21:38 - Sabtu, 31 Januari 2015
Mochamad Bugi

Fiqih Ringkas Tentang Puasa

Rubrik: Hadits | Oleh: Mochamad Bugi - 24/08/07 | 22:49 | 11 Shaban 1428 H

Shaum atau puasa secara bahasa bermakna al-imsak atau menahan diri dari sesuatu seperti menahan diri dari makan atau berbicara. Makna shaum seperti ini dipakai dalam ayat ke-26 surat Maryam. “Maka makan dan minumlah kamu, wahai Maryam, dan tenangkanlah hatimu; dan jika kamu bertemu seseorang, maka katakanlah saya sedang berpuasa dan tidak mau berbicara dengan siapapun.”

Sedangkan secara istilah, shaum adalah menahan dari dari dua jalan syahwat, mulut dan kemaluan, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan pahala puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah saw. bersabda, “Penghulunya bulan adalah bulan Ramadhan dan penghulunya hari adalah hari Jum’at.” (Thabrani)

Rasulullah saw. bersabda, ” Kalau saja manusia tahu apa yang terdapat pada bulan Ramadhan, pastilah mereka berharap Ramadhan itu selama satu tahun.” (Thabrani, Ibnu Khuzaimah, dan Baihaqi)

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Apabila datang bulan puasa, dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka.” (Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw. juga bersabda, “Apabila datang malam pertama bulan Ramadhan, para setan dan jin kafir akan dibelenggu. Semua pintu neraka ditutup sehingga tidak ada satu pintu pun yang terbuka; dan dibuka pintu-pintu surga sehingga tidak ada satu pun yang tertutup. Lalu terdengara suara seruan, “Wahai pencari kebaikan, datanglah! Wahai pencari kejahatan, kurangkanlah. Pada malam itu ada orang-orang yang dibebaskan dari neraka. Dan yang demikian itu terjadi pada setiap malam.” (Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Keutamaan Puasa Ramadhan

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan penuh harap, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat malam pada bulan puasa, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Bukhari dan Muslim)

Waktu Berpuasa

Ibadah puasa dimulai sejak masuknya fajar shadiq (waktu shalat Subuh) hingga terbenamnya matahari (masuk waktu shalat Maghrib). Allah menerangkan di dalam al-Qur’an dengan istilah benang putih dari benang hitam.

Doa Berbuka Puasa

Jika berbuka puasa, Rasullullah saw. membaca, “Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu.” Artinya, ya Allah, untukmu aku berpuasa dan dengan rezeki yang engkau berikan kami berbuka. Dan Rasulullah saw. berbuka puasa dengan kurma. Jika tidak ada, cukup dengan air putih.

Sunnah-sunnah Dalam Berpuasa

Sebelum berpuasa, disunnahkan mandi besar dari junub, haidh, dan nifas. Bagi orang yang berpuasa, disunnahkan melambatkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. Berdo’a sebelum berbuka.

Agar amalan puasa tidak rusak dan pahalanya tidak gugur, orang yang berpuasa disunnahkan menjaga anggota badan dari maksiat, meninggalkan obrolan yang tidak berguna, meninggalkan perkara syubhat dan membangkitkan syahwat.

Disunnahkan memperbanyak tilawah Al-Qur’an, memberi makan orang puasa untuk berbuka, dan memperbanyak sedekah. Di sepuluh hari terakhir, sangat dianjurkan beri’tikaf.

Yang Dibolehkan Tidak Berpuasa

1. Orang yang safar (dalam perjalanan). Tapi, ada ulama yang memberi syarat. Seseorang boleh tidak berpuasa di bulan Ramadhan dan menggantinya di bulan lain, jika safarnya menempuh lebih dari 89 km dan safarnya bukan untuk maksiat serta perjalanannya dimulai sebelum fajar. Namun Imam Hanbali membolehkan berbuka, walaupun safarnya dimulai pada siang hari. Alasan dibolehkannya berbuka adalah karena safar mengandung masyaqqah (kesusahan). Jika seseorang yang safar mengambil rukshah ini, ia wajib mengganti puasanya itu di hari lain sejumlah hari ia tidak berpuasa.

