Home / Dasar-Dasar Islam / Fiqih Islam / Fiqih Ahkam / Teknik Meraih Sukses Ramadhan (Bag. I)

Teknik Meraih Sukses Ramadhan (Bag. I)

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Saudaraku, Ramadhan tinggal hitungan hari lagi akan menyapa kita. Bulan yang sangat dirindukan bagi mereka yang tahu hakikat hidangan Allah yang hanya setahun sekali ini. Bagi pencari kenikmatan ibadah, bagi pemburu manisnya keta’atan, dan bagi yang gandrung dengan kepuasan ruhani… Ramadhan sangat dinanti. Suka cita, bergembira ria dan penuh permohonan kepada Allah swt agar Ramadhan kali ini menjadi yang terbaik dari tahun-tahun sebelumnya. Ya Rahman, Ramadhan begitu dekat, maka takdirkan kami bertemu dengannya dalam keadaan sehat wal afiat, dan memiliki kekuatan dan kemauan untuk mengoptimalkan ibadah-ibadah Ramadhan.

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- saat Ramadhan tiba bersabda: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, Allah telah wajibkan atas kalian puasa di siang harinya, pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu, pada bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang (H.R. Ahmad).

Berikut beberapa teknik meraih sukses Ramadhan :

1. Ikhlas (murni) untuk Allah SWT dalam segala ibadah yang kita lakukan.

Ikhlas untuk Allah SWT adalah ruh segala ketaatan, kunci agar segala kebaikan diterima di sisi-Nya serta pintu bagi pertolongan dan taufiq Tuhan semesta alam. Sesuai dengan kadar niat, keikhlasan dan kesungguhan terhadap Allah SWT dan dalam mengingatkan berbagai kebaikan, sesuai kadar itu pula pertolongan Allah SWT datang kepada seorang hambanya yang beriman. Ibnu al-Qayyim berkata: “Sesuai dengan kadar niat seorang hamba, obsesi, kehendak dan keinginannya dalam hal itu, seperti itu pula taufiq Allah SWT dan pertolongan-Nya”.

Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk ikhlas dalam beramal, untuk Dia semata, tidak untuk sesiapa pun selain-Nya.

وَمَا أُمِرُوْا إِلاَّ لِيَعْبُدُوْ للهَ مُخْلِصْيِنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَاءَ (البينة : 5)

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus. (Q.S. Al-Bayyinah: 5).

Jika seseorang yang sedang berpuasa mengetahui bahwa ikhlas adalah pintu bagi pertolongan dan taufiq Allah SWT, maka hal ini akan menjadi motivasi yang sangat baik baginya untuk melakukan optimalisasi Ramadhan dengan segala bentuk ketaatan kepada Allah SWT {(Puasa + Ikhlas untuk Allah) = semangat dan motivasi tinggi}

2. Mengetahui bahwa nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam– setiap menjelang kedatangan bulan Ramadhan selalu memberi berita gembira kepada para sahabatnya.

Hal ini menunjukkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang agung, dan agung pula setiap usaha untuk optimalisasi dengan berbagai bentuk ketaatan dan ibadah. Tersebut dalam satu riwayat bahwa:

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، (رواه أحمد)

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, Allah telah wajibkan atas kalian puasa di siang harinya. (H.R. Ahmad).

3. Merasakan pahala yang agung yang telah Allah SWT siapkan untuk orang-orang yang berpuasa. Diantaranya adalah:

a. Bahwa pahala orang yang berpuasa sangatlah besat, saking besarnya, tidak ada siapa pun yang mengetahuinya selain Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam sebuah hadits qudsi:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ (رواه البخاري)

Semua amal manusia adalah miliknya, kecuali puasa, sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan Aku yang akan memberikan balasannya (H.R. Bukhari).

b. Siapa yang berpuasa satu hari fi sabilillah, maka ia akan dijauhkan dari neraka sejauh 70 tahun. Ini ganjaran satu hari, bagaimana kalau satu bulan penuh?!

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يَقُولُ : مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بَعَّدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنْ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًًا (متفق عليه)

Dari Abu Sa’id Al-Khudri -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: “Saya mendengar Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: ‘Siapa yang berpuasa satu hari fi sabilillah maka Allah SWT akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun‘”. (Muttafaqun ‘alaih).

c. Puasa akan memberi syafaat kepada yang melakukannya sehingga ia akan memasukkannya ke dalam surga.

