11:46 - Rabu, 22 Oktober 2014
Ulis Tofa, Lc

Menjadi Pemimpin Yang Adil

Rubrik: Syarah Hadits | Oleh: Ulis Tofa, Lc - 13/08/07 | 09:37 | 30 Rajab 1428 H

Sungguh, sangat terhormat posisi seorang pemimpin yang menjalankan kepemimpinannya dengan amanah, melaksanakan kepercayaan rakyatnya, dan menetapkan hukum sesuai prinsip keadilan. Allah swt akan menyediakan baginya di akhirat kelak mimbar kehormatan yang terbuat dari cahaya, berada di sebelah kanan Ar-Rahman.

Rasulullah saw bersabda:

قالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُقْسِطِينَ عِنْدَ اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ عَنْ يَمِينِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ وَكِلْتَا يَدَيْهِ يَمِينٌ الَّذِينَ يَعْدِلُونَ فِي حُكْمِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ وَمَا وَلُوا

“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat adil di mata Allah berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya, berada di sebelah kanan Ar-Rahman Azza wa Jalla. Yaitu mereka yang berbuat adil ketika menetapkan putusan hukum, dan adil terhadap pengikut dan rakyanya.” (HR. Muslim)

Sahih Muslim, Hadits ke 3406, Jilid 9, hal 349.

Pemimpin yang adil juga mendapat jaminan istimewa dari Allah SWT. Hadits sahih riwayat Imam Bukhari menyebutkan, tujuh jenis manusia akan mendapat naungan keteduhan dari Allah SWT pada saat menempuh alam Mahsyar kelak, yang panasnya tak terperikan. Yang pertama kali mendapat kehormatan tertinggi itu, adalah imamun ’adilun, pemimpin yang adil. Baru enam jenis yang lainnya.

Posisi terhormat seorang pemimpin yang adil di mata Allah swt, sepadan dengan perjuangan berat yang dilakukannya di dunia. Betapa tidak, untuk menjadi seorang pemimpin yang adil, pertama sekali ia harus menjadi teladan dalam kebenaran dan keadilan. Sehingga ketika ia harus berani menegakkan kadilan bagi orang lain dan rakyatnya, ia tidak terkurung dengan kesalahan diri sendiri.

Sungguh, pemimpin yang adil dicintai dan didukung penuh oleh rakyatnya. Bahkan doa-doa kebaikan selalu akan meluncur dari lisan-lisan setiap rakyatnya, bukan sumpah serapah dan hujatan kebencian.

Karena itu, jadilah pemimpin yang adil. Allahu A’lam.

Ulis Tofa, Lc

Tentang Ulis Tofa, Lc

  Lahir di kota Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 05 April 1975. Menyelesaikan jenjang pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Ma’ahid Krapyak Kudus. Tahun 1994 melanjutkan kuliah di LIPIA Jakarta. Program… [Profil Selengkapnya]

Redaktur:

Keyword: ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (20 orang menilai, rata-rata: 7,45 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://ht sony

    haruskah kutulis komentar walaupun aku ga tahu harus berkomentar apa? balas!!!!!!!!!!!

  • SHOHIB

    lima tqquuluun malaa taf'aluun, saya kira hifdzullisan adalah yang terbaik namun mengatakan yang benar meskipun pahit itu lebih benar. jd ungkapkan apabila itu benar

  • http://www.dakwatuna.com/2007/menjadi-pemimpin-yang-adil/ saiful y

    asslamu'alaikum wr.wb.
    ana minta saran atau sebuah solusi gimana kalau penjelasan hadist tentang pemimpin yang adil diatas agar penjelasannya supay lebih panjang dikit, supaya lebih menarik dan lebih bagus, tapi sebenarnya ini udah baik tapi akan lebih baik lagi kalau di tambah.dengan penjelasan dari ayat al-qur'an supaya lebih kuat dan lebih di minati untuk pembaca. karena hadist ini meniggatkan pada kita bahwa tanggung jawab pemimpin itu sangat lah besar.

  • nur

    mohon izin amek artikel.. syukran

  • salim

    assalamu ‘alaikum.
    alhamdulillah, terimakasih atas tulisan saudara, bagus! mudah mudahan semakin banyak pemimpin yang adil. a…mi…n.
    walaupun hanya tuk memimpin diri sendiri. tRims.
    assalamu ‘alaikum

  • annaria

    assalamu alaikum

    mdh_mdahn pemimpin d ngr kt smwny jg adil
    aminnn

Iklan negatif? Laporkan!
60 queries in 1,281 seconds.