2. Orang yang sedang sakit. Sakit yang masuk dalam kategori ini adalah sakit yang dapat menghambat kelangsungan ibadah puasa dan berdampak pada keselamatan fisik jika dia tetap berpuasa. Untuk memutuskan dan menilainya, diperlukan pendapat dokter. Jika seseorang tidak berpuasa karena sakit, ia wajib mengganti puasa yang ditinggalkannya di bulan lain ketika ia sudah sehat.

3. Wanita hamil dan ibu yang menyusui. Wanita hamil atau ibu menyusui boleh tidak berpuasa, tapi harus menggantinya di hari lain. Jika dia tidak berpuasa karena takut dengan kondisi dirinya sendiri, maka hanya wajib bayar qadha’ saja. Tapi jika dia takut akan keselamatan janin atau bayinya, maka wajib bayar qadha’ dan fidyah berupa memberi makan sekali untuk satu orang miskin. Hal ini diqiyaskan dengan orang sakit dan dengan orang tua yang uzur.

4. Orang yang lanjut usia. Orang yang sudah lanjut usia dan tidak sanggup puasa lagi tidak wajib puasa, tapi wajib bayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin sebanyak hari yang ditinggalkan.

5. Orang yang mengalami keletihan dan kehausan yang berlebihan. Jika kondisi itu dikhawatirkan mengganggu keselamatan jiwa dan akal, maka boleh berbuka dan wajib qadha’.

6. Orang yang dipaksa (ikrah) tidak berpuasa. Orang seperti ini boleh berbuka, tapi wajib mengqadha’.

Permasalahan Sekitar Puasa

1. Untuk puasa Ramadhan, wajib memasang niat berpuasa sebelum habis waktu sahur.

2. Saat berpuasa seorang suami boleh mencium isterinya, dengan syarat dapat menahan nafsu dan tidak merangsang syahwat.

3. Orang yang menunda mandi besar (janabah) setelah sahur atau setelah masuk waktu subuh, puasanya tetap sah. Begitu juga dengan orang yang berpuasa dan mendapat mimpi basah di siang hari, puasanya tetap sah.

4. Dilarang suami-istri berhubungan badan di siang hari ketika berpuasa. Hukuman bagi orang yang bersenggama di siang hari pada bulan Ramadhan adalah memerdekakan budak. Jika tidak mampu memerdekakan budak, suami-istri itu dihukum berpuasa dua bulan penuh secaara berturut-turut. Jika tidak mampu juga, mereka dihukum memberi makan 60 orang miskin sekali makan. Kalau perbuatannya berulang pada hari lain, maka hukumannya berlipat. Kecuali, pengulangannya dilakukan di hari yang sama.

5. Orang yang terlupa bahwa ia berpuasa kemudian makan dan minum, maka puasanya tetap sah. Setelah ingat, ia harus melanjutkan puasanya hingga waktu berbuka di hari itu juga.

6. Hanya muntah yang disengaja yang membatalkan puasa. Ada tiga perkara yang tidak membatalkan puasa: bekam, muntah (yang tidak disengaja), dan bermimpi (ihtilam). Sikat gigi atau membersihkan gigi dengan syiwak diperbolehkan. Hal ini biasa dilakukan oleh Rasulullah saw. Tapi, ada ulama yang memakruhkan menyikat gigi dengan pasta gigi setelah matahari condong ke Barat.

7. Orang yang mempunyai hutang puasa tahun sebelumnya, harus dibayar sebelum masuk Ramadhan yang akan berjalan. Jika belum juga ditunaikan, harus dibayar setelah Ramadhan yang tahun ini. Tapi, ada ulama berpendapat, selain harus diqadha’ juga diwajibkan memberi makan orang miskin.