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، يَقُولُ الصِّيَامُ : أَيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ، وَيَقُولُ الْقُرْآنُ : مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ، قَالَ : فَيُشَفَّعَانِ (رواه أحمد)

Dari Abdullah bin ‘Amr -radhiyallahu ‘anhu- bahwasanya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Puasa dan Al-Qur’an memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat, puasa berkata: “Wahai Tuhanku! Saya telah mencegahnya dari makan dan syahwa di siang hari, oleh karena itu terimalah syafaat saya untuknya!”. Lalu Al-QUr’an berkata: “Wahai Tuhanku, saya telah memcegahnya dari tidur di malam hari, oleh karena itu, terimalah syafaat saya untuknya!”. Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Lalu syafaat keduanya diterima Allah SWT”. (H.R. Ahmad).

d. Di dalam surga ada satu pintu yang bernama Al-Rayyan, pintu ini hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda:

عَنْ سَهْلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ : أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ (متفق عليه)

Dari Sahl -radhiyallahu ‘anhu dari nabi Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya di surga ada satu pintu bernama Al-Rayyan, dari pintu ini akan masuk orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat, tidak ada siapapun selain mereka yang akan memasuki pintu ini, dikatakan (diserukan): Mana orang-orang yang berpuasa? Lalu mereka semua berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang memasuki pintu ini, jika orang-orang yang berpuasa telah masuk, maka pintu itu ditutup, sehingga tidak ada seorang pun selain mereka yang memasukinya”. (Muttafaqun ‘alaih).

e. Puasa Ramadhan menghapus dosa-dosa yang telah berlalu. Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda:

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ -رضي الله عنه – قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (متفق عليه)

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: ‘Siapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan karena mengharap pahala di sisi Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni‘”. (Muttafaqun ‘alaih).

Dalam hadits lain Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ -رضي الله عنه- أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ : الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘shalat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus-penghapus dosa di antara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi’”. (H.R. Muslim).

f. Pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- bahwasanya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Jika datang bulan Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu”. (H.R. Muslim).

g. Doa orang yang berpuasa bulan Ramadhan dikabulkan Allah SWT.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ؛ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ : وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ (رواه أحمد والترمذي وقال : حديث حسن)

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: ‘Tiga orang yang doa mereka tidak ditolak; orang yang berpuasa sehingga ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang terzhalimi akan diangkat Allah SWT di atas awan dan dibuka untuknya pintu-pintu langit, dan Allah SWT berfirman: ‘Demi izzahku, sungguh Aku akan mendolongmu walaupun setelah beberapa saat’”. (H. R. Ahmad dan At-Tirmidzi, dan ia berkata: “Hadits ini hasan”.

Setelah kita ketahui betapa besar pahala yang Allah SWT sediakan bagi orang-orang yang berpuasa, maka tidak ada pilihan lain bagi kita selain membangun motivasi dan semangat untuk mengisi siang dan malam hari Ramadhan dengan berbagai amal shaleh dan segala bentuk ketaatan.

4. Mengetahui bahwa di antara petunjuk Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– memperbanyak berbagai bentuk ibadah.

Contoh yang diberikan Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bahwa beliau mengkhususkan Ramadhan dengan berbagai ibadah, sesuatu yang tidak beliau lakukan pada bulan-bulan lainnya. Jika kita mengetahui bahwa beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– memperbanyak berbagai macam ibadah pada bulan ini, maka kita akan bersemangat untuk memperbanyak ibadah dalam rangka mencontoh dan meneladani beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ الله أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ (الأحزاب : 21)

Sungguh telah ada pada diri Rasulullah teladan yang baik. (Q.S. Al-Ahzab: 21).

5. Memahami dengan baik keberkahan-keberkahan yang ada di bulan Ramadhan.

a. Keberkahan cita rasa keimanan. Hal ini bisa kita saksikan betapa pada bulan ini seorang mukmin terlihat sangat kuat keimanannya, hatinya hidup, selalu tafakkur, dan cepat ingat dan sadar. Hal ini tentunya merupakan bagian dari pemberian Allah SWT yang dilimpahkan kepada para hamba-Nya. Jika kita merasakan adanya keberkahan ini tentulah kita akan termotivasi dan tergugah semangat kita untuk beribadah.

b. Keberkahan kekuatan fisik. Saat seseorang berpuasa, walaupun ia tidak makan dan minum, namun sebenarnya kekuatan fisiknya sedang bertambah, sehingga akan terasa ringan baginya untuk menjalankan berbagai ibadah, baik berupa shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, tarawih dan sebagainya.

c. Kerbakahan waktu. Saat kita berada di bulan Ramadhan, dalam satu hari satu malam kita mampu melakukan berbagai ibadah yang jika diukur secara kuantitatif mungkin sesuatu yang baru bisa kita lakukan dalam beberapa hari di luar Ramadhan. Hal ini adalah tanda keberkahan waktu yang Allah SWT berikan kepada para hamba-Nya di bulan Ramadhan.

