kang Mustafa, senang bisa baca tulisan Anda di sini, menarik, dan menambah pengetahuan, memang menjadi tantangan kita tentang "Qualitas bukan Quantitas" , menjadi masalah saat kini tentang banyaknya umat muslim di negara kita yang tidak lagi melakukan kaidah kaidah muslim, mereka terlalu banyak mencampur adukkan kaidah kaidah budaya dalam Agama, yang tentu saja tidak sesuai dengan kaidah Agama Islam.

    Salam Bang Jo.

  • http://yahooo.com hadaina

    cerita ini di ambil dari bku apa yah?

  • hendra

    JIL sesat ga sich??

  • http://www.primagemahripah.multiply.com PRIHATMOKO

    Bagus sekali, hampir sempurna karna kesempurnaan nya milik sang khalik.
    Sedikit masukan mungkin harus ditampah lagi referensi nya dan mungkin agar jelas ada catatan kaki, sumber kutipan dan juga literatur yg spesifik.juga mungkin kurang mendetail dari sudut pandang sejarah.
    Tapi saya menilai tulisan nya lengkap dan pasti yg menulis adalah profesional.
    Aku mau sheering dong dgn penulis, lewat email atau yahoo mesenger.

  • sonia

    subhanallah..
    jzklh kang, artikel ini saya jadikan sebagai referensi untuk ujian nanti..

  • wahyu

    Saya mengutip dari kalimat terakhir di atas sebelum Babak kelima, abad 20 & 21. “Tetapi ada kalimat yang kontroversi dalam piagam ini yaitu penghapusan “7 kata “ lengkapnya kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluk-pemeluknya yang terletak pada alinea keempat setelah kalimat Negara berdasarkan kepada Ketuhan Yang Maha Esa”.” Jadi yang sebenarnya apa ya? Bisa taw ga piagam jakarta itu isinya apa aja? Kirim PM ke saya aja klo tdk maw dipublikasi.

  • Adil

    Alhamdulillah….senangnya melihat para qiyadah kita menulis kembali

  • eva

    tulisannya bagus dan bermanfaat bagi saya dalam menambah pengetahuan

  • Hamzah suwadi,Spd.I

    Ditambahkan bahwa perjuangan dakwah diabad 21 harus mengembalikan tujuh kata yang terhapus untuk dikejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditindaklanjuti dengan undang-undang Syariat serta diberjalankannya Syariat Islam dipersada nusantara dengan seadil-adilnya menghargai pemeluk agam yang lain karena islam datang sebagai rahmatan lilalamin,selanjutnya dakwah dikemas untuk disajikan kepada dunia sebagai peradaban yang mulia dan bermartabat tinggi dan dunia ditadbir dengan keadilan Islam.

  • Abubakar Sidik ST

    Assalamu’alaikum

    Sy boleh tanya ya, Mustafa Kamal yg pernah di SMA 14 bukan ya.
    Kalau iya, mdh2an msh inget saya yg setahun lbh dr anda
    Selamat bejuang di jln Allah

  • http://yahoo dedi rustan

    dan sekarang setelah masyumi bubar, jadi apa namanya dan siapa tokoh-tokohnya

  • http://yahoo janjan

    bagai mana seandainya 7 kalimat tadi tidak dihapus?

  • fakhriya

    Makasih tulisannya sangat membantu!!!!

  • imma kharimah

    sanagt membantu membuat tuga =))

  • http://yahoo sinta pratama deli

    tolisanya TOP DEH,tapi kalau bisa di perjelas dan perlengkap lagi ya.

  • pardjo wiyono

    Sejarah Islam Di Indonesia, ibarat kacang tidak meninggalkan kulitnya : Bahwa bangsa indonesia beragama islam tentunya kt hrs dpt mengkompilasi adat, budaya, etika indonesia dengan hukum islam atau bertindak yg islami.
    Was.

  • Ade Suryana, S.Ag

    Islm di Indo ibarat buih di tengah laut yang mudah terepecah di hantam gelombang, hal ini terbuktinya ketika umat Islam tidak dapat mempertahankan PIAGAM JAKARTA, yang justru penolakan piagam tersebut bkn dari kalangan non Muslim justru dari kalangan kta sendidri. Hal ini sdh di peringatkan oleh Rasulullah Saw Bukaan ? melalui sabdanya.
    Kta akn kuat bila kta bersatu, tanggalkan segala perbedaan, sinsingkan lengan baju songsong kejayaan islm di Indo. jgn jadikan Ind seperti Kordova hya tggl nama

    • jabrek

      la kmu sndiri ikut memperjuangkan gk? kmu jga muslim to? coba klu kmu ikut memperjuangkan pasti menang……………….merdeka

  • iyan

    sya pusing nhe membca.a bingung…hehehe
    laen x…bwat’a yg gmpng d bca y…hahaha

  • adi

    yah, banyak lebihnya saya setuju dengan tulisan sampean.
    kalau saja bangsa Indonesia tidk terjajah, mgkin sekrang Indonesia bisa saja menggantikan peran Turki Utsmani. kalau saja kalau saja……
    nah, kalau sudah terjajah, apa tidak bisa Indonesia menjadi apa yang sampean bilang ? Negara Islam yang kuat ? Kira-kira gmana tuh

  • solehudin

    menurut saya,kita kembali,kemasa kholipah tak mungkin,yang mungkin adalah,memupuk,keimanan orang islam,supaya kadar imannya seperti jaman sahabat,ini yang harus dilakukan

  • Cah Mangir Oyeee…

    Akan hadir, informasi seputar cerita sejarah mangir, kegiatan-kegiatan serta tempat-tempat menarik dimangir yang bisa anda kunjungi. Website mangir http://mangir.web.id

  • satuiku

    Sebuah artikel yang menarik, semoga bangsa kita tidak melupakan sejarah perjuanggannya…

  • puri rahayu

    dunia ini semakin panas, ada kala’a kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa, orang yg mengutamakan keimanan’a, maka allah swt akan membalasnya dengansurga yg luasnya 10x lipat6 dunia!

    • FERI

      mereka cemburu dengan kedatangan islam…………………………

  • mari kita sebagai ummat islam tingkatkan

    klao di indonesia memang negara islam, tapi orangnya kebanyakan sekarang kayak orang non muslim

  • Dj

    full of knowledge

  • Gani Jamora

    pantas la ummat islam di inedonesia tidak scara KAFFah dalm kehidupan sehari-hari.. karena, proses islamisasi nya pun berawal dari pedagang… sedangkan di indonesia budayanya berbeda2.. sehingga seringkali terjadi adat di kedepankan..

  • Digaenjoy

    masuk nya islam ke sulawesi mn…?

  • Poppy Safitri

    ikh nie lmayand bngung sih bacca he…he…he…

    tpi lmayan bbbantw jga bwt bkin tugzzz

  • Amirudin

    kami mau bertanya golongan apakah yang pertama kali membawa Islam Ke Indonesia ?

  • Ibnu Adam

    Menurut saya biasa saja. Semuanya termaktub dalam buku sejarah SMP atau SMA… Tidak hal baru yang diungkapkan…

  • Egiteguh90

    bisa kah anda memprediksi islam kedepannya,melihat dunia globalisasi yang sekarang ini??????

     

  • http://kk37.blogspot.com/ Gamer

    Bagus dan lengkap..ijin baca ya mas brow..thanks

  • sony

    apakah negara nie bisa jadi lebih baik, dgn bertaubat kpd allah………??
    q ajak kalian untuk bertaubat dan sadar akan kesalahan kalian………..