8. Para ulama sepakat bahwa orang yang wafat dan punya utang puasa yang belum ditunaikan bukan karenakan kelalaian tapi disebabkan ada uzur syar’i seperti sakit atau musafir, tidak ada qadha yang harus ditanggung ahli warisnya. Tapi jika ada kelalaian, ada sebagian ulama mewajibkan qadha terhadap ahli warisnya dan sebagian lain mengatakan tidak.

9. Bagi mereka yang bekerja dengan fisik dan terkategori berat –seperti pekerja peleburan besi, buruh tambang, tukang sidang, atau yang lainnya– jika berpuasa menimbulkan kemudharatan terhadap jiwa mereka, boleh tidak berpuasa. Tapi, wajib mengqadha’. Jumhur ulama mensyaratkan orang-orang yang seperti ini wajib baginya untuk sahur dan berniat puasa, lalu berpuasa di hari itu. Kalau tidak sanggup, baru boleh berbuka. Berbuka menjadi wajib, kalau yakin kondisi ketidak sanggupan itu akan menimbulkan kemudharatan.

Mochamad Bugi

Tentang Mochamad Bugi

Mochamad Bugi lahir di Jakarta, 15 Mei 1970. Setelah lulus dari SMA Negeri 8 Jakarta, ia pernah mengecap pendidikan di Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Jakarta, di Jurusan… [Profil Selengkapnya]

Redaktur:

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (72 orang menilai, rata-rata: 8,93 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • fakhruddin al-razi

    semoga kita semua mampu menjalankan ibadah shoum ramadhan dengan sebaik-baiknya sehingga kita mendapatkan mahkota muttaqin dengan harapan dikumpulkan oleh ALLAH bersama para maghfirin

  • Trio Segara

    Ada beberapa hal yang terkadang kaum muslimin lupakan,yaitu mempersiapkan diri untuk menambah ilmu pengetahuan sekitar puasa ramadhan.Untuk itu artikel ini mohon disebarluaskan melalui copy dan printout yang ditempel disetiap mading sekolah, masjid dan musolah.Semoga lebih bermanfaat.Amin.

  • Nurul

    Terima kasih artikelnya…..bisa disampaikan keadik-adik binaan karena bentar lagi ramadhan…..

  • rizal

    jazaakumullah atas artikelnya. kebetulan perlu materi ini untuk ngisi ta'lim di radio.

  • Fery

    Boleh gak ya di share ke saya materi kultum taraih & kultum subuh selama bilan ramadhan…saya buth banget nih…

    Wassalam

  • Muqri

    jazaakumullah atas artikelnya, kebetulan perlu materi khutbah jumat.
    wassalam

  • http://www.ims.web.id atiek

    Jazakumullah, saya memerlukan sekali artikel tentang Ramadhan untuk disampaikan kepada saudara-saudara sekitar saya.

    Wassalam,
    http://www.ims.web.id

  • Sudarma Widjaya

    Artikel antum cukup menarik dan dapat membantu para dai pemula untuk memulai dakwah semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita sekalian.

  • http://mandom.co.id Toto S

    Artikelnya sangat menarik…. dan sangat membantu saya terutama untuk menghadapi Bulan Ramadhan ini,
    saya dapat giliran untuk memberikan KULTUM, setiap sebelum sholat Taraweh…,
    kalo bisa tambah lagi artikelnya….
    saya pernah mendengan tentang ibadah Rahasia…, tolong dibahas dong, ibadah Rahsia itu.. sebenarnya
    ibadah yang bagaimana ?

    Wasalamu alaikum Wr. Wb.

  • iMAn

    waaahhhhhh
    bulan agung bentar lagi dateng.,.,.,.,
    mari saudara ku semua,..,.kita manfaatkan bulan ini sebagai bulan perubahan diri
    menuju sesuatu yang fitri…..
    jazakumullah khoir

  • maria olpa

    subhanallah.. artikel ini baik sekali untuk dikonsumsi mayarakat.. semakin paham ilmu tentang puaa, semoga semakin yakin dalm melaksanakan n mampu mengisi dengan amalan yang baik secara maksimal Amin.. selamat menikmati jamuan Allah saudaraku….