Jika kita menyadari hal ini pastilah akan termotivasi untuk memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Allahu A’lam. []

(Dari beberapa sumber)

Redaktur:

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (45 votes, average: 8,42 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ulis Tofa, Lc
Lahir di kota Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 05 April 1975. Menyelesaikan jenjang pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Maahid Krapyak Kudus. Tahun 1994 melanjutkan kuliah di LIPIA Jakarta. Program Persiapan Bahasa Arab dan Pra Universitas. Tahun 2002 menyelesaikan program Sarjana LIPIA di bidang Syariah. Semasa di bangku sekolah menengah, sudah aktif di organisasi IRM, ketika di kampus aktif di Lembaga Dakwah Kampus LIPIA, terakhir diamanahi sebagai Sekretaris Umum LDK LIPIA tahun 2002. Menjadi salah satu Pendiri Lembaga Kajian Dakwatuna, lembaga ini yang membidangi lahirnya situs www.dakwatuna.com , sampai sekarang aktif sebagai pengelola situs dakwah ini. Sebagai Dewan Syariah Unit Pengelola Zakat Yayasan Inti Sejahtera (YIS) Jakarta, dan Konsultan Program Beasiswa Terpadu YIS. Merintis dakwah perkantoran di Elnusa di bawah Yayasan Baitul Hikmah Elnusa semenjak tahun 2000, dan sekarang sebagai tenaga ahli, terutama di bidang Pendidikan dan Dakwah. Aktif sebagai pembicara dan nara sumber di kampus, masjid perkantoran, dan umum. Berbagai pengalaman kegiatan internasional yang pernah diikuti: Peserta Pelatihan Life Skill dan Pengembangan Diri se-Asia dengan Trainer Dr. Ali Al-Hammadi, Direktur Creative Centre di Kawasan Timur Tengah, pada bulan Maret 2008. Peserta dalam kegiatan Muktamar Internasional untuk Kemanusian di Jakarta, bulan Oktober 2008. Sebagai Interpreter dalam acara The Meeting of Secretary General of International Humanitarian Conference on Assistanship for Victims of Occupation bulan April 2009. Peserta Training Asia Pasifik Curriculum Development Training di Bandung pada bulan Agustus 2009. Peserta TFT Nasional tentang Problematika Palestina di UI Depok, Juni 2010 dll. Karya-karya ilmiyah yang pernah ditulis: Fiqh Dakwah Aktifis Muslimah (terjemahan), Robbani Press Menjadi Alumni Universitas Ramadhan Yang Sukses (kumpulan artikel di situs www.dakwatuna.com), Maktaba Dakwatuna Buku Pintar Ramadhan (Kumpulan tulisan para asatidz), Maktaba Dakwatuna Artikel-artikel khusus yang siap diterbitkan, dll. Sudah berkeluarga dengan satu istri dan empat anak; Aufa Taqi Abdillah, Kayla Qisthi Adila, Hayya Nahwa Falihah dan Muhammad Ghaza Bassama. Bermanfaat bagi Sesama adalah motto hidupnya. Contak person via e-mail: ulistofa-at-gmail.com atau sms 021-92933141.
  • trio segara

    Setiap menjelang datang Bulan Ramadhan Mubarak,sukacita bercamour rasa.Hanya satu hal yang membuat hamba gelisah.Apakah Ramadhan tahun ini akan lebih baik dari yang lalu?

  • nince

    ya 4w1…

    tolong hamba-MU…

    hamba ingin ramadhan ini ramadhan terindah hamba…

    hamba takut, cemas ya 4w1…

    takut dan cemas akan menurunnya yaumian hamba..

    Tolong ya 4w1 jangan cuskin hamba…

    bantu hamba, memperoleh ramadhan terindah …

    amin

  • abu mushab

    Begitu nikmatnya kita beribadah pada waktu ramadhan, tetapi pasca ramadhan betapa sulitnya menjaga amalan sama seperti pada waktu ramadhan. Bagaimana cara atau ada tips yang praktis ? Agar amalan waktu ramdahan belanjut pasca ramadan sampai bertemu dengan ramadhan berikutnya.

    YA ALLAH PERTEMUKAN HAMBAMU DG RAMADHAN 1428 DAN MENJADI RAMADHAN YANG LEBIH BAIK DIBANDING TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA. AMIN

  • arif

    Ya 4jjI Ampuni dosa hamba

    mudahkan hamba dalam Ramadhan tahun ini

    berilah hamba dan umat muslim ini berkah dan karunia romadhan ini

    agar kami selalu dalam jalanmu

    Wahai Saudaraku marilah kita sambut Ramadhan ini

    dengan iman dan taqwa

  • Assalamu'alaikum

    kami di gunungkidul sangat menunggu para mujahid untuk ikut berjuang di gunungkidul sebab kristenisasi sangat meraja lela ngak kenal ampun

    ayo mujahid Allah gunungkidul menunggu

    kami butuh dungungan dalam segala hal

  • Sungai Mahakam, Sungai Kalimantan

    Aduh… rindu semakin dalam,

    juakah sampai si faqir ini jumpa bulan Ramadhan?