  • sarwiyanti

    dengan membaca artikel ini saya menjadi lebih tahu tentang puasa,diantaranya mengenai hal-hal permasalahan yang selama ini belum terjawab oleh saya.before thank’s for you……

  • intan

    InsyaAllah saya mau muat artikel di majalah saya.. ada ijin ga? yang pasti penulis disertakan namanya.. semoga bermanfaat..

  • http://www.yahoo.com didik

    aslm alkm w.w
    Sekrng kebanyakan orang tu mau yang enak2 aja,..Sehubungan dg Artikel di atas “Permasalahan sekitar puasa”
    No. 4 .ttg hub. suami istri di siang hari, sebenarnya dia mampu memerdekakan budak ato puasa 2 bln
    berturut2 ,tp orang tu maunya yang paling ringan memberi makan orang miskin 6o orang , apakah itu
    bisa di terima pahalanya ?

  • E S Andi

    Assalamu’alaikum WrWb
    Allohumma Salimna Liromadhona Wasalim Romadhona Lana Wasalimmu;mina Mutaqobbal.
    Selamat ber-shaum, moga2 Alloh mudahkan n mendapat Rahmat, Barokah, Maghfiroh n dibebaskan dari api neraka……….. Amin.
    Aku senang ada rubrik fikih puasa ini, semoga ada karya-karya yang lebih bermanfaat ini.
    Wassalam.

  • Tkw

    Subhanalloh..semoga situs ni mndapat keberkahan krn sudah mnjadi jalan perubahan bagi banyak hamba Alloh termasuk ana..Yaa Alloh limpahkanlah phala kpd para penggagas dan pengisi situs ini, semoga mereka engkau masukkan kedlm gol org2 yang Engkau cintai dan mencintaiMU..Amiie

  • joe

    artikelnya bagus banget…buat nambah pengetahuan ane

  • http://www.yahoo.com I-Q

    Alhamdulillah.. Akhirnya Saya menemukan beberapa referensi yang dapat membantu Saya untuk semakin mengamalkan Kalam Allah SWT.. Terima ksih kusampaikan kepada Saudara-saudaraku yg telah menyumbangkan sebagian Ilmunya untuk ku & saudara-saudaraku pembaca yg lain.. Semoga Kita selalu diberikan keberkahan & ditunjukan jalan yg LURUS menuju KEBENARAN pada Bulan Ramadhan tahun ini.. Amin.. Tegakanlah selalu Kalimatullah.. Allahuakbar..

  • Zainal SDHT

    Alhamdulillah Allah memperkenankan kita mengalami bulan ramddhan tahun ini. Entah berapa kali lagi kita akan mengalaminya. Satu hal yang pasti jangan sia-siakan kesempatan ini. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah shaum serta amalan sunnah yang menyertainya. Aamiin.

  • http://ALFAKIRINYAHOO.COM Ir. GATOT SUDJONO

    Terima kasih materi puasanya, semoga bermanfaat

  • Qqy

    hohoho ..
    makachi atass mattery'y ..
    cz, mw bwat bhn karya ilmiah di skulla ..

    thx .. xp

  • rahmat

    assalamualaikum.

    saya ingin bertanya masalah tata cara wudhu masalah usap telinga

    1.cara usap telinga itu dari bawah ke atas atau sebaliknya,atau terserah?
    2.mana saja yang dimaksud bagian luar telinga?dan
    3.mana saja yang dimaksud bagian dalam telinga?

  • Siti

    Sekedar masukan utk kemajuan dakwatuna.com:

    Ttg doa berbuka puasa, menurut fatwa Yusuf Qardhawi dalam "Fiqh Puasa"nya, doa buka puasa yang benar adalah:

    "Umar berkata: Nabi Rasulullah saw ketika berbuka puasa berkata: Dzahabazh Zhama'u wabtallatil 'uruuqu wathabatal Ajru Insyaallah."