    Tangis malam merindukan ramadhan

    Khawatir amal sia-sia tanpa bekal

    sudikah kira Allah berkenan

    hapus lembar, berjuta dosa, bergunung, menggumpal

    Astaghfirullah hal adzim

  • feby

    Akankah tahun ini kembali ramadhan menyapa kita

    Apakah akan kita sia-sia kan seperti tahun-tahun kemarin…?

    Yaaa Allah..

    Kuatkan tekad ini..

    Dari awal hingga sampai di ujung ramadhan-Mu

  • ayao siapkan ramadhan mu

  • Jajuli

    Semoga Allah menjadikan ramadhan ini….!
    Menjadi Ramadhan indah..
    Allah menjadikan manusia bersih,..sesungguhnya..!
    Amin.

  • iir

    Ya 4JJI jadikanlah Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan yang dapat membawaku menjadi lebih baik. Ampunilah dosa-dosa hamha YA 4JJI…….Dosa yang tak terhitung lagi. Barilah hamba petunjuk Mu ya Robbi….

  • hasmid

    semoga Allah memberi kekuatan dan kesehatan kepada kita, agar kita bisa menjalankan ibadah yang baik dan segala amal ibadah kita diterima oleh Allah AWT

  • maz2myAt

    4 abu abdul basyit
    don’ worry lah…
    ajakin kawan2, jama’ah2 masjid siapa aja yg muslimm tuk memperdalam iman dengan banyak ngaji qur’an & hadist, dimaknani, diterangkan, dijelasin lalu dipahami. bkan sekedar kumpul2 tiap malm jum’at doang , tapi kapan saja , dimana aja, bgmnaja keadaaany tetap menetapi, memerlukan dan mempersungguh dalm menetapi qur’an hadist, yakinlah dgn gitu jadi orang yg jadug, gak usah trpngaruh gerakan hum.

  • nurrohmah

    Ya…Rabb,,jadikanlah jiwa2 kami jiwa yang tangguh dalam menjalankan perintah-Mu
    Ya…Kariim,,berkahi rahmati dan ampuni segala khilaf kami,,
    Ya..Allah,, jika tiba saatnya kelak kami menghadap-Mu, hanya ada satu harap semoga kami menjadi penghuni Surga,, semoga masih ada usia untuk mengejar Surga itu dengan amal-amal nyata..
    Saudaraku,,,saatnya tingkatkan kualitas diri,, agar Ramadhan kali ini lebih berarti,,,,,,,,,,,,

  • teguh naufal hamadi

    ya rabb, jadikan bulan ramadhan ini pencerahan buat hambaMu….. sungguh banyak dosa yang kami perbuat….. ampunkan ya allah… berilah kekuatan pada kami untuk tetap di jalan dakwah ini…. tak goyah dengan terpaan ujian dan cobaan

  • abdul kuddus

    seharusnya para orang tua harus menjaga segala kelakuan si anak jagan sampai si anak melakukan hall yang di larang agama ISLAM."rijalul yaum subaanul goddi"anak laki-laki hari ini akam menjadi pemuda esok hari.begitulah para ulama mengatakan.ingat kiamat sudah dekat.

  • ADE NURDIANSYAH

    marhaban ya ramadhan

    marhaban ya syahrul ibadah

    marhaban ya syahrus sa'adah

    allahumma ballighna ramadhan

  • tata

    semoga Allah selalu memberi kita HIDAYAHNYA dan melindungi kita dari godaan syetan arrojiim

  • joko yulianto

    Saudaraku semuslim, doakan aku ya.. Aku berharap aku bisa bertemu bulan ramadhan besok,, dan aku juga berharap dosa-dosa ku yang lalu akan diampuni ALLAH ( Sungguh saya sangat mencintai ALLAH dan berharap ALLAH berkenan memaafkan hamba )

  • admin jaket-kulit.com

    Ya alloh.. mudahkan kami dalam meniti kebaikan…

  • sapto grabag

    YA ALLAH berikan aku petunjuk supaya bisa menjalankan ibada yang benar,serta di beri umur yang panjang agar dapat bertemu bulan suci ramandhan besok serta medapat hidayahnya.amin

  • bambang

    aslmkm
    ustad,ana ada radio sebagai media dakwah.bolehkah tulisan ini ana pake untuk materi siaran?
    jzk kh

Lihat Juga

Ilustrasi. (huffingtonpost.com)

Muhasabah Ramadhan