    Artinya:

    "Telah hilang dahaga dan telah basah urat-urat dan telah tetap pahala insya Allah."

    [Hadith diriwayatkan oleh Abu Daud #2357, Al-Daaraquthni #25, Ibn Hajar dalam al-Talhis al-Habiir (2/202)]

    Dalam bahasa arab:

    ذهب الظما وابتلت العروق وثبت الأجران شاءالله تعال

  • Nur Diono

    Jika niat diwajibkan sebelum sahur/ imsak, itu khusus puasa romadhon, puasa sunnah boleh niatnya pagi hari/ siang hari selama kita belum melakukan perbuatan yg membatalkan puasa sebelumnya.
    Dan jika kita berniat membatalkan puasa tetapi belum terlaksana, puasa kita juga telah batal, jika hal ini benar, TOLONG DISEBARLUASKAN karena banyak anak muda sekarang yang belum tahu dan banyak cerita yang melakukannya(niat membatalkan tapi tidak jadi dan diteruskan puasa), artinya kita punya utang yg harus dibayar.kalo salah tolong balas di email saya.
    makasih.

    • ari m. luthfi

      Pada puasa wajib (seperti puasa Ramadhan), jika seseorang berpaling dari niatnya semula, maka puasanya batal. Tetapi bila ia berniat melakukan suatu perbuatan yang dapat membatalkan puasa tersebut, kemudian ia tidak jadi melakukannya, maka puasanya tidak batal. (Taudih al-Masail, masalah 1570).

  • kusnandar

    Alhamdulillah…Ramadhan telah datang

  • http://arulallamunjani.blogspot.com arul

    bisa minta tolong dalil dari wajib membayar fidyah karena hutang tahun lalu belum dilunasi terus datang bulan ramadhan tahun ini.
    jazakAllah

  • NIT AMALIA

    kita dari MTs.MA Pusat Menes merasa terbantu atas adanya informasi sperti ini. Karena dapat mempermudah berjalannya tugas Fiqih kita. Dan kita dapat menghasilkan nilai yang memuaskan. TERIMA KASIH YA…..

  • nila

    Alhamdulillah…..
    akhirnya saya menemukan referensi ini untuk pembuatan makalah saya…
    dan saya dapat mengamalkannya pada Ramadhan berikutnya
    TERIMA KASIH

  • yosef

    syukron, atas ilmu-ilmunya, saya sangat terbantu sekali, sehingga tidak susah mencari materi untuk saya dakwahkan, terimakasih, semoga Alloh memberikan balasan yang berlipat

  • Aro

    askum, q ucpkan bnyk trmksh, adanya artikel ini, bnyk pengetahuan yg menjadikan q tambah pmahaman dlm melakukan ibadh puasa,,, 1 x lg trmakasih …

  • gion

    aslkm, ustadz bgmana jk pd waktu puasa suami istri mencumbu/dicumbu khususnya d bln suci ramadhan? apakah hukumanya sm dg bersetubuh?

  • Mawardi

    Salam terima kasih Fiqih Puasanya

  • http://www.elwardi.com Mawardi

    Mohon izin mengcopy

  • http://www.facebook.com/people/Arya-Dwi-Pangga/100000007504272 Arya Dwi Pangga

    Smoga kt bs menjalankan Ibadah Syiam dgn hati yg bersih dan suci sehingga kt termasuk             muslim yg taqwa,…amin…
     

  • Rhamsyah khan

    subhanalloh… bagus2 artikelnya. izin share y artikel2 yang ada d sini… syukron….

  • Rhamsyah khan

    subhanalloh… bagus2 artikelnya. izin share y artikel2 yang ada d sini… syukron….

  • luthfiyah kusuma

    smoga ilmu yg ada disini bisa diterapkan dlm kehidupan sehari-hari

  • Budi

    Syukron ustadz atas pencerahaanya…

Iklan negatif? Laporkan!
70 queries in 1,206 seconds.